URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
PGRI Kabupaten Semarang telah meresmikan gedung baru, sebuah bangunan dua lantai dengan luas 18x25 meter persegi, yang berlokasi di kompleks GOR Pandanaran Wujil, Bergas. Gedung tersebut menggunakan lahan milik Pemerintah Kabupaten Semarang dan diharapkan dapat mendukung kegiatan PGRI serta tenaga pendidik untuk memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Semarang.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Gotong Royong PGRI Kabupaten Semarang Mampu Wujudkan Gedung Dua Lantai Senilai Rp2,5 Miliar

Gotong Royong PGRI Kabupaten Semarang Mampu Wujudkan Gedung Dua Lantai Senilai Rp2,5 Miliar

Gotong Royong PGRI Kabupaten Semarang Mampu Wujudkan Gedung Dua Lantai Senilai Rp2,5 Miliar

PGRI Kabupaten Semarang kini memiliki gedung baru di kompleks GOR Pandanaran Wujil, Bergas. Foto: win
PGRI Kabupaten Semarang kini memiliki gedung baru di kompleks GOR Pandanaran Wujil, Bergas. Foto: win
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Semarang kini resmi memiliki gedung baru. Bangunan dua lantai itu berdiri di lahan milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang yang berlokasi di kompleks GOR Pandanaran Wujil, Bergas.

Memiliki luas bangunan 18×25 meter persegi, gedung ini diharapkan mampu mendukung kegiatan PGRI dan tenaga pendidik untuk memajukan dunia pendidikan di Bumi Serasi.

Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengucapkan selamat dan mengapresiasi apa yang dilakukan PGRI. Dengan kekompakan dan solidaritas para anggotanya, mampu terwujud fasilitas dengan nilai miliaran rupiah.

“Gotong royongnya luar biasa, iuran anggota selama enam bulan mampu terkumpul hampir Rp2,6 miliar dan dibuat gedung dua lantai,” kata Ngesti di sela peresmian gedung, Rabu (24/4/2024).

Dijelaskan Ngesti, status tanah yang digunakan adalah milik Pemkab Semarang yang dipinjampakaikan kepada PGRI di bawah naungan Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disdikbudpora) Kabupaten Semarang.

“Silakan dimanfaatkan sebaik-baiknya. Semoga dengan gedung baru bisa memantik semangat baru untuk memajukan dunia pendidikan,” harapnya.

Kepala Disdikbudpora Kabupaten Semarang Sukaton Purtomo Priyatmo menerangkan, sumber dana pembangunan gedung PGRI itu berasal dari iuran para anggotanya. Baik yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

“Total anggota 7.000-an. Besaran iurannya yang ASN Rp200 ribu, yang P3K Rp150 ribu per bulan. Masing-masing selama 3 bulan,” terangnya.

Gedung baru ini memiliki aula di lantai satu dan kantor di lantai dua. Tahun ini, bakal dibangun lagi sebuah musala dengan sumber dana dari APBD Kabupaten Semarang.

“Monggo teman-teman PGRI yang mau pakai gedung buat mantu anaknya, silakan dimanfaatkan,” selorohnya.

Ditanya soal kebutuhan guru di Kabupaten Semarang, Sukaton menyebut saat ini ada penambahan lebih kurang 580 orang P3K. Pada seleksi sebelumnya, telah diangkat 1.700 orang.

“Insyaallah (kebutuhan guru) tercukupi oleh P3K,” tandasnya. (win)

BACA JUGA :

PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) menyatakan telah memenuhi tuntutan warga terkait aktivitas tambang galian C di Dusun Banyuurip, Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, dengan memperbaiki 18 titik jalan, mengatur operasional kendaraan, dan melakukan penyiraman jalan. Perbaikan yang dimulai sejak 8 Juli 2026 itu dilakukan lebih cepat dari target sebagai tindak lanjut hasil audiensi bersama warga dan pemerintah.
PT MABA Klaim Penuhi Tuntutan Warga, Perbaiki 18 Titik Jalan di Jalur Tambang Delik–Tlompakan
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Pendapatan Kabupaten Semarang 2027 Diproyeksi Turun Rp399,89 Miliar, Pemkab Siapkan APBD dengan Defisit Rp20 Miliar
Pendapatan Kabupaten Semarang 2027 Diproyeksi Turun Rp399,89 Miliar, Pemkab Siapkan APBD dengan Defisit Rp20 Miliar
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Arah Baru Modernisasi Armada Trans Semarang
Arah Baru Modernisasi Armada Trans Semarang
Pemerintah Kota Semarang melalui UPTD BLU Trans Semarang mempercepat peremajaan 132 armada transportasi publik secara bertahap hingga Desember 2026. Program ini mencakup pengadaan bus baru dan pengoperasian...
PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) menyatakan telah memenuhi tuntutan warga terkait aktivitas tambang galian C di Dusun Banyuurip, Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, dengan memperbaiki 18 titik jalan, mengatur operasional kendaraan, dan melakukan penyiraman jalan. Perbaikan yang dimulai sejak 8 Juli 2026 itu dilakukan lebih cepat dari target sebagai tindak lanjut hasil audiensi bersama warga dan pemerintah.
PT MABA Klaim Penuhi Tuntutan Warga, Perbaiki 18 Titik Jalan di Jalur Tambang Delik–Tlompakan
PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) menyatakan telah memenuhi tuntutan warga terkait aktivitas tambang galian C di Dusun Banyuurip, Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, dengan memperbaiki...
SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan program sekolah, guru, dan siswa baru sekaligus menegaskan komitmen membangun sekolah modern berbasis sains, teknologi, riset, serta nilai-nilai Al-Qur'an dan Al-Hadits untuk menyiapkan lulusan berdaya saing global.
42 Siswa Baru SMA Sainstek Salatiga ikuti Awalussanah, Penyajian Materi disampaikan dalam Dua Bahasa
SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan...
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Yayasan Jallu Nusantara Indonesia (YJNI) dan PC Fatayat NU Kota Salatiga menandatangani nota kesepahaman di Salatiga pada 7 Juli 2026 untuk memperkuat pencegahan dan penanganan kekerasan berbasis gender....
Anggota DPR RI Muh Haris bersama Anggota DPRD Jawa Tengah Ida Nurul Farida dan Anggota DPRD Kabupaten Semarang M. Jauhari Mahmud menyerahkan bantuan sembako serta uang tunai kepada korban kebakaran rumah di Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Bantuan diberikan sebagai bentuk kepedulian sekaligus dukungan agar keluarga korban segera pulih dan kembali beraktivitas.
Pasca Musibah, Tiga Anggota Dewan Berikan Bantuan Korban Kebakaran di Tengaran
Anggota DPR RI Muh Haris bersama Anggota DPRD Jawa Tengah Ida Nurul Farida dan Anggota DPRD Kabupaten Semarang M. Jauhari Mahmud menyerahkan bantuan sembako serta uang tunai kepada korban kebakaran rumah...
Muat Lebih

POPULER

Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan program sekolah, guru, dan siswa baru sekaligus menegaskan komitmen membangun sekolah modern berbasis sains, teknologi, riset, serta nilai-nilai Al-Qur'an dan Al-Hadits untuk menyiapkan lulusan berdaya saing global.
42 Siswa Baru SMA Sainstek Salatiga ikuti Awalussanah, Penyajian Materi disampaikan dalam Dua Bahasa
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting