URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa Provinsi Jawa Tengah mengalami inflasi sebesar 0,03 persen pada bulan Juni. Inflasi ini menurun secara month to month (M to M) dibandingkan bulan sebelumnya. Informasi ini diungkapkan saat rilis online oleh BPS Jateng yang dipimpin oleh Kepala Badan Pusat Statistik Jawa Tengah, Dadang Hardiwan, pada hari Senin (3/7/2023).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Inflasi Jawa Tengah Menurun Capai 0,03 Persen di Bulan Juni

Inflasi Jawa Tengah Menurun Capai 0,03 Persen di Bulan Juni

Inflasi Jawa Tengah Menurun Capai 0,03 Persen di Bulan Juni

Featured Image

Semarang – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Provinsi Jawa Tengah mengalami inflasi di bulan Juni sebesar 0,03 persen. Secara month to month (M to M), catatan inflasi di Jateng semakin menurun dibanding bulan-bulan sebelumnya.

Hal ini terungkap saat rilis online BPS Jateng, yang dipimpin Kepala Badan Pusat Statistik Jawa Tengah Dadang Hardiwan, Senin (3/7/2023). Ia mengungkapkan, sejumlah peristiwa memengaruhi catatan tersebut.
Di antaranya, penyesuaian harga BBM non subsidi. Selain itu, gerakan pangan murah (GPM) yang diselenggarakan oleh Pemprov Jateng.

“Inflasi bulan Juni 2023 lebih rendah daripada bulan Mei 2023. Pada Juni 2023 gabungan enam kota mengalami inflasi secara Month to Month (bulan ke bulan), mencatatkan inflasi 0,03 persen,” ujarnya.

Diungkapkan, data BPS Jateng mencatat, pada April 2023, inflasi mencapai 0,28 persen. Kemudian pada Mei 2023 inflasi turun menjadi 0,22 persen. Dadang melanjutkan, catatan inflasi pada Juni 2023 pada 0,03 persen, lebih baik jika dibandingkan kondisi Juni 2022, di mana pada saat itu, Jateng mencatatkan inflasi 0,85 persen.

Ia menyebut, beberapa komoditas yang ikut andil terhadap inflasi di Jateng. Di antaranya daging ayam ras, nasi dengan lauk, gaji asisten rumah tangga, bawang putih, mobil, telur ayam ras, ayam goreng, semangka, dan obat dengan resep.

Di sisi lain, komoditas penahan inflasi atau deflasi adalah, bensin, bawang merah, tarif kereta api, perhiasan emas, cabai merah, tarif angkutan udara, daging sapi, air dalam kemasan, tomat, dan beras.

Inflasi di antaranya karena ada permintaan tinggi (daging ayam), ada peternak yang afkir dini, mahalnya pakan ternak. Naiknya nasi lauk itu di antara penyumbang inflasi. Sementara, deflasi terjadi di antaranya karena harga BBM turun, terutama bensin jenis pertamax dan pertamax turbo.

“Secara year on year (Juni 2023-Juni 2022) menunjukan tren menurun pada Juni 2023 mencapai 3,18 persen, lebih rendah daripada Juni 2022 yang mencapai 4,97 persen. Secara tahun kalender, inflasi gabungan enam kota IHK (Januari-Juni 2023) mencapai 1,34 persen. Ini relatif aman untuk mencapai target inflasi 2023 yang di kisaran tiga persen plus minus satu,” bebernya.

Seperti diketahui, Pemprov Jateng giat melakukan Gerakan Pangan Murah (GPM). Pada minggu kelima Juni 2023, total telah ada 240 kali GPM yang dilakukan dari Januari. Bahkan, jika dihitung dari Desember 2022, maka total GPM yang tergelar mencapai 600 kali. (Pd/Ul, Diskominfo Jateng)

BACA JUGA :

Hasil Pantauan BI Jateng Ekonomi Jawa Tengah Tetap Kuat di Tengah Ketidakpastian Global
Hasil Pantauan BI Jateng: Ekonomi Jawa Tengah Tetap Kuat di Tengah Ketidakpastian Global
Konsumen Jawa Tengah percaya daya beli dan peluang kerja tetap positif
Optimisme Konsumen Jawa Tengah pada Maret 2026 Tetap Terjaga
Tingginya mobilitas masyarakat selama Idulfitri 1447 H mendorong pertumbuhan penjualan suku cadang kendaraan, barang budaya dan rekreasi, serta bahan bakar kendaraan bermotor di Jawa Tengah pada Maret 2026. Meski Indeks Penjualan Riil masih terkontraksi 9,3 persen secara tahunan akibat melemahnya sejumlah kelompok barang konsumsi, aktivitas mudik dan wisata mampu menahan penurunan lebih dalam dan menopang kinerja perdagangan eceran.
Hasil Pantauan BI Jawa Tengah: Konsumsi Pasca-Lebaran Normal, Mobilitas Jadi Penopang Pertumbuhan Ritel
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meluncurkan Rupiah Borobudur Playon 2026 yang akan digelar pada 4–5 Juli 2026 di Taman Lumbini, Candi Borobudur, Magelang. Kegiatan lari 5K dan 10K ini menargetkan 10.000 peserta dan pengunjung untuk meningkatkan literasi Rupiah, mendorong transaksi digital, mendukung pariwisata serta UMKM, sekaligus menyalurkan seluruh hasil pendaftaran sebagai donasi bagi masyarakat sekitar Borobudur.
Peluncuran Kegiatan Rupiah Borobudur Playon 2026: Lari Untuk Berbagi

INFOGRAFIS

TERKINI

Gubernur Ahmad Luthfi
Jalan Randublatung–Cepu Jadi Prioritas, Gubernur Ahmad Luthfi Janjikan Perbaikan Maksimal September 2026
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan ruas jalan Randublatung–Cepu di Kabupaten Blora menjadi prioritas perbaikan melalui Anggaran Perubahan 2026 setelah kondisi jalan rusak memicu protes warga....
santri di era digital
Pesantren di Era Digital: Menjaga Akar Peradaban di Tengah Arus Perubahan Zaman
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan arus informasi, pesantren tetap bertahan sebagai lembaga pendidikan yang membentuk karakter, akhlak, dan spiritualitas santri. Tradisi mondok dinilai...
Disdikbudpora Kabupaten Semarang memperketat verifikasi piagam prestasi pada pelaksanaan SPMB 2026 untuk memastikan keabsahan dokumen calon peserta didik jalur prestasi. Proses pemeriksaan dilakukan hingga malam hari karena tingginya jumlah piagam yang masuk, sekaligus mengantisipasi penggunaan dokumen tidak sesuai ketentuan dalam seleksi penerimaan siswa baru.
Disdikbudpora Kabupaten Semarang Perketat Verifikasi Piagam Prestasi, Antisipasi Dokumen Aspal dalam SPMB 2026
Disdikbudpora Kabupaten Semarang memperketat verifikasi piagam prestasi pada pelaksanaan SPMB 2026 untuk memastikan keabsahan dokumen calon peserta didik jalur prestasi. Proses pemeriksaan dilakukan hingga...
Polisi Salatiga Tangkap Pengedar Sabu saat Pelaku Asik Menikmati Es Teh Jumbo di Demak
Polisi Salatiga Tangkap Pengedar Sabu saat Pelaku Asik Menikmati Es Teh Jumbo di Demak
Satresnarkoba Polres Salatiga menangkap dua pengedar sabu berinisial SSI alias Kecing dan AW alias Mento di Kecamatan Sayung, Demak, Selasa malam. Penangkapan dilakukan setelah pengembangan kasus pengguna...
Majelis Masyayikh di Sidang MK Negara Wajib Biayai Pendidikan Pesantren
Majelis Masyayikh di Sidang MK: Negara Wajib Biayai Pendidikan Pesantren
Ketua Majelis Masyayikh sekaligus Ketua Tanfidziyah PWNU, Abdul Ghaffar Rozin, menegaskan negara wajib membiayai pendidikan pesantren saat sidang uji materi UU Pesantren di Mahkamah Konstitusi, Rabu (3/6/2026)....
Muat Lebih

POPULER

Boyolali Bersolek di Usia 179 Tahun, Kirab Obor, Night Carnival hingga Festival Soto Nusantara Siap Mengguncang Kota Susu
Boyolali Bersolek di Usia 179 Tahun, Kirab Obor, Night Carnival hingga Festival Soto Nusantara Siap Mengguncang Kota Susu
Grup hadroh modern Ukhti Salam Bernada (USB) yang beranggotakan 17 pensiunan pejabat Pemerintah Kota Salatiga tampil memukau dalam acara Patlikuran di rumah dinas wali kota, Sabtu (23/5/2026). Dibentuk pada Februari 2026 sebagai wadah silaturahmi dan berkarya, grup ini memadukan rebana dengan alat musik modern serta telah menerima sejumlah undangan pentas di berbagai daerah sekitar Salatiga.
Meriahkan Acara Patlikuran, Hadroh USB Tampil Memukau Ratusan Penonton di Rumdis Walikota

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved