URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Hijri Adi Ridwan (34) warga Dusun Krajan RT 07 RW 01 Desa Kesongo Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang, akhirnya melapor kepolisi, korban penipuan jual beli mobil ini mendatangi spkt Polres Salatiga, Rabu, (5/1/2022) malam. Akibat dari peristiwa tersebut ia menderita kerugian kurang lebih Rp 81 Juta.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Menjadi Korban Penipuan pembelian Mobil Melalui Online, Seorang Warga Tuntang Melapor ke Polisi

Menjadi Korban Penipuan pembelian Mobil Melalui Online, Seorang Warga Tuntang Melapor ke Polisi

Menjadi Korban Penipuan pembelian Mobil Melalui Online, Seorang Warga Tuntang Melapor ke Polisi

featured-img

Hijri Adi Ridwan (34) warga Dusun Krajan RT 07 RW 01 Desa Kesongo Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang, akhirnya melapor kepolisi, korban penipuan jual beli mobil ini mendatangi spkt Polres Salatiga, Rabu, (5/1/2022) malam. Akibat dari peristiwa tersebut ia menderita kerugian kurang lebih Rp 81 Juta.

Hijri Adi Ridwan saat dikonfirmasi wartawan jumat (7/1/2022) menjelaskan, kejadian bermula pada hari Rabu, 5 Januari sekira pukul 10.00 wib, tertarik dengan tawaran sebuah postingan satu unit mobil Honda Brio dengan nopol AA 1389 BA di aplikasi jual beli OLX.

“Karena saya tertarik dengan unit mobil Honda Brio tersebut, kemudian saya menghubungi kontak WA 082136018166, yang mengaku bernama Rahman. Dan saat saya hubungi pelaku mengaku paman dari Titik selaku pemilik unit mobil Honda Brio tersebut,”jelas Hijri.

Kemudian komunikasi kami berlanjut, dan ia dipandu oleh pelaku melalui sambungan telepon seluler diarahkan untuk ketemu Titik selaku pemilik mobil, dengan alas an untuk melihat unit mobul tersebut.”Sesampai dirumah Titik, yang beralamatkan di Perumsat Kemiri No. 6 RT 05  RW 09 Kelurahan Salatiga Kecamatan Sidomukti Kota Salatiga, saya melihat mobil. Namun karenan Titik takut bertransaksi, oleh Titik saya diarahkan untuk telepon Rahman. Saya yakin saja karena Rahman mengaku paman dari Titik, karena Titik menyebutkan jika Rahman tersebut adalah pamannya,”ungkap Hijri.

Lebih jelas Hijri mengungkapkan, setelah mengecek baik kondisi mobil maupun surat suratnya lalu kita menghubungi Rahman untuk melakukan tawar menawar hingga akhirnya disepakati dengan harga Rp 82 Juta rupiah. Sebagaimana permintaan pembayaran dilakukan melalui transfer.

“Pertama saya mentransfer sebesar Rp 75 Juta rupiah ke rekening BCA 6585130455 atas nama Darmiati. Nomor rekening tersebut yang memberikan Rahman. Dan yang mentransfer paman saya bernama Suudi lewat M Baking BCA, yang saat kejadian berada di Sidoarjo Jawa Timur. Selanjutnya untuk kekuranganya saya transfer sendiri melalui M Banking BRI,”beber Hijri.

Ditambahkan Hijri, setelah pembayaran sesuai disepakati dilakukan, ia memberi tahu Titik. Lalu Titik menyampaikan menunggu konfirmasi dari Rahman, melakukan pembayaran kepada dirinya. Ketika hendak dikonfirmasi ke Rahman, nomornya sudah tidak bisa dihubungi.

“Ketika nomor Rahman tidak bisa dihubungi, justru Titik menyampaikan jika kita ini kena tipu, dan setelah itu Titik mengaku jika Rahman bukanlah pamanya dan ia tidak kenal,”katanya.

Akibat peristiwa tersebut, Hijri menderita kerugian sebesar Rp 81 Juta 500 ibu.

Ketika disinggung, mengapa mudah percaya dengan orang yang belum dikenal, Hijri mengaku seperti orang bingung atau kena gendam.

“Saya seperti orang kena gendam, dan nurut saja apa yang disampaikan,”tambahnya.

Terpisah, Kasi Humas AKP Hari Slamet Trianto membenarkan adanya laporan dari masyarakat yang menjadi korban penipuan, tersebut di atas.

“Tahapan saat ini pihak kepolisian tengah melakukan klarifikasi dengan korban dan saksi, yang selanjutnya berkoordinasi dengan Resmob. Kini kasus tersebut dalam proses penyelidikan,”katanya.

Adanya peristiwa tersebu, AKP Hari berpesan kepada masyarakat untuk berhati hati saat melakukan transaksi jual beli. Kita pastikan bahwa semuanya sesuai dan lebih baik lagi kita meneliti  terlebih dahulu.

BACA JUGA :

Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota
Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menggelar aktivasi kemerdekaan di tujuh SPBU di Jawa Tengah dan DIY pada Senin (17/8/2026) untuk memperingati HUT ke-81 RI. Melalui program Tebus Murah Paket Sembako, masyarakat dapat membeli paket senilai Rp150 ribu seharga Rp100 ribu, sementara hasil penjualan disalurkan sebagai donasi bagi korban gempa bumi di NTT.
Semarak Kemerdekaan di SPBU, Pertamina Libatkan Veteran hingga Komunitas Ojol

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum