URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Murid kelas 3 SDN Duren 3 Tengaran Kabupaten Semarang terpaksa harus belajar di mushala sekolah karena atap ruang kelas yang mereka gunakan anjlok.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kuda-kuda Ruang Kelas Anjlok, Murid SDN Duren 3 Belajar di Mushala

Kuda-kuda Ruang Kelas Anjlok, Murid SDN Duren 3 Belajar di Mushala

Kuda-kuda Ruang Kelas Anjlok, Murid SDN Duren 3 Belajar di Mushala

featured-img

UNGARAN – Sejumlah murid SDN Duren 3 Tengaran, Kabupaten Semarang terpaksa harus mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) di mushala sekolah. Pasalnya, atap ruang kelas yang mereka gunakan anjlok akibat diguyur hujan deras.

Kepala SDN Duren 3 Salamah saat dikonfirmasi mengatakan rusaknya bagian kuda-kuda atap ruangan diketahui pada Sabtu (23/11/2021) pagi.

“Sebelumnya memang turun hujan deras, lalu diketahui bagian kuda-kuda ruang kelas patah,” jelas Salamah saat dikonfirmasi Sabtu (6/11/2021).

Dikatakan, bangunan yang mengalami kerusakan adalah ruangan kelas 5. Sehingga pihak sekolah segera mengambil tindakan agar tidak membahayakan saat pelaksanaan KBM.

“Mungkin karena faktor usia bangunan yang sudah tua sehingga bagian kuda-kudanya bisa patah. Kami segera mengantisipasi dengan menyangga menggunakan bambu dan ruang kelas kami kosongkan,” kata dia.

Untuk proses KBM, pihak sekolah terpaksa harus memindahkan sejumlah murid ke mushala karena keterbatasan tempat.

“Murid kelas 3 kami pindahkan ke mushala karena hanya 9 orang, sementara murid kelas 5 menggunakan ruang kelas 3 untuk belajar,” ungkapnya.

Salamah berharap segera ada tindak lanjut dari pemerintah daerah yang dalam hal ini adalah Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disdikbudpora) Kabupaten Semarang. Sebab diakuinya dengan keterbatasan ruang kelas ditambah kerusakan yang terjadi, proses KBM menjadi terganggu.

“Sebenarnya tahun 2019 sudah ada peninjauan tapi sampai sekarang belum ada realisasi. Semoga segera ada tindak lanjut, mengingat ruangan kami terbatas. Bahkan ruang guru saja digunakan untuk TK sebab belum memiliki gedung,” harapnya.

Sementara Kepala Disdikbudpora Kabupaten Semarang, Sukaton Purtomo mengatakan perbaikan beberapa sekolah telah diusulkan pada tahun 2022.

“Di tahun 2022 kami telah mengajukan usulan terkait perbaikan beberapa sekolah diantaranya yang terkena dampak gempa bumi Ambarawa dan beberapa sekolah yang rusak akibat bencana lainnya. Hal ini dilakukan agar sekolah dapat memenuhi kebutuhan ruang di tengah pembelajaran tatap muka,” urainya. (win)

BACA JUGA :

Polres Semarang memastikan laporan titik panas di kawasan hutan Watu Gajah, Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, bukan merupakan kebakaran hutan maupun lahan. Kasat Reskrim Polres Semarang Bodia Teja Lelana menjelaskan hasil verifikasi lapangan pada Jumat (1/8/2026) menunjukkan hotspot berasal dari bekas pembakaran rumput di lahan warga yang telah padam, sehingga kondisi dinyatakan aman dan terkendali.
Titik Panas di Pringapus Terekam Satelit NASA, Polres Semarang Temukan Bekas Pembakaran Rumput
Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Rumah Amin Akhirnya Layak Ditinggali, Gotong Royong TMMD Ubah Harapan Warga Desa Cukil
Rumah Amin Akhirnya Layak Ditinggali, Gotong Royong TMMD Ubah Harapan Warga Desa Cukil
Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Stand Gebyar Lelang Serentak Barang Rampasan dan Barang Sitaan Negara milik Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejaksaan Negeri Salatiga dipadati warga di Joglo 3 Kantor Kejari Salatiga, Rabu (29/7/2026), menjelang pelaksanaan lelang pada 11–14 Agustus 2026. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai tata cara mengikuti lelang melalui portal resmi sekaligus memperoleh informasi aset yang akan dilelang secara legal.
Sosialisasi Gebyar Lelang Barang Rampasan, Stand PAPBB Kejari Salatiga jadi Idola Calon Peserta Lelang
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Kota Salatiga resmi melakukan soft launching parkir elektronik di Jalan Monginsidi, Senin (27/7/2026), sebagai langkah mempercepat transformasi digital layanan publik. Program hasil kolaborasi dengan Bank Jateng ini menghadirkan sistem pembayaran retribusi parkir non-tunai untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Uji coba dimulai di dua ruas jalan sebelum diperluas ke 20 titik pada Oktober 2026 dan ditargetkan menjangkau sekitar 120 titik parkir pada awal 2027.
Berharap PAD Naik, Pemkot Salatiga Luncurkan Uji Coba Parkir Elektronik
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga