URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dalam kegiatan yang berlangsung Rabu (20/4/2022) pagi tersebut petugas tidak mendapatkan hasil. Tim datang dengan menggunakan dua mobil operasional Satpol PP. Sampai di pasaraya II, personel dibagi dua tim. Masing-masing beranggotakan Satpol PP, dokter hewan, Dispantan dan sejumlah petugas dari TNI/Polri.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Jelang Lebaran, Tim Gabungan Satpol PP dan Dispantan Lakukan Razia Daging Gelonggongan dipasar Tradisional Salatiga

Jelang Lebaran, Tim Gabungan Satpol PP dan Dispantan Lakukan Razia Daging Gelonggongan dipasar Tradisional Salatiga

Jelang Lebaran, Tim Gabungan Satpol PP dan Dispantan Lakukan Razia Daging Gelonggongan dipasar Tradisional Salatiga

featured-img

Dalam kegiatan yang berlangsung Rabu (20/4/2022) pagi tersebut petugas tidak mendapatkan hasil. Tim datang dengan menggunakan dua mobil operasional Satpol PP. Sampai di pasaraya II, personel dibagi dua tim. Masing-masing beranggotakan Satpol PP, dokter hewan, Dispantan dan sejumlah petugas dari TNI/Polri.

Mereka memeriksa seluruh daging yang dijual pedagang. Mulai dari lantai I dan Los daging di lantai II pasaraya. Christina Susiloningsih yang ikut dalam tim menjelaskan, kadar air daging sapi yang berasal dari rumah pemotongan hewan dipastikan bagus dan memenuhi persyatatan.

Sementara itu, kepala Dispantan Henni Mulyani menegaskan bahwa pihaknya sudah berkomitmen jika Salatiga Kota yang bebas daging gelonggongan. “Kadar air daging sapi maksimal 70-80 persen,” tutur Henni. Kepala Satpol PP Joko Haryono menuturkan, kegiatan dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat menjelang lebaran.

“Sekaligus sosialisasi kepada masyarakat bahwa Salatiga sudah bebas dari daging glonggongan,” tutur Joko Haryono usai kegiatan.

Kasatpol saat memberikan keterangan media

Lebih jauh Joko mengungkapkan jika razia ini dilakukan rutin. Pihaknya juga memberikan jadwal razia yang acak. Tujuannya untuk memastikan tidak ada pedagang yang kucing kucingan dengan petugas untuk menjual daging glonggongan. “Jika ada yang diketahui menjual daging gelonggongan akan kita sita dan musnahkan,” tandasnya.

BACA JUGA :

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan puluhan miliar rupiah untuk pemeliharaan, rehabilitasi, dan peningkatan ruas jalan provinsi di kawasan Pantura Barat pada 2026. Kebijakan yang disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat Rembug Pembangunan di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), bertujuan memulihkan kemantapan jalan yang menurun akibat curah hujan tinggi sekaligus mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Jalan Pantura Barat Jadi Prioritas, Pemprov Jateng Gelontorkan Puluhan Miliar Rupiah untuk Perbaikan dan Pemeliharaan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperkuat pencegahan dan penanganan perundungan di sekolah melalui program Sekolah Ramah Anak, pembentukan Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK), serta pelatihan bagi pelajar bersama Polda Jateng. Dalam Rembug Pembangunan Provinsi Jawa Tengah 2026 di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), Ahmad Luthfi menegaskan tidak ada toleransi terhadap praktik bullying dan mendorong pelaporan serta pendampingan korban secara berkelanjutan.
Ini Upaya Gubernur Ahmad Luthfi Menuju Zero Bullying di Jawa Tengah
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bergerak mencari solusi bagi masyarakat pesisir yang terdampak rob dengan menghubungi Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono saat Rembug Pembangunan Provinsi Jawa Tengah 2026 di Kota Tegal, Senin (22/6/2026). Langkah ini dilakukan untuk mengembangkan budidaya nila salin di lahan terdampak rob agar tetap produktif dan mampu menjaga sumber penghasilan masyarakat pesisir.
Lahan Terendam Rob, Ahmad Luthfi Langsung Telepon Menteri KKP: Minta Nila Salin untuk Selamatkan Ekonomi Warga
Kalau Ada Pungutan, Laporkan! Pesan Tegas Luthfi untuk Nelayan Jateng
"Kalau Ada Pungutan, Laporkan!" Pesan Tegas Luthfi untuk Nelayan Jateng
SPBUN Sempat Mati Suri 3 Bulan, Ahmad Luthfi Turun Tangan, Nelayan Tegal Kini Bisa Melaut Lagi- 2
SPBUN Sempat Mati Suri 3 Bulan, Ahmad Luthfi Turun Tangan, Nelayan Tegal Kini Bisa Melaut Lagi
Wujudkan Pemerintahan Transparan dan Akuntabel, Kelurahan Noborejo Hadirkan Inovasi Digital “SINERGI”
Wujudkan Pemerintahan Transparan dan Akuntabel, Kelurahan Noborejo Hadirkan Inovasi Digital “SINERGI”

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia
Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Dinas Sosial akan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) DBHCHT 2026 kepada 2.393 warga di 92 desa dan kelurahan mulai Juni 2026. Bantuan diberikan kepada buruh tani tembakau, buruh dan petani cengkih, serta warga kurang mampu untuk mendukung kesejahteraan dan produktivitas mereka.
2.393 Buruh dan Petani Tembakau di Kabupaten Semarang Terima BLT DBHCHT Rp600 Ribu
Puluhan Knalpot Brong di Salatiga Dijadikan Monumen Edukasi Pelajar
Puluhan Knalpot Brong di Salatiga Dijadikan Monumen Edukasi Pelajar