URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Sebuah mobil Toyota Corolla mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Soekarno-Hatta, depan Damatex, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, Jawa Tengah, pada Senin malam (25/2/2025). Kecelakaan yang menimpa mobil bernomor polisi B 1013 NBG ini dikemudikan oleh Andri Kristanto, warga Gedongan, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Mengantuk, Corolla Tua Tabrak Pohon hingga Terguling di Salatiga

Mengantuk, Corolla Tua Tabrak Pohon hingga Terguling di Salatiga

Mengantuk, Corolla Tua Tabrak Pohon hingga Terguling di Salatiga

Sebuah mobil Toyota Corolla mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Soekarno-Hatta, depan Damatex, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, Jawa Tengah, pada Senin malam (25/2/2025). Kecelakaan yang menimpa mobil bernomor polisi B 1013 NBG ini dikemudikan oleh Andri Kristanto, warga Gedongan, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga.
Foto dok IST
Kondisi Toyota Corolla yang terguling setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Soekarno-Hatta, Kota Salatiga
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Diduga karena sopir mengantuk, sebuah mobil Toyota Corolla mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Soekarno-Hatta, tepatnya depan Damatex, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, Jawa Tengah (Jateng), (25/2/2025) malam.

Kecelakaan tunggal itu menyebabkan mobil mengalami kerusakan parah, karena menabrak pohon dan akhirnya terguling di tengah jalan.

Dalam siaran persnya, Plh Kasi Humas Polres Salatiga Ipda Sutopo menjelaskan, kecelakaan tersebut menimpa mobil Toyota Corolla bernomor polisi B 1013 NBG yang dikemudikan Andri Kristanto.

Meskipun kendaraan mengalami kerusakan cukup parah, beruntung pengemudi yang beralamat di Gedongan, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga berhasil selamat.

“Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan itu. Pengemudi mengalami luka sobek pada bagian mulut dan hidung. Usai kejadian pengemudi dalam kondisi sadar dan langsung dilarikan ke RSUD Salatiga untuk mendapatkan perawatan,” ungkap Ipda Sutopo.

Dikatakan, kecelakaan itu bermula saat kendaraan tersebut melaju dari arah selatan atau Tingkir menuju Kota Salatiga. Sesampainya di lokasi kejadian, pengemudi diduga mengantuk.

“Karena mengantuk, kemudian korban kehilangan kendali dan membanting stir ke arah kiri. Sehingga menghantam pohon dan lalu terguling dengan posisi terbalik,” jelas Ipda Sutopo.

Seusai kejadian, lanjut Ipda Sutopo, sempat terjadi antrean kendaraan. Sebab mobil yang mengalami kecelakaan tersebut terguling dengan posisi tepat di tengah jalan. Pihak Satlantas Polres Salatiga juga melakukan pengaturan lalulintas saat kendaraan tersebut dievakuasi.

“Untuk masyarakat lebih hati-hati dalam berkendara. Jika kondisi sedang mengantuk atau tidak fit, diharapkan berhenti untuk istirahat atau tidak melakukan perjalanan. Sebab akan membahayakan dirinya sendiri dan pengendara lain,” tandas Ipda Sutopo.

BACA JUGA :

Polres Semarang memastikan laporan titik panas di kawasan hutan Watu Gajah, Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, bukan merupakan kebakaran hutan maupun lahan. Kasat Reskrim Polres Semarang Bodia Teja Lelana menjelaskan hasil verifikasi lapangan pada Jumat (1/8/2026) menunjukkan hotspot berasal dari bekas pembakaran rumput di lahan warga yang telah padam, sehingga kondisi dinyatakan aman dan terkendali.
Titik Panas di Pringapus Terekam Satelit NASA, Polres Semarang Temukan Bekas Pembakaran Rumput
Istiono Tertabrak Sepeda Motor Di Jalan Lingkar Salatiga saat Berjalan Kaki
Pejalan Kaki Tertabrak Sepeda Motor di Jalan Lingkar Salatiga
Sebuah rumah milik Sarwoto di Dusun Siroto, Kelurahan Susukan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, terbakar pada Kamis (30/7/2026) pagi. Kebakaran diduga dipicu bara api yang masih tersisa di tungku kayu setelah digunakan memasak air sebelum pemilik rumah pergi ke pasar. Petugas Damkar dan BPBD berhasil memadamkan api, tidak ada korban jiwa, sementara kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp15 juta.
Lupa Matikan Tungku Api Saat ke Pasar, Rumah Warga Susukan Ungaran Timur Terbakar
Sebuah truk bernomor polisi N 9906 UE diduga gagal menanjak dan mengalami kecelakaan di Jalan Raya Karanggede, Dusun Bawangan, Desa Reksosari, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Rabu (29/7/2026) sekitar pukul 11.20 WIB. Truk yang melaju dari Klego menuju Salatiga itu mundur setelah kehilangan tekanan angin pada kompresor, diduga menyenggol sepeda motor sebelum menghantam bangunan. Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan dan mendata dampak yang ditimbulkan.
Gagal Nanjak, Truk alami Laka di Reksosari Suruh, Motor dan Bangunan jadi Korban
Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Kepala Kesbangpol Suyana mengungkapkan Kabupaten Semarang menempati peringkat ketujuh kasus narkoba tertinggi di Jawa Tengah berdasarkan data BNN Jawa Tengah. Pernyataan itu disampaikan di Ungaran, Rabu (29/7/2026), menyusul meningkatnya penyalahgunaan narkoba yang menyasar pelajar dan ditemukannya kasus penanaman ganja oleh seorang warga. Pemkab pun memperkuat pencegahan melalui program Gada Krisna dengan membentuk relawan antinarkoba hingga tingkat desa.
Kabupaten Semarang Peringkat Ketujuh Kasus Narkoba di Jateng, Petani Kedapatan Tanam Ganja dalam Pot
Sebuah truk box Isuzu bernomor polisi B-9973-TCH terguling di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya dekat Hotel Family, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti, Senin (27/7/2026) malam. Kecelakaan tunggal diduga dipicu ban selip saat melintasi jalan menurun dan menikung yang licin akibat hujan. Pengemudi dan seorang penumpang mengalami luka ringan hingga fraktur, kemudian dilarikan ke RSU dr Soebarkat Tjitrodiatmodjo untuk mendapat perawatan.
Truk Box Terguling di JLS Salatiga Saat Hujan, Dua Orang Luka-luka

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga