URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kader Partai Gerindra di Jawa Tengah diberi dorongan untuk tetap optimis dalam menghadapi Pemilu 2024 meski saat ini PDI Perjuangan memegang kendali di wilayah tersebut. Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah, Sudaryono, menekankan pentingnya konsolidasi partai yang melibatkan ribuan kader dari berbagai daerah.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ketua DPD Gerindra Jateng Meminta Kader Tidak Boleh Gentar Hadapi Pemilu 2024

Ketua DPD Gerindra Jateng Meminta Kader Tidak Boleh Gentar Hadapi Pemilu 2024

Ketua DPD Gerindra Jateng Meminta Kader Tidak Boleh Gentar Hadapi Pemilu 2024

Kader Partai Gerindra di Jawa Tengah diberi dorongan untuk tetap optimis dalam menghadapi Pemilu 2024 meski saat ini PDI Perjuangan memegang kendali di wilayah tersebut. Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah, Sudaryono, menekankan pentingnya konsolidasi partai yang melibatkan ribuan kader dari berbagai daerah. Dengan Prabowo Subianto yang populer dan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden, serta kehadiran sejumlah caleg partai koalisi, semua kader diminta untuk terus bekerja keras dalam sosialisasi dan kampanye
Foto dok IST
Ketua DPD Gerindra Jateng, Sudaryono didampingi ketua DPC Gerindra Salatiga Yuliyanto saat diwawancarai media soal kondsolidasi partai
featured-img

RASIKAFM. COM | SALATIGA – Kader Partai Gerindra diminta tak gentar meski saat ini Jawa Tengah dikuasai oleh PDI Perjuangan. Pemilu 2024 dianggap menjadi momentum kemenangan partai berlambang burung garuda tersebut.

Dalam siaran persnya, Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah Sudaryono mengatakan konsolidasi dilaksanakan secara maraton untuk memanaskan mesin partai. “Saya dua minggu menjabat ketua DPD Jateng, sudang berkeliling di 18 kota/kabupaten, bertemu jajaran pengurus hingga tingkat ranting. Semua sepakat memenangkan Prabowo-Gibran dan Partai Gerindra,” jelasnya, di Gedung Korpri Kota Salatiga, Selasa (7/11/2023).

Menurut Sudaryono, konsolidasi yang menghadirkan 1.000 kader tersebut berasal dari Kota Salatiga, Kabupaten Semarang dan Magelang. “Mereka mendapat tugas memenangkan hari rakyat dengan program yang menjawab kebutuhan, apalagi saat ini Gerindra memiliki keuntungan,” ujarnya.

Keuntungan tersebut saat ini Prabowo Subianto merupakan calon presiden yang paling populer, calon wakil presidennya adalah Gibran Rakabuming Raka, dan anggota partai koalisinya paling banyak, sehingga semua calegnya menjadi juru kampanye.

“Pak Prabowo sudah pernah maju di pemilu, ini keuntungan tersendiri. Sementara mas Gibran, juga cukup populer bahkan jika tidak jadi calon wakil presiden, dia menjadi kandidat paling kuat di Pilgub Jateng, selain itu jumlah caleg dari partai koalisi cukup banyak,” papar Sudaryono.

Sudaryono menambahkan , meski memiliki sejumlah bonus politik, seluruh kader tetap harus bekerja keras. “Semua titik harus ada orangnya, sosialisasi dan kampanye harus jalan terus. Pasang bendera dan spanduk sosialisasi, kenalkan dengan sopan serta santun,” ujarnya.

Ketua DPC Gerindra Kota Salatiga Yuliyanto menyampaikan arahan dari Ketua DPD Gerinda Jawa Tengah Sudaryono menjadi motivasi dan energi bagi seluruh kader partai. “Istilahnya memang sekarang ini adalah Waktunya Pak Prabowo, dan kami siap memenangkan Prabowo-Gibran dengan mengawal di setiap TPS,” ungkapnya.

BACA JUGA :

SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan program sekolah, guru, dan siswa baru sekaligus menegaskan komitmen membangun sekolah modern berbasis sains, teknologi, riset, serta nilai-nilai Al-Qur'an dan Al-Hadits untuk menyiapkan lulusan berdaya saing global.
42 Siswa Baru SMA Sainstek Salatiga ikuti Awalussanah, Penyajian Materi disampaikan dalam Dua Bahasa
Anggota DPR RI Muh Haris bersama Anggota DPRD Jawa Tengah Ida Nurul Farida dan Anggota DPRD Kabupaten Semarang M. Jauhari Mahmud menyerahkan bantuan sembako serta uang tunai kepada korban kebakaran rumah di Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Bantuan diberikan sebagai bentuk kepedulian sekaligus dukungan agar keluarga korban segera pulih dan kembali beraktivitas.
Pasca Musibah, Tiga Anggota Dewan Berikan Bantuan Korban Kebakaran di Tengaran
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Bung Andre Resmi Daftar Bakal Calon Ketua DPC Partai Demokrat Kota Salatiga
Bung Andre Resmi Daftar Bakal Calon Ketua DPC Partai Demokrat Kota Salatiga
Rumpun bambu di belakang rumah warga di RT 03 RW 06, Kelurahan Tegalrejo, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Api diduga berasal dari pembakaran ban sepeda motor bekas di dekat lokasi, lalu berhasil dipadamkan oleh Damkar Kota Salatiga bersama aparat dan warga tanpa menimbulkan korban jiwa.
Aparat Bersatu Padu Padamkan Api yang Menghanguskan Pohon Bambu
Satreskrim Polres Salatiga menangkap buronan yang diduga menjadi otak sindikat pembobolan rekening bank swasta di Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan. Sindikat tersebut diduga menguras saldo nasabah hingga Rp750.747.508 dengan membeli data rekening secara daring, membuat KTP palsu, lalu mengganti kartu ATM korban di kantor cabang bank menggunakan identitas palsu.
Tersangka Pembobolan Rekening Bank Rp750 Juta Ditangkap, Pelaku akui Jualan dari Medsos

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

PT Mitra Anugerah Bumi Agung berkomitmen memperbaiki jalan rusak di Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, mulai 12 Juli 2026 setelah audiensi dengan warga dan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (3/7/2026). Warga juga menuntut pembatasan jam operasi, kelayakan armada, perbaikan drainase, dan rambu keselamatan. DPRD akan mendorong penghentian sementara tambang bila komitmen tidak direalisasikan.
DPRD Kabupaten Semarang Ultimatum Tambang Galian C di Tuntang: Taati Kesepakatan atau Operasional Ditutup!
Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting