URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Owner Resto Joglo Ki Penjawi, Gunawan Herdiwanto, membuka kelas bahasa Inggris untuk anak-anak di Kota Salatiga dan sekitarnya. Iwan mengungkapkan, gagasan itu muncul karena melihat tempat miliknya bisa dibuat bukan sekedar resto.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kampung Inggris di Joglo Ki Penjawi Salatiga, Ajarkan Anak Berbahasa Inggris Secara Aktif

Kampung Inggris di Joglo Ki Penjawi Salatiga, Ajarkan Anak Berbahasa Inggris Secara Aktif

Kampung Inggris di Joglo Ki Penjawi Salatiga, Ajarkan Anak Berbahasa Inggris Secara Aktif

Para siswa di kampung inggris saat belajar bersama di Joglo Ki Penjawi (Poto dok ist)
Para siswa di kampung inggris saat belajar bersama di Joglo Ki Penjawi (Poto dok ist)
featured-img

Bahasa Inggris adalah bahasa internasional di era globalisasi saat ini. Bahasa Inggris penting untuk dipelajari karena digunakan sebagai alat komunikasi internasional.

Sebagai bahasa pengantar internasional, Bahasa Inggris hendaklah diajarkan kepada anak-anak sedini mungkin, agar mereka mampu bersaing di era globalisasi seperti saat ini.

Melihat peluang itu, Owner Resto Joglo Ki Penjawi, Gunawan Herdiwanto, membuka kelas bahasa Inggris untuk anak-anak di Kota Salatiga dan sekitarnya. Iwan mengungkapkan, gagasan itu muncul karena melihat tempat miliknya bisa dibuat bukan sekedar resto.

“Selain untuk resto, saya berfikiran untuk pendidikan. Karena pendidikan kedepan itu pasti orang membutuhkan. Apalagi bahasa inggris, ya kan,”kata pria yang akrab disapa Iwan saat ditemui rasikafm.com, Restonya yang berada di Jalan Ki Penjawi No.14, Sidorejo Lor, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, belum lama ini.

Dengan penyajian konsep ‘bermain sambil belajar’ ditempat Joglo Ki Penjawi ini ternyata baik anak maupun orang tuanya lebih tertarik.

“Konsep kita tidak monoton diruang kelas dan berhadapan dengan guru saja. Ibaratnya kita sambil playing en gerening, belajar sambil bermain,”ungkap Iwan.

Apalagi di waktu pukul 13.00 wib sampai 17.00 wib, cenderung resto ini tidak ramai. Maka saya berani membuka kelas ini.”Untuk jam belajarnya sepulang dari sekolah yakni siang hingga sore. Bahkan ada orang tua yang mengatakan kenapa tidak buat TK dan alhamdulillah tahun ajaran ini sudah terealisasi dan memiliki 5 murid,”jelas Iwan.

Ditambahkan Iwan, dengan diterapkan metode tersebut bertujuan dapat meningkatkan minat dan semangat mereka dalam pelajaran Bahasa Inggris.

“Pengajaran dengan metode ini dapat meningkatkan kemampuan serta semangat siswa,”terang Iwan.

Sementara itu, Dick Erik selaku pengajar sekaligus penggagas mengatakan bahwa konsep TC Salatiga itu lebih kearah bermain. Jadi konsep kita tidak teks book, kita tidak mengerjakan soal, tidak mengerjakan ekser says. Tetapi metodenya dibuat menyenangkan anak anak.

“Mereka dibuat lepas untuk mengerjakan bahasa inggris nya dan lebih fokus di speakingnya. Mulai dari umur tiga tahun sampai kuliah ada disini semua. Jadi memang kita stimulus buat speakingnya,”kata Erik.

Untuk saat ini jumlahnya ada diatas 60 siswa dari beberapa kelas dimulai dari pukul 01.00 wib siang hingga pukul 07.00 wib malam. Selain itu kita juga mempunyai kelas online nusantara, dari Sabang sampai Merauke ada disini semua.

“Dari anaknya ada dari Salatiga maupun luar Salatiga dan paling jauh ada dari Cepogo Boyolali,”ungkap Erik.

Erik menambahkan, saat dikelas semua murid dalam percakapan ful menggunakan bahasa inggris. Jadi kita menciptakan kampung inggris mini.

“Untuk materi pelajaranya, kita mempunyai beberapa metode yang pertama seginner atau level pertama dan kita kasih waktu empat bulan untuk beradaptasi mengejar teman temanya dalam bahasa inggris. Dan ada beberapa tahap metode pembelajaran setingkat diatasnya,”pungkas Erik.

Dari pantauan wartawan kampung inggris mini ini diawali pada tahun 2018 lalu. Untuk metode pembelajaran yang diterapkan, yakni offline class dan online class dengan berbagai pilihan program dari pemula hingga mahir yang terdiri dari kelas pemula, grammar, speaking hingga TOEFL preparation.

BACA JUGA :

Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Jalin Kerjasama dengan BKBH FH USM Rutan Salatiga Perluas Akses Bantuan Hukum dan Keadilan
Jalin Kerjasama dengan BKBH FH USM Rutan Salatiga Perluas Akses Bantuan Hukum dan Keadilan
Program Inpres Jalan Daerah (IJD) dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah melalui peningkatan konektivitas antarwilayah. Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan hal itu saat peresmian bantuan IJD di Pendopo Kabupaten Pati, Selasa (23/6/2026), dengan menegaskan bahwa pembangunan jalan menuju kawasan wisata, desa wisata, serta sentra ekonomi akan menjadi prioritas untuk memperluas akses, memperlancar distribusi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat
IJD Jadi Penggerak Ekonomi Baru, Jateng Prioritaskan Jalan ke Kawasan Wisata

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Wali Kota Salatiga dr. Robby Hernawan menerima audiensi peserta Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Tingkat III di ruang kerjanya untuk membahas delapan aksi perubahan yang dirancang sebagai inovasi...
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Kelangkaan pasokan daging sapi terjadi di Kota Salatiga pada Juni 2026 akibat menurunnya populasi sapi potong yang siap dipasarkan. Dinas Pangan dan Pertanian Kota Salatiga mencatat kebutuhan sekitar 15...
Jalin Kerjasama dengan BKBH FH USM Rutan Salatiga Perluas Akses Bantuan Hukum dan Keadilan
Jalin Kerjasama dengan BKBH FH USM Rutan Salatiga Perluas Akses Bantuan Hukum dan Keadilan
Rutan Kelas II B Salatiga resmi menjalin kerja sama dengan Badan Bimbingan Konsultasi dan Bantuan Hukum (BKBH) Fakultas Hukum Universitas Semarang (FH USM) di Salatiga untuk memperluas akses layanan bantuan...
Subsidi Motor Listrik Rp5 Juta Segera Terbit, Makin Menarik Dibanding Motor BBM
Subsidi Motor Listrik Rp5 Juta Segera Terbit, Makin Menarik Dibanding Motor BBM?
Pemerintah memastikan skema insentif Rp5 juta untuk pembelian motor listrik semakin dekat diterapkan setelah Kementerian Perindustrian dan Kementerian Keuangan menyelesaikan koordinasi aturan, dengan Peraturan...
Program Inpres Jalan Daerah (IJD) dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah melalui peningkatan konektivitas antarwilayah. Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan hal itu saat peresmian bantuan IJD di Pendopo Kabupaten Pati, Selasa (23/6/2026), dengan menegaskan bahwa pembangunan jalan menuju kawasan wisata, desa wisata, serta sentra ekonomi akan menjadi prioritas untuk memperluas akses, memperlancar distribusi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat
IJD Jadi Penggerak Ekonomi Baru, Jateng Prioritaskan Jalan ke Kawasan Wisata
Program Inpres Jalan Daerah (IJD) dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah melalui peningkatan konektivitas antarwilayah. Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan hal itu saat peresmian bantuan...
Muat Lebih

POPULER

Sebanyak 70 pedagang daging sapi di Pasar Raya Salatiga menghentikan aktivitas jual beli selama lima hari, 22–26 Juni 2026, akibat kelangkaan pasokan sapi yang memicu kenaikan harga daging hingga Rp140.000 per kilogram. Pedagang mengaku penjualan menurun karena konsumen beralih ke bahan pangan lain, sehingga mereka meminta pemerintah turun tangan untuk menstabilkan harga dan menjaga keberlangsungan usaha.
Puluhan Pedagang Daging Sapi di Pasar Raya Kota Salatiga Sepakat Tidak Berjualan
Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia
Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Dinas Sosial akan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) DBHCHT 2026 kepada 2.393 warga di 92 desa dan kelurahan mulai Juni 2026. Bantuan diberikan kepada buruh tani tembakau, buruh dan petani cengkih, serta warga kurang mampu untuk mendukung kesejahteraan dan produktivitas mereka.
2.393 Buruh dan Petani Tembakau di Kabupaten Semarang Terima BLT DBHCHT Rp600 Ribu