KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Exit Tol Bawen Bakal Difungsikan untuk Akses Keluar Saja, Pintu Masuk Disiapkan Dekat Pasar Pon Ambarawa

Exit Tol Bawen Bakal Difungsikan untuk Akses Keluar Saja, Pintu Masuk Disiapkan Dekat Pasar Pon Ambarawa

Exit Tol Bawen Bakal Difungsikan untuk Akses Keluar Saja, Pintu Masuk Disiapkan Dekat Pasar Pon Ambarawa

Papan pemberitahuan pengerjaan ruas tol Yogya-Bawen seksi VI terpasang di dekat Pasar Pon Ambarawa. Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Pembangunan proyek Tol Yogya-Bawen seksi VI di wilayah Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang masih terus berjalan. Jalan bebas hambatan itu nantinya akan memiliki akses keluar masuk di dekat pasar hewan atau Pasar Pon Ambarawa, tepatnya di Ngrawan Kidul.

Beberapa pekerjaan proyek tampak di kawasan tersebut hingga SMKN 1 Bawen. Kemudian di jalan menuju arah Gembol, serta di dekat persimpangan Bintangan dekat Jalan Lingkar Ambarawa.

Seiring dengan proyek tersebut, nantinya Exit Tol Bawen lama yang berada di dekat Terminal Bawen akan diperuntukkan hanya untuk kendaraan yang hendak keluar tol.

“Jadi yang di samping pasar hewan (Pasar Pon Ambarawa) nanti untuk pintu masuk dan keluar yang utama, sedangkan exit tol yang saat ini di Bawen itu hanya untuk keluar saja,” ujar Bupati Semarang Ngesti Nugraha di Ungaran, Senin (22/4/2024).

Pengalihfungsian exit tol tersebut, kata Ngesti, krusial dilaksanakan lantaran kerap terjadi kecelakaan di persimpangan Exit Tol Bawen lama. Kontur jalan yang menurun dari arah Terminal Bawen dinilai membahayakan pengendara jika harus berhenti saat lampu traffic light menyala merah di persimpangan.

“Sehingga nantinya tidak ada cross dan (exit tol) dipakai untuk keluar saja atau langsung belok kiri. Untuk yang mau ke kanan, bisa disiapkan u-turn sehingga tidak ada persimpangan dan lampu merah,” sambungnya.

Sementara itu, untuk akses masuk ke Tol Yogya-Bawen atau Semarang-Solo, kendaraan direncanakan bisa masuk melalui exit tol yang baru. Kendaraan dari arah Kota Salatiga maupun wilayah Tuntang akan melewati Terminal Bawen untuk menuju exit tol baru. Meskipun demikian, Ngesti berharap nantinya akan ada pelebaran jalan dari Terminal Bawen menuju ke arah Pasar Pon Ambarawa.

“Perlu ada pelebaran jalan dari Terminal Bawen sampai dengan exit tol yang baru itu harus dilebarkan. Total ada enam lajur,” harapnya.

Ngesti menambahkan, exit tol baru tersebut diharapkan bisa mengakomodir kendaraan keluar ke dua akses, yaitu Jalan Raya Ambarawa-Magelang dan juga Jalan Raya Semarang-Solo.
Kendaraan yang hendak menuju arah Jalan Raya Semarang-Solo, bisa menggunakan jalan menuju arah Gembol.

“Yang arah Gembol, hanya untuk yang mau ke Apac Inti, lebih cepat situ jadi tidak harus mutar lewat terminal.
Sehingga ada yang ke kanan dan ada juga yang ke kiri,” lanjut Ngesti.

Sementara Kabag Tata Pemerintahan Setda Kabupaten Semarang, Zaenal Arifin menambahkan bahwa pembebasan lahan dari titik pembangunan Tol Yogya-Bawen Seksi VI hingga exit tol dekat Pasar Pon Ambarawa sudah mencapai 85 persen.

“Sebenarnya ditargetkan Oktober 2024 bisa diresmikan oleh Presiden RI minimal untuk Seksi VI. Pencapaian pembebasan sudah lumayan tinggi tinggal pengerjaannya,” bebernya. (win)

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis