URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kontingen Great Warrior (GW) Karate Dojo Ungaran meraih delapan medali dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Kabupaten Semarang 2025 yang digelar di gedung tenis indoor GOR Pandanaran-Wujil pada 19 Februari 2025. Tim ini terdiri dari 16 atlet, yakni 10 putra dan 6 putri, yang bertanding di berbagai kelas dari jenjang SD hingga SMA.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Great Warrior Karate Dojo Ungaran Borong Medali POPDA Kabupaten Semarang

Great Warrior Karate Dojo Ungaran Borong Medali POPDA Kabupaten Semarang

Great Warrior Karate Dojo Ungaran Borong Medali POPDA Kabupaten Semarang

featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Kontingen Great Warrior (GW) Karate Dojo Ungaran, Kabupaten Semarang berhasil memborong delapan medali dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Tingkat Kabupaten Semarang 2025, yang berlangsung di gedung tenis indoor GOR Pandanaran-Wujil, 19 Februari 2025.

Pengurus yang juga pelatih Great Warrior Kareta Dojo, Prama R.Putranto bilang, pada pagelaran Popda Kabupaten Semarang tahun 2025, GW menurunkan 16 atlet karate. Terdiri sepuluh atlet putra dan enam atlet putri, yang turun diberbagai kelas mulai dari jenjang SD hingga SMA.

“Alhamdulillah Dojo Great Warrior mendapatkan 1 medali emas dan 5 medali perak dan 2 perunggu,” katanya saat dihubung, Rabu (19/2/2025).

Untuk 1 medali emas diraih oleh Mahmoud (Kelas Kumite -68 Kg Putra), 5 medali perak diraih Krisna (Kelas Kumite -40 Kg Putra), Rafael (Kelas Kumite -50 Kg Putra), Gumilar (Kelas Kata Perorangan Putra), Raditya (Kelas Kumite -60 Kg Putra), Kharine (Kelas Kumite -55 Kg Putri). Sedangkan atlet yang meraih medali perunggu adalah Fairuz (Kelas Kumite -55Kg Putra) dan Daffa Kelas Kumite –55 Kg Putra.

Senpai Prama menyatakan, kejuaraan ini juga dalam rangka menyiapkan atlet karate binaannya menuju kejuaraan tingkat Provinsi.

Seperti yang dirilis oleh Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikbudpora) Kabupaten Semarang, bahwa Popda kali ini mempertandingkan 16 cabang olahraga, di antaranya sepak bola, karate, tenis meja, bola voli, basket, senam, dan panjat dinding.

Selain menjadi ajang tahunan, kejuaraan tingkat pelajar yang di gelar mulai 17 – 21 Februari 2025 ini, juga bertujuan untuk mencari bibit atlet unggulan yang akan mewakili Kabupaten Semarang di tingkat regional dan nasional.(nb)

BACA JUGA :

Maximiliano Tristan Pranaja, siswa SD Negeri Banyubiru 1 Kabupaten Semarang, meraih dua medali emas dan juara umum renang O2SN SD Tingkat Jawa Tengah 2026 di Kolam Renang Jatidiri, Kota Semarang, Rabu (1/7/2026). Tristan menjadi terbaik pada nomor 50 meter gaya kupu-kupu dan gaya dada setelah pulih dari cedera fraktur, sehingga berhak mewakili Jawa Tengah pada O2SN SD Tingkat Nasional di Jakarta pada Agustus mendatang.
Raih Dua Emas O2SN Jateng, Atlet Renang Kabupaten Semarang Melaju ke Tingkat Nasional
Sebanyak 2.935 atlet taekwondo dari enam provinsi mengikuti Gubernur Jateng Cup Taekwondo Open Tournament 2026 di GOR Jatidiri Semarang yang resmi dibuka Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Sabtu (27/6). Kejuaraan ini menjadi bagian dari upaya Pemprov Jawa Tengah memperkuat pembinaan olahraga sejak usia dini guna mencetak atlet berprestasi dan berdaya saing di tingkat internasional.
GOR Jatidiri Dipenuhi Ribuan Atlet, Gubernur Jateng Cup Taekwondo 2026 Berlangsung Meriah
Sedikitnya 400 atlet dari berbagai kelompok usia mengikuti Kejuaraan Kota (Kejurkot) Bulutangkis Kota Salatiga di GOR SMUKI Salatiga yang berlangsung selama lima hari. Kejuaraan yang digelar PBSI Kota Salatiga ini mempertandingkan 21 nomor sebagai upaya pembinaan, penjaringan atlet potensial, serta mendukung lahirnya prestasi bulutangkis hingga tingkat nasional dan internasional.
Ratusan Atlet Ramaikan Kejurkot Bulutangkis Salatiga, Danang sebut Ajang cari Bibit
295 Pesepakbola dari Jawa Tengah ikuti Seleksi Soekarno Cup 2026
295 Pesepakbola dari Jawa Tengah ikuti Seleksi Soekarno Cup 2026
Sebanyak 948 atlet muda dari 35 kabupaten/kota mengikuti Kejuaraan Junior Panahan 2026 tingkat Jawa Tengah di Lapangan GOR Pandanaran Wujil, Bergas, Kabupaten Semarang, Rabu (20/5/2026). Kompetisi ini menjadi ajang seleksi menuju kejuaraan nasional sekaligus wadah pembinaan atlet muda, termasuk Muhammad Althaf Putranto yang sukses menjadi juara di kelas Standar Nasional U15 setelah menjalani latihan rutin selama 2,5 tahun terakhir.
Bidik Prestasi dari Wujil, 948 Atlet Ramaikan Kejurprov Junior Panahan Jateng
KONI Salatiga memberi peringatan kepada atlet yang tidak disiplin mengikuti tes parameter persiapan Porprov di sekretariat KONI Salatiga, Sabtu (9/5/2026). Dari 320 atlet proyeksi kontingen, sebanyak 84 atlet absen dan terancam dicoret apabila tidak mengikuti tes susulan sebagai bagian evaluasi pembentukan tim terbaik.
Puluhan Atlet Absen saat Tes, Ketua KONI Salatiga Ancam Coret dari Kontingen Porprov

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

ASUS menghadirkan ExpertBook PM5 G2 PM5406 di Indonesia untuk mendukung profesional hybrid dan pelaku usaha kecil-menengah melalui performa AI hingga 50 NPU TOPS, layar 14 inci IPS atau OLED, serta keamanan enterprise. Laptop berbasis AMD Ryzen AI 7 445 ini menawarkan RAM hingga 64GB, dual SSD hingga 3TB, Wi-Fi 7, dan bodi ringan mulai 1,27 kilogram.
ASUS Luncurkan ExpertBook PM5 G2, Laptop Bisnis AI untuk Profesional Hybrid
PT Mitra Anugerah Bumi Agung berkomitmen memperbaiki jalan rusak di Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, mulai 12 Juli 2026 setelah audiensi dengan warga dan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (3/7/2026). Warga juga menuntut pembatasan jam operasi, kelayakan armada, perbaikan drainase, dan rambu keselamatan. DPRD akan mendorong penghentian sementara tambang bila komitmen tidak direalisasikan.
DPRD Kabupaten Semarang Ultimatum Tambang Galian C di Tuntang: Taati Kesepakatan atau Operasional Ditutup!
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting