URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Ratusan mahasiswa UKSW asal Papua yang mengalami keterlambatan beasiswa dan kehabisan bekal menerima bantuan sembako serta bahan makanan dari Pemkot Salatiga dan Kodim 0714 Salatiga. Dandim menyampaikan keprihatinannya atas kondisi mahasiswa dan berpesan agar tetap semangat dalam belajar.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kehabisan Bekal, Sejumlah Mahasiswa Asal Papua Curhat Kepada Dandim

Kehabisan Bekal, Sejumlah Mahasiswa Asal Papua Curhat Kepada Dandim

Kehabisan Bekal, Sejumlah Mahasiswa Asal Papua Curhat Kepada Dandim

featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Ratusan mahasiswa UKSW asal Papua yang kehabisan bekal dan kelaparan karena keterlambatan kiriman, akhirnya ‘kebanjiran’ bantuan.

Bantuan sembako dan bahan makanan datang mulai Selasa (7/2/2023) malam hingga Rabu (8/2/2023).[custom-related-posts title=”Kabar Terkait:” none_text=”None found” order_by=”title” order=”ASC”]

Setelah Pemkot Salatiga menggelontorkan bantuan, Kodim 0714 Salatiga ikut berpartisipasi.

Penyaluran bantuan melalui pengurus Himpunan Mahasiswa Pelajar Papua Barat (HIMPAR) di Salatiga.

Mitra Kodim Salatiga, menyebutkan Komandan Kodim 0714 Salatiga Letkol Ade Pribadi menerima kunjungan silaturahmi mahasiswa UKSW asal Pegunungan Bintang.

Sejumlah mahasiswa Papua bersama ketua dan pengurus Himppar diruang Transit Kodim 0714/Salatiga Jalan Diponegoro No 35 Salatiga.

Dalam kunjungan tersebut Dandim di dampingi oleh Kasdim 0714/Salatiga Mayor Inf. Hermanus, Pasi Intel, Pasiter serta Pasi Pers Kodim 0714/Salatiga.

Kedatangan sejumlah mahasiswa tersebut selain bersilaturahmi juga menyampaikan kepada Dandim tentang permasalahan yang mereka hadapi saat ini.

Ketua HIMPPAR Evan Ramanday menyampaikan, adanya keterlambatan pengiriman beasiswa sehingga menyebabkan mereka tidak bisa memenuhi kebutuhan hidup saat ini.

Kedatangan sejumlah Mahasiswa Papua tersebut selain bersilaturahmi juga menyampaikan kepada Dandim tentang permasalahan yang mereka hadapi saat ini.

“Ini memang menjadi perhatian umum sebetulnya tidak hanya dari pegunungan bintang saja yang mengalami keterlambatan anak mahasiswa” terang Evan.

“Dari tempat lainya juga sama” sambung Evan.

“Karena adanya keterlambatan pengiriman beasiswa sehingga menyebabkan mereka tidak bisa memenuhi kebutuhan hidup saat ini” pungkas Evan.

Kehabisan Bekal

Dandim mengatakan bahwa ia merasa prihatin terhadap kondisi  mahasiswa tersebut saat menerima para mahasiswa Papua.

“Jangan turun moril dengan keterlambatan pengiriman beasiswa ini” terang Dandim.

“Tetep semangat dalam belajar, kami juga sudah komunikasi dengan pemerintah sana” sambung Dandim.

“Saat ini pegunungan bintang sedang dalam masa peralihan administrasi pemerintahan, perlu ketelitian dan kejelian, makanya sedikit agak terlambat” Pungkas Dandim.

Dandim berpesan untuk pengurus anak anak mahasiswa Papua supaya tetap semangat dan bersabar, mudah mudahan pemerintah sesegera mungkin menyelesaikannya.

“Bantuan ini memang tidak banyak, mungkin untuk beberapa hari, Kalau ada apa apa tolong sampaikan kepada abang-abang(anggota TNI)”terang Letkol Ade.

“Cepat lapor kepada saya nanti akan cepat kami komunikasikan”tegas Letkol Ade.

Perwakilan Mahasiswa Papua, Wandi Kalela mengucapkan banyak terimakasih atas kepedulian dan bantuan dari Komandan Kodim 0714/Salatiga.

“Puji Tuhan atas bantuan yang diberikan kepada kami, tadinya kami berpikiran bantuan hanya kami dapatkan dari Pemkot Salatiga” ucap Wandi.

“Tidak menyangka Bapak Dandim jugu ikut peduli serta memberikan bantuan kepada kaminsekali lagi kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya”pungkasnya.

 

BACA JUGA :

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengikuti rute 5K Rupiah Borobudur Playon 2026 di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Minggu (5/7/2026), sambil mendorong kursi roda putranya. Ajang yang diikuti sekitar 4.000 pelari ini digelar Bank Indonesia Jawa Tengah untuk mengedukasi cinta rupiah, menggerakkan UMKM, memperkuat sport tourism, serta menyalurkan sekitar Rp600 juta dana pendaftaran kepada 10 desa.
Sambil Dorong Kursi Roda Sang Anak, Ahmad Luthfi Ramaikan Rupiah Borobudur Playon 2026
Pemerintah Kabupaten Semarang melalui BKUD akan mengoptimalkan pajak parkir toko modern dan ritel setelah pembayaran pengelola dinilai belum sesuai perhitungan volume kendaraan. Kepala BKUD Rudibdo menyampaikan strategi tersebut di Ungaran, Kamis (2/7/2026), melalui sosialisasi kepada pengelola agar fasilitas parkir gratis tetap memenuhi kewajiban pajak sesuai regulasi dan meningkatkan pendapatan asli daerah.
Penerimaan Parkir Toko Modern di Kabupaten Semarang Tak Optimal, Ini Strategi BKUD Kejar Potensi Pajak Parkir
Puluhan remaja Pecinta dan Pelestari Alam Tengaran menebar 1.900 bibit ikan di aliran Sungai Serang, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Minggu (5/7/2026). Aksi yang digagas Ketua RW 02 Dukuh Krajan, Sowam Ahmadi, menggunakan donasi warga untuk memulihkan ekosistem pascapencemaran limbah sekaligus mengedukasi generasi muda agar menjaga kelestarian sungai.
Jaga Kelestarian Alam, Remaja di Tengaran Tebar Ribuan Bibit Ikan di Sungai Serang
Sebanyak 4.000 pelari mengikuti Rupiah Borobudur Playon 2026 di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Minggu (5/7/2026). Bank Indonesia Jawa Tengah bersama pemerintah daerah menggelar lomba 5K dan 10K untuk menggerakkan sport tourism, UMKM, edukasi rupiah, serta pengendalian inflasi, sekaligus menyalurkan lebih dari Rp600 juta dana pendaftaran bagi pengelolaan sampah di 10 desa sekitar Borobudur.
Semangat Sport Tourism, Ribuan Pelari Ramaikan Rupiah Borobudur Playon 2026
M. Iksan (55), warga Pungkursari, Kota Salatiga, merakit Yamaha Vixion 155 cc menjadi Jeep Willys mini berwarna hijau army selama tiga bulan dengan biaya sekitar Rp30 juta. Ia memadukan mesin motor, persneling serta kaki-kaki Daihatsu Zebra, lalu membentuk bodi dari rangka besi dan pelat agar kendaraan dapat digunakan melintasi jalan kota hingga tanjakan Bandungan.
Kreatif! Tukang Cat di Salatiga ini Sulap Motor Yamaha Vixion jadi Jeep Willys Mini
LAZIS Jateng Cabang Salatiga bekerja sama dengan Resta Pendopo KM 456 menggelar Khitan Ceria 2026 bagi 30 anak yatim, piatu, dan dhuafa di Baok, Ujung-Ujung, Pabelan, Kabupaten Semarang, Kamis (2/7/2026). Program tahun ketiga ini memberikan layanan sosial sekaligus mengajak peserta yang memasuki masa baligh meningkatkan ketaatan beribadah dan membiasakan salat lima waktu.
Puluhan Anak ikuti Khitan Ceria 2026 di Resta Pendopo KM 456

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menangkap seorang pelatih taekwondo berinisial R (52) atas dugaan pencabulan terhadap muridnya yang masih berusia 13 tahun di sebuah tempat latihan di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Peristiwa yang terjadi pada 30 Maret 2026 itu dilaporkan keluarga korban ke polisi hingga berujung penangkapan tersangka pada Selasa (30/6/2026). Polisi menjerat tersangka dengan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara yang dapat diperberat karena adanya relasi kuasa.
Aksi Bejat Pelatih Taekwondo di Ambarawa: Cabuli Muridnya Lalu Beri Uang Tutup Mulut
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Pengelola Warung Soemantri, Gani Nur Rahman, memprotes penutupan akses utama menuju lokasi usahanya di Jalan dr. O. Notohamidjojo, Blotongan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, yang terjadi akibat pemasangan pagar oleh pihak lain. Kondisi tersebut dinilai menghambat pembangunan, menyulitkan pengunjung, serta berdampak pada rencana pengembangan warung sebagai ruang kreatif, edukasi, dan kawasan konservasi.
Pengelola Warung Soemantri Protes, Akses Pintu Masuk Ditutup Pagar