KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Meski Hampir Setahun Menjabat PJ, Ternyata Sinoeng Tidak Cukup Dikenali Warga

Meski Hampir Setahun Menjabat PJ, Ternyata Sinoeng Tidak Cukup Dikenali Warga

Meski Hampir Setahun Menjabat PJ, Ternyata Sinoeng Tidak Cukup Dikenali Warga

Penjabat(Pj) Wali Kota Salatiga, Sinoeng N Rachmadi saat bertemu dengan salah satu warga Singojayan RT 02 RW 02 Kelurahan Tingkir Tengah, Kecamatan Tingkir Kota Salatiga. Dirinya mengaku bernama Jalidin kepada warga tersebut.

[@]Penjabat(Pj) Wali Kota Salatiga, Sinoeng N Rachmadi mengaku terkejut dan heran, saat dirinya tidak dikenali oleh salah satu warga Singojayan RT 02 RW 02 Kelurahan Tingkir Tengah, Kecamatan Tingkir Kota Salatiga. Dirinya pun mengaku bernama Jalidin kepada warga tersebut.

Kejadian lucu ini terjadi saat Sinoeng bersama istri Ny Denok Respati Sinoeng dan masyarakat bersama-sama melaksanakan jalan sehat dalam rangka pencanangan gerakan Super Tangguh di Kelurahan Tingkir Tengah, Kecamatan Tingkir, Sabtu (13/05/2023), saat menyambangi warga yakni Ibu Kaulina, 39 tahun yang merupakan ibu hamil beresiko tinggi bersama suaminya. Sang suami justru tidak mengenali Sinoeng selaku Pj. Wali Kota Salatiga meskipun keduanya sudah berbincang-bincang lama.

“Tadi Saya merasa seneng, karena Saya punya nama baru yaitu Jalidin,”jelas Sinoeng.

Selain ibu beresiko tinggi, Sinoeng juga memberikan bantuan tambahan makanan untuk anak yang masuk indikasi stunting yang ada di wilayah Kelurahan Tingkir Tengah.

“Terima kasih atas bantuan ini Bapak. Semoga bermanfaat dan bisa membantu anak kami dalam memenuhi kebutuhan nutrisi makanan sehari-hari,” jelas Ibu Viki Yulia Nur, warga Wiroyudan RT 03 RW 06.

Menurut Sinoeng, Kebersamaan inilah yang akan dirawat terus untuk menyelesaikan masalah masalah yang muncul di masyarakat, karena ini merupakan inspirasi dari bagian tilik kampung untuk mencari jalan keluar yang terbaik. Jelas Sinoeng.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
[pekok2]