KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Masuki Puasa, Kapolres Salatiga Imbau Pedagang Waspadai Peredaran Uang Palsu

Masuki Puasa, Kapolres Salatiga Imbau Pedagang Waspadai Peredaran Uang Palsu

Masuki Puasa, Kapolres Salatiga Imbau Pedagang Waspadai Peredaran Uang Palsu

Kapolres Salatiga saat memantau harga sembako di Pasar Raya

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Dalam rangka memantau ketersediaan bahan pokok dan stabilitas harga pada Bulan Suci Ramadhan 1445 H, Kapolres Salatiga AKBP Aryuni Novitasari, didampingi Wakapolres Kompol Iman Sudiyantoro, melaksanakan pengecekan langsung ke Pasar Raya I Salatiga, Selasa 12/03/2024.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Salatiga menjalin dialog dengan para pedagang terkait ketersediaan dan juga harga sembako seperti beras, minyak goreng, daging sapi, ayam potong, bawang merah dan bawang putih serta beberapa bahan lainnya.

“Dari hasil pengecekan dan dialogis dengan pedagang untuk harga bahan pokok seperti beras, minyak goreng, ayam potong, bawang merah, cabai dan beberapa komoditi lainnya mengalami kenaikan harga namun ketersediaan tetap mencukupi.”, jelas AKBP Aryuni Novitasari.

Selain memantau ketersediaan stok bahan pokok, Kapolres Salatiga dalam kesempatan tersebut juga mengingatkan pedagang untuk lebih hati-hati dan waspada terhadap peredaran uang palsu yang memanfaatkan momen Ramadhan.

“Saat melakukan transaksi jual beli harus hati-hati terhadap peredaran uang palsu, pastikan keasliannya dengan cara dilihat, diraba maupun diterawang”, jelas Aryuni

Menurut kapolres pelaku kejahatan biasanya memanfaatkan kelengahan pedagang dalam melancarkan aksinya. Saat ramai pembeli sehingga pedagang tidak sempat meneliti uang yang diberikan karena uang palsu dibuat semirip mungkin, sepintas tidak terlihat perbedaannya, namun jika dicermati jelas sekali perbedaan antara uang palsu dan uang asli. Lebih baik teliti dan hati-hati agar tidak merugi.

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Masyarakat dapat mengecek status desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) secara online melalui laman dtsen-form.bps.go.id menggunakan NIK. Pemeriksaan dapat dilakukan untuk mengetahui kesesuaian data sosial ekonomi yang menjadi salah satu acuan penentuan sasaran bantuan. Jika data tidak sesuai, masyarakat dapat mengajukan sanggahan atau meminta bantuan desa maupun kelurahan.
Cara Cek Desil DTSEN dengan HP
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis