RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Dua Kuli Bangunan Tersengat Listrik Saat Bekerja di Tembalang Semarang, Satu Orang Meninggal Dunia 

Dua Kuli Bangunan Tersengat Listrik Saat Bekerja di Tembalang Semarang, Satu Orang Meninggal Dunia 

Dua Kuli Bangunan Tersengat Listrik Saat Bekerja di Tembalang Semarang, Satu Orang Meninggal Dunia 

SEMARANG – Dua orang kuli bangunan tersengat listrik saat sedang bekerja memperbaiki rumah di Dinar Mas Selatan IV Nomor 25 RT 2 RW 16, Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang Kota Semarang pada Selasa (22/3/2022) sore.
Nahasnya, satu dari pekerja bangunan tersebut yang bernama Dwi Wijayanto warga Giriwoyo, Kabupaten Wonogiri meninggal dunia. Sedangkan satu pekerja lainnya bernama Zohan Yogi Swara warga Guntur, Kabupaten Demak hanya mengalami luka bakar terutama dibagian tangan dan luka di kepala.
Kapolsek Tembalang, Kompol R Arsadi KS menjelaskan, kejadian itu bermula ketika kedua korban sedang memasang besi baja ringan di lantai 2 rumah tersebut. Lalu pada waktu yang bersamaan, kedua korban mengangkat besi baja untuk di pasang pada atap dengan berdiri di atas tembok lantai 2.
Besi baja sepanjang kurang lebih 6 meter tersebut pada saat akan dipasang pada atap tanpa disadari menyenggol kabel listrik yang ada di atas rumah tersebut. Seketika kedua korban langsung terjatuh dari tembok dengan luka bakar akibat tersengat listrik.
“Kuli bangunan membawa baja ringan kena kabel listrik. Kedua korban dibawa kerumah sakit ketileng dan satu orang meninggal dunia karena sengatan listrik,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (23/2/2022).
Arsadi melanjutkan, para saksi yang melihat kejadian itu kemudian langsung memberikan pertolongan dengan menghubugi ambulance hebat dan melaporkan kejadian itu ke kepolisian guna pemeriksaan lebih lanjut.
“Korban Zohan mendapat luka bakar pada lengan kanan dan luka di kepala akibat terjatuh dari tembok. Sementara korban Dwi saat dilakukan pemeriksaan sudah meninggal dunia,” paparnya.
Atas kejadian tersebut pihak korban Dwi yang diwakili oleh paman korban  menerimakan kejadian tersebut murni sebagai musibah dan tidak akan menuntut pihak manapun dengan dibuat surat pernyataan.

BACA JUGA :

Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran