KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Kasus Penemuan Jasad Bayi Di Ngaliyan, Polisi Amankan Dua Orang

Kasus Penemuan Jasad Bayi Di Ngaliyan, Polisi Amankan Dua Orang

Kasus Penemuan Jasad Bayi Di Ngaliyan, Polisi Amankan Dua Orang

Sementara sebelum penemuan jasad bayi itu, terdapat dua orang wanita yang mendatangi rumah Rizky warga sekitar dengan alasan untuk meminjam kamar mandi.

Setelah kedua wanita itu selesai dan pergi meninggalkan kamar mandi, Rizky yang saat itu sendirian melihat ada darah berceceran yang kebetulan setelah dipakai oleh para wanita itu.

“Waktu itu saya cuma mikir satu diantara dua wanita itu sedang menstruasi, karena banyak darah di kamar mandi. Mereka izin pinjam kamar mandi sekitar pukul 09.00 WIB,” katanya, Sabtu (2/10/2021) malam.

Tanpa pikir panjang ia langsung membersihkan darah yang berceceran di kamar mandi rumahnya. Namun, saat berpamitan, kata dia, salah satu perempuan itu wajahnya terlihat pucat.

Setelah beres membersihkan darah, ia langsung pergi menuju ke Purwodadi. Namun, saat ditengah jalan ia terkejut saat ditelpon oleh keluarga terkait penemuan jenazah bayi di belakang kamar mandinya.

“Ya sangat terkejut, maka dari itu saya langsung pulang, ternyata benar warga menemukan jenazah bayi,” paparnya.

Sementara itu, Partinah, ibu dari Rizki, sempat didatangi seorang perempuan ketika ia pulang ke rumah. Ketika didatangi, ia kaget lantaran tiba-tiba diberi bungkusan nasi ayam sebagai ucapan terima kasih telah meminjami kamar mandi.

“Saat saya pulang, Rizki sudah tidak di rumah. Saya juga tidak paham mendadak ada seorang wanita datang dan memberi bungkusan nasi ayam. Ia bilang terima kasih karena sudah dipinjamkan kamar mandi,” jelasnya.

Partinah menjelaskan, saat itu wanita tersebut memakai seragam dan mengatakan pernah meminjam kamar mandi di rumahnya.

“Setelah itu ia pamitan dan pergi, saat itu sekitar pukul 13.00 WIB. Saya juga tidak tahu dia siapa,” pungkasnya.

Bak mendengar suara bom di sore hari, Partinah pun sangat kaget, kala warga menemukan jenazah bayi di belakang kamar mandi rumahnya.

“Kaget sekali, apa ada hubungannya dengan wanita yang datang ke rumah. Bingung saya karena saya tidak di rumah saat pagi,” imbuhnya.

Saat ini jenazah bayi itu sudah dibawa ke RSUP Kariadi untuk dilakjkan proses pemeriksaan lebih lanjut.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
[pekok2]