URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Mahmoud Ahmad Darojad (16), siswa kelas XI SMK Negeri H. Moenadi Ungaran dan atlet dari Great Warrior Karate Dojo Ungaran, meraih prestasi gemilang dalam cabang olahraga karate dengan memenangkan medali emas di Kejuaraan Karate Tingkat Provinsi yang digelar di GOR Satria Purwokerto, Kabupaten Banyumas, pada 27 Februari 2025.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Keren! Mahmoud Ahmad Darojad Atlet Karate Asal Ungaran Raih Medali Emas Kejurprov Forki Jateng 2025

Keren! Mahmoud Ahmad Darojad Atlet Karate Asal Ungaran Raih Medali Emas Kejurprov Forki Jateng 2025

Keren! Mahmoud Ahmad Darojad Atlet Karate Asal Ungaran Raih Medali Emas Kejurprov Forki Jateng 2025

featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Mahmoud Ahmad Darojad (16), siswa kelas XI SMK Negeri H. Moenadi Ungaran, Kabupaten Semarang yang juga atlet dari Great Warrior Karate Dojo Ungaran, diawal tahun 2025 ini kembali menorehkan prestasi gemilang dalam cabang olahraga Karate.

Di bulan Februari ini saja dua medali emas sudah diraih. Setelah meraih medali emas pada kejuaraan POPDA Tingkat Kabupaten Semarang 19 Februari 2025, kali ini di Kejuaraan Karate Tingkat Provinsi di GOR Satria Purwokerto, Kabupaten Banyumas yang digelar 27 Februari 2025, anak kedua dari pasangan Suyatno dan Sri Lanjar Padmi ini berhasil meraih Medali Emas kelas kumita +76 kg putra. Kejuaraan ini diikuti oleh 831 atlet karate terbaik dari seluruh Jawa Tengah.

Mahmoud saat di temui mengaku, merasa bersyukur dan bangga karena berhasil memperoleh Medali Emas. Melalui keberhasilan yang baru diraihnya ini, Mahmoud berharap kedepannya dapat kembali menorehkan prestasi serta menyumbangkan lebih banyak medali.

“Dengan perolehan medali emas di Kejurprov ini, harapan saya bisa menorehkan prestasi yang lebih baik lagi, dan semoga bisa meraih medali lebih banyak lagi kedepannya,” tuturnya.

Sementara itu, Sri Lanjar Patmi, mangaku sangat senang mendapat kabar anaknya meraih medali emas. Ia tak henti hentinya mengucap syukur atas kabar baik tersebut.

“Alhamdulillah dapat medali emas, itu semua berkat dukungan dan doa dari teman teman terutama senpai yang tak pernah lelah terus melatih,” ucapnya.

Terpisah, Anggoro Kriswanto, pelatih sekaligus owner Great Warrior Club turut mengucapkan selamat atas prestasi gemilang yang diraih oleh anak didiknya. Ia berharap bahwa prestasi ini akan semakin memotivasi dan menginspirasi atlet lainnya untuk terus berlatih dan berprestasi lebih baik lagi.

Sebagai informasi, kejuaraan karate tingkat Provinsi yang dibuka oleh Ketua Umum Forki Jateng, Bambang Raya Saputra ini diikuti oleh 831 atlet karate dari 31 Pengcab Forki Kabupaten/Kota dan 5 perguruan yang ada di Jawa Tengah. Kejuaraan ini menjadi tolok ukur pembinaan dan peningkatan prestasi, sekaligus bagian dari persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII 2026 di Semarang Raya. Selain itu, Kejurprov ini juga menjadi ajang seleksi sebelum persiapan kejuaraan nasional di Riau pada April 2025. (ben)

BACA JUGA :

Maximiliano Tristan Pranaja, siswa SD Negeri Banyubiru 1 Kabupaten Semarang, meraih dua medali emas dan juara umum renang O2SN SD Tingkat Jawa Tengah 2026 di Kolam Renang Jatidiri, Kota Semarang, Rabu (1/7/2026). Tristan menjadi terbaik pada nomor 50 meter gaya kupu-kupu dan gaya dada setelah pulih dari cedera fraktur, sehingga berhak mewakili Jawa Tengah pada O2SN SD Tingkat Nasional di Jakarta pada Agustus mendatang.
Raih Dua Emas O2SN Jateng, Atlet Renang Kabupaten Semarang Melaju ke Tingkat Nasional
Sebanyak 2.935 atlet taekwondo dari enam provinsi mengikuti Gubernur Jateng Cup Taekwondo Open Tournament 2026 di GOR Jatidiri Semarang yang resmi dibuka Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Sabtu (27/6). Kejuaraan ini menjadi bagian dari upaya Pemprov Jawa Tengah memperkuat pembinaan olahraga sejak usia dini guna mencetak atlet berprestasi dan berdaya saing di tingkat internasional.
GOR Jatidiri Dipenuhi Ribuan Atlet, Gubernur Jateng Cup Taekwondo 2026 Berlangsung Meriah
Sedikitnya 400 atlet dari berbagai kelompok usia mengikuti Kejuaraan Kota (Kejurkot) Bulutangkis Kota Salatiga di GOR SMUKI Salatiga yang berlangsung selama lima hari. Kejuaraan yang digelar PBSI Kota Salatiga ini mempertandingkan 21 nomor sebagai upaya pembinaan, penjaringan atlet potensial, serta mendukung lahirnya prestasi bulutangkis hingga tingkat nasional dan internasional.
Ratusan Atlet Ramaikan Kejurkot Bulutangkis Salatiga, Danang sebut Ajang cari Bibit
295 Pesepakbola dari Jawa Tengah ikuti Seleksi Soekarno Cup 2026
295 Pesepakbola dari Jawa Tengah ikuti Seleksi Soekarno Cup 2026
Sebanyak 948 atlet muda dari 35 kabupaten/kota mengikuti Kejuaraan Junior Panahan 2026 tingkat Jawa Tengah di Lapangan GOR Pandanaran Wujil, Bergas, Kabupaten Semarang, Rabu (20/5/2026). Kompetisi ini menjadi ajang seleksi menuju kejuaraan nasional sekaligus wadah pembinaan atlet muda, termasuk Muhammad Althaf Putranto yang sukses menjadi juara di kelas Standar Nasional U15 setelah menjalani latihan rutin selama 2,5 tahun terakhir.
Bidik Prestasi dari Wujil, 948 Atlet Ramaikan Kejurprov Junior Panahan Jateng
KONI Salatiga memberi peringatan kepada atlet yang tidak disiplin mengikuti tes parameter persiapan Porprov di sekretariat KONI Salatiga, Sabtu (9/5/2026). Dari 320 atlet proyeksi kontingen, sebanyak 84 atlet absen dan terancam dicoret apabila tidak mengikuti tes susulan sebagai bagian evaluasi pembentukan tim terbaik.
Puluhan Atlet Absen saat Tes, Ketua KONI Salatiga Ancam Coret dari Kontingen Porprov

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan program sekolah, guru, dan siswa baru sekaligus menegaskan komitmen membangun sekolah modern berbasis sains, teknologi, riset, serta nilai-nilai Al-Qur'an dan Al-Hadits untuk menyiapkan lulusan berdaya saing global.
42 Siswa Baru SMA Sainstek Salatiga ikuti Awalussanah, Penyajian Materi disampaikan dalam Dua Bahasa
Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting