URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Seorang pemuda berusia 21 tahun, IB, warga Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali, memutuskan mengakhiri hidupnya dengan melompat dari jembatan tol Semarang-Solo setinggi 50 meter pada Kamis sore (28/12/2023). Mahasiswa S2 di salah satu universitas di Kota Semarang ini dinyatakan meninggal dunia setelah mendapatkan pertolongan di rumah sakit. Kejadian berawal ketika saksi melihat sebuah mobil Honda Jazz warna putih bernopol AD 8615 IM terparkir dengan lampu hazard menyala di bahu jalan tol Semarang-Solo jalur B, KM 443 wilayah Tuntang.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Mahasiswa Asal Boyolali Tewas Usai Lompat dari Jembatan Tol Semarang-Solo

Mahasiswa Asal Boyolali Tewas Usai Lompat dari Jembatan Tol Semarang-Solo

Mahasiswa Asal Boyolali Tewas Usai Lompat dari Jembatan Tol Semarang-Solo

Petugas mengevakuasi IB, seorang mahasiswa asal Boyolali yang nekat melompat dari atas jembatan tol Semarang-Solo KM 443 jalur B, Kamis (28/12/2023) sore.

Foto: Humas Polres Semarang

Petugas mengevakuasi IB, seorang mahasiswa asal Boyolali yang nekat melompat dari atas jembatan tol Semarang-Solo KM 443 jalur B, Kamis (28/12/2023) sore.
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – IB (21), seorang pemuda asal Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali nekat mengakhiri hidupnya dengan cara melompat dari atas jembatan tol Semarang-Solo setinggi 50 meter, Kamis (28/12/2023) sore.

Korban yang merupakan mahasiswa S2 salah satu universitas di Kota Semarang ini dinyatakan meninggal dunia setelah sempat mendapatkan pertolongan di rumah sakit.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Semarang AKBP Achmad Oka Mahendra menuturkan, kejadian itu bermula saat ada saksi yang melihat sebuah mobil Honda Jazz warna putih bernopol AD 8615 IM terparkir dengan lampu hazard yang menyala di bahu jalan tol Semarang-Solo jalur B, tepatnya di KM 443 masuk wilayah Tuntang.

“Informasi masuk sekitar pukul 15.00 WIB. Saksi yang melihat itu segera menghubungi call center PT Trans Marga Jateng (TMJ),” ungkap Oka, Jumat (29/12/2023).

Setelah mendapatkan laporan, pihak TMJ segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan. Petugas mendapati sebuah kendaraan yang dimaksud namun tidak dengan pengemudinya.

“Petugas kemudian melakukan patroli dan penyisiran untuk mencari keberadaan pemilik ataupun pengemudi mobil,” kata Oka.

Sementara dari keterangan Kapolsek Tuntang AKP Suramto, saat petugas patroli TMJ melakukan penyisiran di sepanjang jalur tol dari lokasi mobil yang terparkir menuju ke arah Semarang, ia mendapatkan laporan dari pihak keamanan saluran pipa PDAM bahwa ada seorang laki-laki tergeletak di sekitar lahan yang berlokasi di bawah jembatan tol KM 443 jalur B sekitar pukul 15.40 WIB.

“Anggota datang ke lokasi dan segera membawa korban ke RS At Tin Bawen untuk mendapatkan perawatan,” terang Suramto.

Korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada pukul 16.55 WIB usai mendapatkan perawatan. Sejumlah luka ditemukan pada tubuh korban diduga akibat benturan, yakni pada bagian kepala, dada dan patah pada paha kaki kanan dan kiri.

“Hasil pemeriksaan petugas rumah sakit, tidak ada tanda-tanda bekas kekerasan pada tubuh korban. Sehingga diduga kuat penyebab meninggalnya murni benturan hebat setelah melompat dari jembatan,” urainya.

Dari hasil pemeriksaan di lokasi kejadian, tidak ditemukan barang bukti lain di lokasi jatuhnya korban maupun di dalam mobil yang digunakan korban. Sementara untuk motifnya, pihak keluarga belum mengetahui secara pasti. Jenazah korban selanjutnya diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. (win)

BACA JUGA :

Warung Soto di Kalinyamat Tingkir Terbakar, Diduga akibat Dispenser
Warung Soto di Kalinyamat Tingkir Terbakar, Diduga akibat Dispenser
Sebuah rumah milik Paidi (65) di Dusun Kalangan RT 01 RW 05, Desa Sukoharjo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, terbakar pada Senin (8/6/2026) dini hari. Kebakaran diketahui setelah warga mendengar teriakan dari rumah korban dan segera menghubungi petugas pemadam kebakaran. Tim Damkar dari sejumlah pos diterjunkan ke lokasi dan berhasil memadamkan api sekitar pukul 04.34 WIB sehingga kebakaran tidak meluas. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut, sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.
Kebakaran Landa Rumah Warga Pabelan, Damkar Gabungan Kabupaten Semarang dan Salatiga Berjibaku Jinakkan Api
Truk Tangki Rem Blong di Turunan Bawen, Terjang Warung dan Kios Tambal Ban, Satu Pemotor Tewas
Truk Tangki Rem Blong di Turunan Bawen, Terjang Warung dan Kios Tambal Ban, Satu Pemotor Tewas
Empat anggota satu keluarga asal Ambarawa ditemukan meninggal dunia di dalam tenda glamping kawasan wisata Posong, Taman Wisata Alam Posong, Rabu (27/5/2026). Polisi menduga korban mengalami keracunan setelah ditemukan mulut berbusa tanpa tanda kekerasan, sementara keluarga masih menunggu hasil autopsi dan pemeriksaan laboratorium forensik untuk memastikan penyebab kematian.
Satu Keluarga Asal Banyubiru Ditemukan Tewas Saat Camping di Wisata Posong Temanggung

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Ribuan Jamaah Hadiri Silaturrahmi Nasional Perdana Annitho Aswaja di Semarang
Ribuan Jamaah Hadiri Silaturrahmi Nasional Perdana Annitho Aswaja di Semarang
Silaturrahmi Nasional perdana Annitho Aswaja digelar di Wisma Perdamaian Semarang, Sabtu (13/6/2026), dengan dihadiri ribuan anggota dan pengurus dari berbagai daerah. Organisasi perempuan di bawah JATMA...
Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening bersama Komisi C, Dishub, dan DPU melakukan sidak ke ruas jalan rusak di Desa Wringinputih, Kecamatan Bergas, akibat tingginya aktivitas truk tambang pengangkut material proyek Bendungan Jragung, Kamis. Dalam inspeksi tersebut, DPRD meminta PT Mahidara Artha Sangkara segera memperbaiki jalan dan mematuhi ketentuan pengelolaan lingkungan agar kerusakan serta gangguan debu tidak terus merugikan warga.
DPRD Sidak Jalan Rusak di Wringinputih Bergas, Perusahaan Janji Perbaiki Pekan Ini
Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening bersama Komisi C, Dishub, dan DPU melakukan sidak ke ruas jalan rusak di Desa Wringinputih, Kecamatan Bergas, akibat tingginya aktivitas truk tambang pengangkut...
Kelurahan Blotongan dan Kauman Kidul di Salatiga terus mengembangkan potensi wilayah melalui wisata kuliner, religi, dan agrowisata berbasis digital. Lurah Blotongan Chomsatun memperkenalkan inovasi layanan daring serta aplikasi Sate Blotongan, sementara Lurah Kauman Kidul Nur Ichwan mendorong pengembangan Agrowisata Sitalang dan River Tubing saat menerima kunjungan kerja Wali Kota Robby Hernawan untuk menyelaraskan program pembangunan daerah.
Blotongan Salatiga Kampung Kuliner Sate Kambing, Terus Kembangkan Pelayanan Berbasis Digital
Kelurahan Blotongan dan Kauman Kidul di Salatiga terus mengembangkan potensi wilayah melalui wisata kuliner, religi, dan agrowisata berbasis digital. Lurah Blotongan Chomsatun memperkenalkan inovasi layanan...
Menteri HAM RI Natalius Pigai menyatakan pemerintah tengah menyiapkan Undang-Undang Neuro Rights guna melindungi privasi, kebebasan, dan martabat manusia dari dampak perkembangan teknologi serta kecerdasan buatan. Pernyataan itu disampaikan usai Festival HAM di Universitas Kristen Satya Wacana, Kamis (11/6/2026), saat pembahasan RUU disebut telah memasuki tahap akhir harmonisasi lintas kementerian dan lembaga.
Hadir di UKSW, Pigai Sebut Pemerintah sedang Siapkan UU Neuro Rights, Lindungi Pikiran Manusia dari Ancaman AI
Menteri HAM RI Natalius Pigai menyatakan pemerintah tengah menyiapkan Undang-Undang Neuro Rights guna melindungi privasi, kebebasan, dan martabat manusia dari dampak perkembangan teknologi serta kecerdasan...
13 Juni 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 06.00–10
13 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 06.00–10.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,8 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut maksimum di pesisir Semarang dan sekitarnya terjadi pada Sabtu, 13 Juni 2026, pukul 06.00–10.00 WIB dengan tinggi muka air...
Muat Lebih

POPULER

Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Polres Salatiga memusnahkan 74 knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis hasil razia cipta kondisi dan penertiban lalu lintas periode 16–31 Mei 2026 di depan Pendopo Polres Salatiga. Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketertiban, mengurangi kebisingan, serta meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat di jalan raya.
Razia Seminggu, 74 Knalpot Tidak Sesuai Teknis Ditindak Jajaran Satlantas Salatiga
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11.000 per Kg, Pinsar Sebut Overproduksi dan Dominasi Middleman Jadi Penyebab