URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Langgar Jam Operasional, Dua Cafe Di Semarang Disegel Satpol PP

Langgar Jam Operasional, Dua Cafe Di Semarang Disegel Satpol PP

Langgar Jam Operasional, Dua Cafe Di Semarang Disegel Satpol PP

featured-img
Capt foto: Petugas Satpol PP Kota Semarang saat menyegel Cafe lantara melanggar jam operasional saat PPKM Level 4.

RASIKAFM – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang menertibakan dua kafe yang nekat buka melebihi jam operasional saat pemberlakuan PPKM Level 4.

Hal tersebut dilakukan lantaran melanggar  Perwal No 49 Tahun 2021 yang jelas bahwa tempat makan atau kafe diminta tutup pada pukul 20.00 WIB.

Dua kafe yang nekat buka itu adalah Beli Kopi Cafe di Jalan MH Thamrin dan River View Cafe di Jalan Ahmad Dahlan. Keduanya disegel Satpol PP Kota Semarang karena melebihi jam batas operasional Minggu (15/8/2021).

Kepala Satpol PP Kota Semarang Fajar Purwoto menyampaikan jika penindakan ini dilakukan karena dua kafe itu melanggar aturan dari pemerintah. Tanpa pandang bulu, ia langsung meminta jajarannya untuk melakukan penindakan dengan dilakukan penyegelan.

“Ini sudah melebihi jam pada Perwal. Jadi kita terpaksa ambil tindakan,” ujarnya.

Fajar sangat menyayangkan pelanggaran yang dialami oleh River View Cafe. Pasalnya kafe ini pada pukul 21.30 belum juga tutup.

“Sudah jam 21.30 masih ramai. Sungguh keterlaluan ini,” kata Fajar.

Namun kenyataannya River View Cafe juga melanggar banyak Perwal No 49. Selain melebih jam batas operasional, pengunjung juga masih tampak penuh, terlebih saat pegawai diminta menunjukan KTP, tidak ada yang bisa memberikan.

“Pegawai kami minta menunjukan KTP. Tapi tidak segera memberi. Alasannya ada yang hilang atau fotocopyan, kan nggak wajar,” kata Fajar.

Perkara tidak berhenti di situ. Satpol PP Kota Semarang juga menyita beberapa botol alkohol dari berbagai merek. Apalagi saat diminta surat izin menjual alkohol, pengelola cafe tersebut tidak bisa memberikan.

“Ini minuman alkohol kami sita. Kalau ada izinnya silakan ambil di kantor Satpol PP,” UCAP Fajar.

Sementara Camat Semarang Tengah Abdul Haris Nur Hidayat mengungkapkan jika River View Café sudah sering diperingatkan. Bahkan pihaknya sudah membawa 30 personil namun karena tidak memiliki wewenang tidak banyak yang bisa dilakukan.

“Kami terima kasih kepada Satpol PP Kota Semarang yang sudah banyak membantu,” ujarnya.

Kemudian terkait perizinan penjualan alkohol, Abdul Haris menyampaikan jika tidak ada surat dari pihaknya. Namun dia mengaku sudah berulang kali mengingatkan.

“Kami tak henti mengingatkan agar jangan melanggar aturan,” tandasnya.

BACA JUGA :

PT Jasamarga Semarang Batang melaksanakan program penghijauan dengan menanam pohon Trembesi dan Tabebuya di Simpang Susun Weleri serta sejumlah titik di sepanjang Tol Batang-Semarang. Program ini dilakukan untuk mendukung infrastruktur berkelanjutan melalui penyerapan emisi karbon, peningkatan kualitas udara, pengendalian erosi, peredaman kebisingan, dan penciptaan lingkungan jalan tol yang lebih asri bagi pengguna jalan.
Tanam Sekarang, untuk Generasi Mendatang: PT Jasamarga Semarang Batang Hijaukan Ruas Tol
PT Trans Marga Jateng bersama sejumlah instansi menggelar Operasi Simpatik Keselamatan Berkendara di Rest Area KM 429 Ungaran, Jalan Tol Semarang-Solo, Selasa (1/7/2026). Kegiatan edukatif ini memeriksa kendaraan angkutan barang yang terindikasi ODOL, memasang material reflektif, serta melakukan cek kesehatan pengemudi untuk meningkatkan kelayakan kendaraan dan menekan risiko kecelakaan di ruas tol.
Keselamatan Pengendara Jadi Prioritas, Trans Marga Jateng Gelar Operasi Simpatik di Tol Semarang–Solo
BPBD Kabupaten Semarang menyalurkan tandon dan 3.000 liter air bersih ke Desa Bantal dan Plumutan, Bancak, untuk menghadapi musim kemarau 2026.
BPBD Semarang Mulai Salurkan Bantuan Air Bersih, Dua Desa Jadi Prioritas
Pemerintah Kabupaten Semarang memberlakukan pembebasan denda keterlambatan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) untuk tunggakan tahun pajak 2013–2024 mulai 1 Juli hingga 30 September 2026. Kebijakan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Semarang tersebut bertujuan mempercepat penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD), sehingga wajib pajak cukup melunasi pokok pajak tanpa dikenai bunga maupun denda keterlambatan.
Pemkab Semarang Bebaskan Denda Tunggakan PBB-P2 hingga 30 September, Cukup Bayar Pokok Pajak
Festival Bunga Bandungan 2026 akan berlangsung pada 3–5 Juli 2026 di Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, dengan puncak parade bunga pada 5 Juli. Memasuki penyelenggaraan kelima, panitia menargetkan festival berkembang menjadi agenda nasional guna memperkuat sektor pertanian bunga, pariwisata, UMKM, dan perekonomian masyarakat melalui kolaborasi berbagai pihak serta rangkaian kegiatan edukatif dan promosi.
Festival Bunga Bandungan 2026 Bidik Level Nasional
Jauhi HP, Puluhan Anak Kumpulrejo Memilih Berkemah di Mushala
Jauhi HP, Puluhan Anak Kumpulrejo Memilih Berkemah di Mushala

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menangkap seorang pelatih taekwondo berinisial R (52) atas dugaan pencabulan terhadap muridnya yang masih berusia 13 tahun di sebuah tempat latihan di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Peristiwa yang terjadi pada 30 Maret 2026 itu dilaporkan keluarga korban ke polisi hingga berujung penangkapan tersangka pada Selasa (30/6/2026). Polisi menjerat tersangka dengan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara yang dapat diperberat karena adanya relasi kuasa.
Aksi Bejat Pelatih Taekwondo di Ambarawa: Cabuli Muridnya Lalu Beri Uang Tutup Mulut
PDAM Kota Salatiga mengimbau pelanggan meningkatkan pengamanan meteran air menyusul maraknya kasus pencurian di sejumlah wilayah. Direktur Utama PDAM Kota Salatiga, Imron Cahyadi, meminta masyarakat melindungi meteran di rumah, memasang pengaman tambahan pada lokasi rentan, serta segera melapor kepada PDAM atau aparat jika menemukan aktivitas mencurigakan untuk mencegah gangguan distribusi air bersih dan biaya penggantian meter.
Kasus Pencurian Meteran Marak, PDAM Salatiga Minta Konsumen Waspada
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendukung rencana pengembangan kawasan Rawa Pening di Kabupaten Semarang sebagai destinasi wisata air unggulan setelah muncul minat investasi dari PT Pandawa Sapto Dewi Pesisir, Kamis (25/6/2026). Pengembangan yang mencakup rumah makan apung, vila, dan wahana air itu akan dilakukan secara bertahap dengan tetap mengutamakan fungsi konservasi serta pengelolaan sumber daya air berkelanjutan.
Rawa Pening Dilirik Investor, Siap Jadi Destinasi Wisata Air Andalan Jawa Tengah