URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, gencar mempromosikan Program Seni Sehat sebagai upaya mendorong pola hidup sehat di kalangan masyarakat. Program tersebut menawarkan solusi inovatif melalui Septic Tank Mini yang ekonomis, higienis, dan ramah lingkungan. Dalam kunjungannya ke Desa Dawuhan, Kabupaten Banjarnegara, Ganjar mengapresiasi kreativitas masyarakat dalam menerapkan pola hidup sehat.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ganjar Dorong Masyarakat Jawa Tengah Hidup Sehat melalui Program Septic Tank Mini

Ganjar Dorong Masyarakat Jawa Tengah Hidup Sehat melalui Program Septic Tank Mini

Ganjar Dorong Masyarakat Jawa Tengah Hidup Sehat melalui Program Septic Tank Mini

featured-img

Banjarnegara – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, aktif mendorong seluruh lapisan masyarakat untuk mengadopsi pola hidup sehat melalui Program Septic Tank Mini Sederhana Ekonomis Higienis Aman Tertib atau yang dikenal dengan nama Seni Sehat.

Dalam kunjungan kerjanya di Desa Dawuhan, Kabupaten Banjarnegara pada hari Selasa, Ganjar menyampaikan bahwa Program Seni Sehat merupakan bentuk apresiasi pemerintah terhadap inovasi masyarakat dalam menerapkan pola hidup sehat.

“Program Seni Sehat ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah terhadap karya masyarakat terkait pola hidup sehat,” kata Ganjar saat melakukan kunjungan kerja di Desa Dawuhan, Kabupaten Banjarnegara, Selasa (25/07/2023).

Orang nomor satu di Jateng itu menjelaskan bahwa Program Seni Sehat tersebut menjadi jurus ampuh bagi Pemprov Jateng untuk mengubah pola hidup masyarakat menjadi sehat sebab selain dapat diterapkan di lahan sempit, air yang keluar dari septic tank juga dapat diproses menjadi air jernih sehingga aman bagi lingkungan serta tidak perlu dilakukan pengurasan.

Teknologi Seni Sehat merupakan inovasi dari pemenang kompetisi Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) Jawa Tengah 2020.

Saat ini, Seni Sehat telah diterapkan diantaranya, Kabupaten Cilacap, Banyumas, Demak, Magelang dan sebagian Pulau Kalimantan dan Sulawesi.

Ganjar mengatakan pemerintah tentu mengapresiasi jika masyarakat punya karya dari hasil riset, pengembangan dan bisa diaplikasikan.

“Tentu kita senang, dan sudah difasilitasi oleh pemerintah provinsi setiap invensi yang ada itu didaftarkan ke HAKI sehingga nanti tidak ditiru lagi. Jadi ini karya dari warga diterapkan untuk warga dan difasilitasi pemerintah,” katanya.

Menurut Ganjar, Program Seni Sehat cocok untuk diterapkan di desa karena bisa menggerus budaya buang air besar di empang yang telah lama dilakukan masyarakat.

“Jadi masyarakat yang sekarang ini masih banyak buang air besar di empang sekarang mulai pelan-pelan kami geser bisa buang air di jamban. Ada tradisi warga buang air besar di empang karena ada ikannya,” ucapnya.

Selain penerapan Program Seni Sehat, Ganjar memastikan akan terus melakukan edukasi kepada masyarakat terkait dengan pentingnya buang air besar di tempatnya.

“Ini sambil kami edukasi, beri contoh, pemerintah membeli karya krenova dari temuan masyarakat. Inovatornya ada di masyarakat kemudian kami budayakan,” pungkasnya.

BACA JUGA :

Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kabupaten Semarang telah menjangkau 697.318 warga atau sekitar 63 persen dari total sasaran hingga 13 Agustus 2026. Pemeriksaan yang berlangsung di 26 Puskesmas tersebut setara 116,6 persen dari target tahunan dan mencakup bayi, anak, remaja, dewasa, hingga lansia.
Lampaui Target, Cek Kesehatan Gratis di Kabupaten Semarang Jangkau 697 Ribu Warga
JKN Tembus 98 Persen, BPJS Kesehatan Ungaran Perkuat Mutu Layanan dan Pastikan Pasien Tetap Terlayani
JKN Tembus 98 Persen, BPJS Kesehatan Ungaran Perkuat Mutu Layanan dan Pastikan Pasien Tetap Terlayani
BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Apresiasi Komitmen PT Gratia Husada Farma Dukung PIPMP JKN
BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Apresiasi Komitmen PT Gratia Husada Farma Dukung PIPMP JKN
Komisi A DPRD Salatiga Soroti Tunggakan Biaya Pasien RSUD hingga Milyaran
Komisi A DPRD Salatiga Soroti Tunggakan Biaya Pasien RSUD hingga Milyaran
BPJS Kesehatan mencatat kepesertaan JKN mencapai 282,7 juta jiwa atau 98,62 persen penduduk Indonesia hingga akhir 2025. Dalam Public Expose Laporan Pengelolaan Program dan Laporan Keuangan 2025, Direktur Utama Prihati Pujowaskito menyebut layanan kesehatan dimanfaatkan 725,3 juta kali, didukung penguatan layanan digital, jaringan fasilitas kesehatan, serta kondisi Dana Jaminan Sosial yang tetap sehat untuk menopang SDM produktif.
JKN Catat 725 Juta Layanan Kesehatan Sepanjang 2025, Kepesertaan Tembus 98,62 Persen
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meluncurkan Layanan Online Psikolog Gratis (Logis) di Semarang, Kamis (2/7/2026), untuk memperluas akses pendampingan kesehatan mental tanpa biaya. Masyarakat dapat berkonsultasi secara privat melalui aplikasi JNN Ext 2 pada hari dan jam layanan yang ditetapkan, dengan psikolog dari delapan rumah sakit milik Pemprov Jateng, sebagai langkah deteksi dini masalah psikologis dan pengurangan stigma.
Warga Jateng Kini Bisa Konsultasi Psikolog Gratis Secara Online lewat Logis

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara