URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berharap rumah permanen untuk warga terdampak bencana tanah bergerak di Desa Dermasuci, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal, segera dibangun. Ia juga mengingatkan warga untuk tidak lagi membangun rumah dan menempati lokasi tanah bergeser untuk pemukiman.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ganjar Bangun Rumah Korban Bencana Tanah Gerak Tegal

Ganjar Bangun Rumah Korban Bencana Tanah Gerak Tegal

Ganjar Bangun Rumah Korban Bencana Tanah Gerak Tegal

featured-img

TEGAL – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berharap rumah permanen untuk warga terdampak bencana tanah bergerak di Desa Dermasuci, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal, segera dibangun. Ia juga mengingatkan warga untuk tidak lagi membangun rumah dan menempati lokasi tanah bergeser untuk pemukiman.

“Bupati sudah menyiapkan lahan untuk masyarakat agar nanti bisa segera pindah. Harapan kami segera dibangun rumahnya agar bisa permanen. Tapi saya minta jangan lagi tinggal di tempat atau lokasi semula karena pergerakan tanahnya luar biasa,” kata Ganjar saat mengunjungi dan menyerahkan bantuan kepada warga di Desa Dermasuci, Jumat (1/4/2022) sore.

Permintaan agar warga pindah dan tidak menempati lahan yang sama disampaikan langsung Ganjar  kepada Kepala Desa Dermasuci. Ia ingin kepala desa memberikan penjelasan bahwa lahan yang sebelumnya masih memiliki potensi besar untuk terjadi bencana serupa.

Ganjar menjelaskan bahwa pada tahun 2017 lalu pernah mendatangi Desa Dermasuci untuk memberikan bantuan alat early warning system untuk melihat pergerakan tanah. Ternyata pergerakannya memang sangat cepat dan secara geologis tempat tersebut berbahaya untuk pemukiman.

“Tempat ini sangat berbahaya. Kami sudah punya gambar dan analisisnya. Mulai pergerakan turun dari mahkotanya sampai ke bawah dan jalan yang dia atas yang sempat patah sekarang sudah diperbaiki. Tapi itu sifatnya menunggu keseimbangan karena potensi (bergeser) masih ada. Kita selamatkan warga dulu ke tempat yang lebih baik,” jelas Ganjar.

Selain meninjau lokasi bencana tanah bergerak yang menghancurkan sekitar 97 rumah, Ganjar juga menyerahkan bantuan. Bantuan tersebut berasal dari dana tak terduga Pemprov Jateng, dana dari Baznas Jateng, Pemerintah Kabupaten Tegal, dan PMI kabupaten/kota se-Jateng.

“Hari ini kami menyerahkan bantuan kepada korban dan pemerintah kabupaten. Harapannya segera bisa digunakan untuk membangun karena lahan sudah disiapkan oleh Pemkab. Bantuan ini ada dari Pemprov, Baznas, dan PMI kabupaten/kota. Ini adalah gotong royong,” kata Ganjar.

Panas Sebentar, Aksi Demo di Gedung DPRD Salatiga Mahasiswa-Polisi Saling Dorong
Panas Sebentar, Aksi Demo di Gedung DPRD Salatiga Mahasiswa-Polisi Saling Dorong
Jalan Rusak Wringinputih Segera Dibeton, Perusahaan Tanggung Biaya Perbaikan
Jalan Rusak Wringinputih Segera Dibeton, Perusahaan Tanggung Biaya Perbaikan
Sebanyak 12 gunungan hasil bumi dikirab warga RW 04 Kelurahan Tegalrejo, Kota Salatiga, dalam tradisi Grebeg Malam 1 Sura menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H. Kegiatan yang digelar sebagai wujud syukur kepada Tuhan ini diisi doa bersama dan kirab gunungan yang melambangkan harapan akan kesehatan, keberkahan, kelimpahan rezeki, serta kerukunan bagi masyarakat.
Arak Gunungan, Warga Tegalrejo Salatiga Berharap dapat Berkah
DPRD Kabupaten Semarang menindaklanjuti keluhan warga Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, terkait kerusakan jalan akibat aktivitas truk pengangkut material tambang galian C. Setelah inspeksi lapangan pada 16 Juni 2026, DPRD menemukan kerusakan cukup parah serta pelanggaran operasional truk, dan meminta perusahaan segera memperbaiki jalan atau berisiko menghadapi rekomendasi peninjauan ulang izin.
Jalan Desa Tlompakan Tuntang Rusak Dihajar Truk Tambang, DPRD Ultimatum Perusahaan

BACA JUGA :

Panas Sebentar, Aksi Demo di Gedung DPRD Salatiga Mahasiswa-Polisi Saling Dorong
Panas Sebentar, Aksi Demo di Gedung DPRD Salatiga Mahasiswa-Polisi Saling Dorong
Jalan Rusak Wringinputih Segera Dibeton, Perusahaan Tanggung Biaya Perbaikan
Jalan Rusak Wringinputih Segera Dibeton, Perusahaan Tanggung Biaya Perbaikan
Sebanyak 12 gunungan hasil bumi dikirab warga RW 04 Kelurahan Tegalrejo, Kota Salatiga, dalam tradisi Grebeg Malam 1 Sura menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H. Kegiatan yang digelar sebagai wujud syukur kepada Tuhan ini diisi doa bersama dan kirab gunungan yang melambangkan harapan akan kesehatan, keberkahan, kelimpahan rezeki, serta kerukunan bagi masyarakat.
Arak Gunungan, Warga Tegalrejo Salatiga Berharap dapat Berkah
DPRD Kabupaten Semarang menindaklanjuti keluhan warga Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, terkait kerusakan jalan akibat aktivitas truk pengangkut material tambang galian C. Setelah inspeksi lapangan pada 16 Juni 2026, DPRD menemukan kerusakan cukup parah serta pelanggaran operasional truk, dan meminta perusahaan segera memperbaiki jalan atau berisiko menghadapi rekomendasi peninjauan ulang izin.
Jalan Desa Tlompakan Tuntang Rusak Dihajar Truk Tambang, DPRD Ultimatum Perusahaan
Sebanyak 11.800 peserta dari sekolah, madrasah, pondok pesantren, dan organisasi masyarakat memeriahkan Pawai Taaruf Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Kota Salatiga, Selasa (16/6/2026). Kegiatan yang disambut Wali Kota Salatiga Robby Hernawan ini digelar untuk memperkuat syiar Islam, kebersamaan, dan toleransi melalui pawai dengan beragam atribut, kendaraan hias, serta penampilan seni Islami yang menyedot antusiasme warga.
Ribuan Peserta Meriahkan Pawai Taaruf Tahun Baru Islam di Salatiga
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menambah pasokan LPG 3 kilogram sebanyak 1.339.560 tabung di Jawa Tengah dan DIY pada 16 Juni 2026 untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan selama libur Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Penyaluran tambahan melalui skema fakultatif ini dilakukan guna menjaga ketersediaan stok dan memastikan masyarakat tetap mudah memperoleh LPG selama masa libur nasional.
Takut Langka Saat Libur? Pertamina Siapkan Tambahan 1,3 Juta Tabung LPG 3 Kg

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11.000 per Kg, Pinsar Sebut Overproduksi dan Dominasi Middleman Jadi Penyebab