KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Dua Kuli Bangunan Tersengat Listrik Saat Bekerja di Tembalang Semarang, Satu Orang Meninggal Dunia 

Dua Kuli Bangunan Tersengat Listrik Saat Bekerja di Tembalang Semarang, Satu Orang Meninggal Dunia 

Dua Kuli Bangunan Tersengat Listrik Saat Bekerja di Tembalang Semarang, Satu Orang Meninggal Dunia 

SEMARANG – Dua orang kuli bangunan tersengat listrik saat sedang bekerja memperbaiki rumah di Dinar Mas Selatan IV Nomor 25 RT 2 RW 16, Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang Kota Semarang pada Selasa (22/3/2022) sore.
Nahasnya, satu dari pekerja bangunan tersebut yang bernama Dwi Wijayanto warga Giriwoyo, Kabupaten Wonogiri meninggal dunia. Sedangkan satu pekerja lainnya bernama Zohan Yogi Swara warga Guntur, Kabupaten Demak hanya mengalami luka bakar terutama dibagian tangan dan luka di kepala.
Kapolsek Tembalang, Kompol R Arsadi KS menjelaskan, kejadian itu bermula ketika kedua korban sedang memasang besi baja ringan di lantai 2 rumah tersebut. Lalu pada waktu yang bersamaan, kedua korban mengangkat besi baja untuk di pasang pada atap dengan berdiri di atas tembok lantai 2.
Besi baja sepanjang kurang lebih 6 meter tersebut pada saat akan dipasang pada atap tanpa disadari menyenggol kabel listrik yang ada di atas rumah tersebut. Seketika kedua korban langsung terjatuh dari tembok dengan luka bakar akibat tersengat listrik.
“Kuli bangunan membawa baja ringan kena kabel listrik. Kedua korban dibawa kerumah sakit ketileng dan satu orang meninggal dunia karena sengatan listrik,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (23/2/2022).
Arsadi melanjutkan, para saksi yang melihat kejadian itu kemudian langsung memberikan pertolongan dengan menghubugi ambulance hebat dan melaporkan kejadian itu ke kepolisian guna pemeriksaan lebih lanjut.
“Korban Zohan mendapat luka bakar pada lengan kanan dan luka di kepala akibat terjatuh dari tembok. Sementara korban Dwi saat dilakukan pemeriksaan sudah meninggal dunia,” paparnya.
Atas kejadian tersebut pihak korban Dwi yang diwakili oleh paman korban  menerimakan kejadian tersebut murni sebagai musibah dan tidak akan menuntut pihak manapun dengan dibuat surat pernyataan.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
[pekok2]