URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kasus Penemuan Jasad Bayi Di Ngaliyan, Polisi Amankan Dua Orang

Kasus Penemuan Jasad Bayi Di Ngaliyan, Polisi Amankan Dua Orang

Kasus Penemuan Jasad Bayi Di Ngaliyan, Polisi Amankan Dua Orang

featured-img

Sementara sebelum penemuan jasad bayi itu, terdapat dua orang wanita yang mendatangi rumah Rizky warga sekitar dengan alasan untuk meminjam kamar mandi.

Setelah kedua wanita itu selesai dan pergi meninggalkan kamar mandi, Rizky yang saat itu sendirian melihat ada darah berceceran yang kebetulan setelah dipakai oleh para wanita itu.

“Waktu itu saya cuma mikir satu diantara dua wanita itu sedang menstruasi, karena banyak darah di kamar mandi. Mereka izin pinjam kamar mandi sekitar pukul 09.00 WIB,” katanya, Sabtu (2/10/2021) malam.

Tanpa pikir panjang ia langsung membersihkan darah yang berceceran di kamar mandi rumahnya. Namun, saat berpamitan, kata dia, salah satu perempuan itu wajahnya terlihat pucat.

Setelah beres membersihkan darah, ia langsung pergi menuju ke Purwodadi. Namun, saat ditengah jalan ia terkejut saat ditelpon oleh keluarga terkait penemuan jenazah bayi di belakang kamar mandinya.

“Ya sangat terkejut, maka dari itu saya langsung pulang, ternyata benar warga menemukan jenazah bayi,” paparnya.

Sementara itu, Partinah, ibu dari Rizki, sempat didatangi seorang perempuan ketika ia pulang ke rumah. Ketika didatangi, ia kaget lantaran tiba-tiba diberi bungkusan nasi ayam sebagai ucapan terima kasih telah meminjami kamar mandi.

“Saat saya pulang, Rizki sudah tidak di rumah. Saya juga tidak paham mendadak ada seorang wanita datang dan memberi bungkusan nasi ayam. Ia bilang terima kasih karena sudah dipinjamkan kamar mandi,” jelasnya.

Partinah menjelaskan, saat itu wanita tersebut memakai seragam dan mengatakan pernah meminjam kamar mandi di rumahnya.

“Setelah itu ia pamitan dan pergi, saat itu sekitar pukul 13.00 WIB. Saya juga tidak tahu dia siapa,” pungkasnya.

Bak mendengar suara bom di sore hari, Partinah pun sangat kaget, kala warga menemukan jenazah bayi di belakang kamar mandi rumahnya.

“Kaget sekali, apa ada hubungannya dengan wanita yang datang ke rumah. Bingung saya karena saya tidak di rumah saat pagi,” imbuhnya.

Saat ini jenazah bayi itu sudah dibawa ke RSUP Kariadi untuk dilakjkan proses pemeriksaan lebih lanjut.

Pages ( 2 of 2 ): « Sebelum1 2
Panas Sebentar, Aksi Demo di Gedung DPRD Salatiga Mahasiswa-Polisi Saling Dorong
Panas Sebentar, Aksi Demo di Gedung DPRD Salatiga Mahasiswa-Polisi Saling Dorong
Jalan Rusak Wringinputih Segera Dibeton, Perusahaan Tanggung Biaya Perbaikan
Jalan Rusak Wringinputih Segera Dibeton, Perusahaan Tanggung Biaya Perbaikan
Sebanyak 12 gunungan hasil bumi dikirab warga RW 04 Kelurahan Tegalrejo, Kota Salatiga, dalam tradisi Grebeg Malam 1 Sura menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H. Kegiatan yang digelar sebagai wujud syukur kepada Tuhan ini diisi doa bersama dan kirab gunungan yang melambangkan harapan akan kesehatan, keberkahan, kelimpahan rezeki, serta kerukunan bagi masyarakat.
Arak Gunungan, Warga Tegalrejo Salatiga Berharap dapat Berkah
DPRD Kabupaten Semarang menindaklanjuti keluhan warga Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, terkait kerusakan jalan akibat aktivitas truk pengangkut material tambang galian C. Setelah inspeksi lapangan pada 16 Juni 2026, DPRD menemukan kerusakan cukup parah serta pelanggaran operasional truk, dan meminta perusahaan segera memperbaiki jalan atau berisiko menghadapi rekomendasi peninjauan ulang izin.
Jalan Desa Tlompakan Tuntang Rusak Dihajar Truk Tambang, DPRD Ultimatum Perusahaan

BACA JUGA :

Panas Sebentar, Aksi Demo di Gedung DPRD Salatiga Mahasiswa-Polisi Saling Dorong
Panas Sebentar, Aksi Demo di Gedung DPRD Salatiga Mahasiswa-Polisi Saling Dorong
Jalan Rusak Wringinputih Segera Dibeton, Perusahaan Tanggung Biaya Perbaikan
Jalan Rusak Wringinputih Segera Dibeton, Perusahaan Tanggung Biaya Perbaikan
Sebanyak 12 gunungan hasil bumi dikirab warga RW 04 Kelurahan Tegalrejo, Kota Salatiga, dalam tradisi Grebeg Malam 1 Sura menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H. Kegiatan yang digelar sebagai wujud syukur kepada Tuhan ini diisi doa bersama dan kirab gunungan yang melambangkan harapan akan kesehatan, keberkahan, kelimpahan rezeki, serta kerukunan bagi masyarakat.
Arak Gunungan, Warga Tegalrejo Salatiga Berharap dapat Berkah
DPRD Kabupaten Semarang menindaklanjuti keluhan warga Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, terkait kerusakan jalan akibat aktivitas truk pengangkut material tambang galian C. Setelah inspeksi lapangan pada 16 Juni 2026, DPRD menemukan kerusakan cukup parah serta pelanggaran operasional truk, dan meminta perusahaan segera memperbaiki jalan atau berisiko menghadapi rekomendasi peninjauan ulang izin.
Jalan Desa Tlompakan Tuntang Rusak Dihajar Truk Tambang, DPRD Ultimatum Perusahaan
Sebanyak 11.800 peserta dari sekolah, madrasah, pondok pesantren, dan organisasi masyarakat memeriahkan Pawai Taaruf Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Kota Salatiga, Selasa (16/6/2026). Kegiatan yang disambut Wali Kota Salatiga Robby Hernawan ini digelar untuk memperkuat syiar Islam, kebersamaan, dan toleransi melalui pawai dengan beragam atribut, kendaraan hias, serta penampilan seni Islami yang menyedot antusiasme warga.
Ribuan Peserta Meriahkan Pawai Taaruf Tahun Baru Islam di Salatiga
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menambah pasokan LPG 3 kilogram sebanyak 1.339.560 tabung di Jawa Tengah dan DIY pada 16 Juni 2026 untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan selama libur Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Penyaluran tambahan melalui skema fakultatif ini dilakukan guna menjaga ketersediaan stok dan memastikan masyarakat tetap mudah memperoleh LPG selama masa libur nasional.
Takut Langka Saat Libur? Pertamina Siapkan Tambahan 1,3 Juta Tabung LPG 3 Kg

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11.000 per Kg, Pinsar Sebut Overproduksi dan Dominasi Middleman Jadi Penyebab