URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mendorong warga Banyumas Raya kreatif dan kerap membuat event dalam rangka optimalisasi pariwisata. Sebab, hanya cara itu yang bisa menjadi magnet wisatawan datang dan menumbuhkan ekonomi masyarakat.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ganjar Minta Warga Banyumas Raya Kreatif Buat Event: Bandara Sudah Siap Lho

Ganjar Minta Warga Banyumas Raya Kreatif Buat Event: Bandara Sudah Siap Lho

Ganjar Minta Warga Banyumas Raya Kreatif Buat Event: Bandara Sudah Siap Lho

featured-img

BANYUMAS – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mendorong warga Banyumas Raya kreatif dan kerap membuat event dalam rangka optimalisasi pariwisata. Sebab, hanya cara itu yang bisa menjadi magnet wisatawan datang dan menumbuhkan ekonomi masyarakat.

Hal itu disampaikan Ganjar saat peresmian destinasi wisata baru Taman Apung Mas Kumambang di Banyumas, Senin (18/7). Ganjar mengatakan, banyak destinasi wisata bagus di Banyumas dan sekitarnya yang bisa dijual ke wisatawan.

“Ya seperti ini, memanfaatkan aset pemerintah untuk dibuat wisata. Ini bagus, karena bisa menyerap tenaga kerja dan lebih menghasilkan. Kalau ini sudah dikelola, maka harus ada yang baru, salah satunya adalah event,” katanya.

Masyarakat lanjut Ganjar selalu senang dengan sesuatu yang baru. Tidak hanya membangun gedung baru, tapi event juga harus dibuat selalu.

“Apalagi di Banyumas Raya ini sudah ada bandara di Purbalingga. Itu dulu kerja keras pak Husein ini (Bupati Banyumas). Kalau banyak event di Banyumas, penerbangan datang pasti ekonomi akan naik,” jelasnya.

Meskipun lanjut Ganjar, optimalisasi Bandara Jenderal Besar Soedirman masih belum sesuai dengan harapan. Namun, September nanti bandara Halim Perdana Kusuma di Jakarta akan kembali dibuka dan penerbangan akan kembali jalan.

“Makanya bandara di Purbalingga dan Ngloram kita dorong lagi agar penerbangannya dioptimalkan. Kalau tidak salah dalam waktu dekat seminggu ada tiga kali penerbangan. Info pak Bupati Banyumas malah tiap hari ada penerbangan mulai bulan depan,” jelasnya.

Dengan begitu, maka sarana prasarana yang disiapkan pemerintah itu dapat mendorong peningkatan ekonomi masyarakat Banyumas Raya.

“Jadi bandara itu adalah salah satu dukungan pemerintah. Sudahkita siapkan transportasi udara untuk mendukung event. Tinggal masyarakat Banyumas Raya, anak-anak mudanya yang kreatif, pelaku wisata untuk buat event sebanyak-banyaknya,” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan, pemanfaatan aset pemerintah untuk destinasi wisata ini merupakan salah satu cara meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Sebab selain menyerap lapangan kerja, tempat itu juga menjadi salah satu penyumbang PAD untuk daerah.

“Dan lokasi di sini masih sangat luas, masih bisa dikembangkan untuk wahana-wahana baru yang lebih menarik. Mudah-mudahan lancar dan berkah untuk warga Banyumas,” ucapnya.

BACA JUGA :

Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota
Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara