KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Komisi C DPRD Kabupaten Semarang Minta Broker Perizinan Ditertibkan

Komisi C DPRD Kabupaten Semarang Minta Broker Perizinan Ditertibkan

Komisi C DPRD Kabupaten Semarang Minta Broker Perizinan Ditertibkan

Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Semarang Wisnu Wahyudi. (Foto/win)

UNGARAN – Komisi C DPRD Kabupaten Semarang meminta kepada pihak terkait untuk menertibkan broker perizinan yang meresahkan para pengusaha. Sebab, para broker itu dinilai bisa menghambat laju investasi di Bumi Serasi.

Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Semarang Wisnu Wahyudi saat ditemui pada Rabu (28/4/2021) menuturkan, dengan adanya kepemimpinan yang baru di Kabupaten Semarang diharapkan para pengusaha bisa dengan mudah menanamkan investasinya. Terlebih dalam visi misi pemerintahan yang baru dicantumkan bahwa Kabupaten Semarang pro investasi.

Dikatakan Wisnu jangan sampai adanya broker perizinan itu justru menjadi penghambat investasi dan juga menciptakan peluang terjadinya pungutan liar (pungli) kepada para pengusaha. Oleh sebab itu pihaknya meminta agar dinas terkait tidak mempersulit pengurusan perizinan. Di sisi lain, pengusaha juga harus tertib dengan melengkapi perizinan yang diperlukan. Jangan sampai ketika sebuah usaha sudah berjalan, masih ada perizinan yang belum lengkap.

Wisnu menambahkan, para penegak perda yang dalam hal ini Satpol PP juga diminta berlaku normatif. Jika memang ada sebuah usaha belum lengkap perizinannya, maka harus ditertibkan berdasarkan rekomendasi dinas terkait, sehingga tidak terkesan tebang pilih. (win)

Kabar Terkini

POPULER

Pemetaan Zona Kerentanan Gerakan Tanah (ZKGT) menjadi salah satu upaya memperkuat mitigasi bencana di Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga. Hal itu dibahas dalam Forum Konsultasi Publik di Hotel Aston Semarang, Senin (28/9/2026), untuk menyamakan pemahaman serta mendorong pemanfaatan data dalam perencanaan pembangunan dan kesiapsiagaan masyarakat.
Peta Zona Gerakan Tanah Kabupaten Semarang-Salatiga Dibahas, Mitigasi Jadi Perhatian
Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
[pekok2]