URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Santri Lansia di Pesantren Kasepuhan Raden Rahmat Banyubiru Semarang sangat antusias dalam mencari pahala di bulan suci Ramadan. Dengan pendekatan yang menyenangkan, program-program pembelajaran mengaji, pembuatan keterampilan, rebana, dan outing class diselenggarakan oleh Direktur Pesantren Kasepuhan Raden Rahmat Muhamad Solikin.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Meski Sudah Berumur, Puluhan Santri Lansia Pesantren Kasepuhan Banyubiru Semangat Mengaji

Meski Sudah Berumur, Puluhan Santri Lansia Pesantren Kasepuhan Banyubiru Semangat Mengaji

Meski Sudah Berumur, Puluhan Santri Lansia Pesantren Kasepuhan Banyubiru Semangat Mengaji

Sejumlah lansia saat berada dipesantren kasepuhan Raden Rahmad Banyubiru
featured-img

RASIKAFM.COM | BANYUBIRU - Semangat untuk mencari pahala di bulan ramadan tidak hanya dilakukan pemuda dan remaja saja.

Santri lansia di Pesantren Kasepuhan Raden Rahmat Banyubiru Semarang juga bersemangat mengaji di bulan suci ini.

Direktur Pesantren Kasepuhan Raden Rahmat Muhamad Solikin mengaku selama bulan Ramadan 1444 H ini mencoba mengajak lansia dengan program-program dengan pendekatan yang menyenangkan.

“Ada pembelajaran mengaji, pembuatan keterampilan, rebana, dan outing class. Semuanya masuk dalam bingkai kegiatan pesantren yang sebagaimana representasi motto kami Olah Rogo, Olah Jiwo, dan Olah Roso,” terang Ustad Solihin.

Ramadan ini kegiatan pesantren dimulai pukul 03.00 pagi, santri melakukan kegiatan salat tahajud, sahur, dan dilanjutkan salat subuh.

“Setelah salat subuh mereka akan mengikuti kajian pagi untuk bagaimana mereka selalu mendapatkan siraman rohani dan ilmu pengetahuan terutama bekal untuk perbaikan ibadah mereka,” terangnya.

Selain itu pagi hari santri juga diwajibkan untuk melakukan sorogan atau setoran bacaan/hafalan. Siang harinya kegiatan santri untuk belajar tahsinul Qur’an.

“Tidak jarang diselingi dengan olahraga-olahraga ringan. Untuk menjga motoric halusnya maupun motoric kasarnya agar tetap terjaga. Sedangkan sore harinya ada kelas variasi. Ada kesenian rebana, keterampilan, dan lainnya,” ungkapnya.

Kegiatan baru selesai setelah salat tarawih. Meskipun dengan jadwal yang padat, para santri lansia itu antusias mengikuti kegiatan.

“Kami mendesain kurikulum untuk santri ini dengan menyenangkan. Sehingga meskipun padat mereka tetap semangat untuk mengikuti,” ungkap Ustad Solihin.

Ustad Solihin membeberkan, bulan puasa ini ada 20 santri yang mukim di Pesantren Kasepuhan Raden Rahmat. Mereka berasal dari berbagai kota di Indonesia. Seperti Surabaya, Padang, Palu, dan lain-lain.

Mereka ada yang sudah bermukim di pesantren selama beberapa tahun. Ada juga yang mengikuti kegiatan pesantren selama bulan Ramadan saja. Selain itu, ada juga santri kalong atau tidak menetap di pesantren ada sekitar 25 santri.

“Total setiap hari ada 30 sampai 50 santri yang melakukan aktivitas pembelajaran selama di bulan Ramadhan di sela-sela makan sahur hingga berbuka,” katanya.

Sementara itu, salah seorang santri asal Semarang Mardiyanti Pudji Astuty mengaku senang bisa mengikuti ramadan di Pesantren Kasepuhan Raden Rahmat. Di pesantren itu dirinya belajar berbagai hal tentang Al-Qur’an.

“Belajar Al Quran mulai awal sampai ada tadarusan. Kalau saya belum bisa ya ngikutin saja. Kemudian ada tausiyah-tausiyah,” kata Mardiyanti sambil berkaca-kaca.

Dikatakan dirinya baru pertama kali mengikuti pesantren di bulan ramadan ini. Awalnya hanya mengikuti untuk dua Minggu. Namun karena merasa nyaman Mardiyanti ingin memperpanjang waktu untuk berada di pesantren.

“Ini karena saya baru satu kali, mencoba satu Minggu kok ingin perpanjang lagi nanti insyaallah,” akunya.

Menurutnya merasakan menjadi santri di pesantren ini semakin mendekatkan dirinya kepada Allah. Ia juga senang setiap hari ada salat-salat sunnah.

BACA JUGA :

M. Iksan (55), warga Pungkursari, Kota Salatiga, merakit Yamaha Vixion 155 cc menjadi Jeep Willys mini berwarna hijau army selama tiga bulan dengan biaya sekitar Rp30 juta. Ia memadukan mesin motor, persneling serta kaki-kaki Daihatsu Zebra, lalu membentuk bodi dari rangka besi dan pelat agar kendaraan dapat digunakan melintasi jalan kota hingga tanjakan Bandungan.
Kreatif! Tukang Cat di Salatiga ini Sulap Motor Yamaha Vixion jadi Jeep Willys Mini
LAZIS Jateng Cabang Salatiga bekerja sama dengan Resta Pendopo KM 456 menggelar Khitan Ceria 2026 bagi 30 anak yatim, piatu, dan dhuafa di Baok, Ujung-Ujung, Pabelan, Kabupaten Semarang, Kamis (2/7/2026). Program tahun ketiga ini memberikan layanan sosial sekaligus mengajak peserta yang memasuki masa baligh meningkatkan ketaatan beribadah dan membiasakan salat lima waktu.
Puluhan Anak ikuti Khitan Ceria 2026 di Resta Pendopo KM 456
Belasan remaja masjid dari Perumahan Taman Manunggal Asri Tugu Bener, Tengaran, menggelar nonton bareng film inspiratif Bilal bin Rabah di Masjid Al Ikhlas, Jumat (3/7/2026). Kegiatan perdana yang digagas Ugema ini diisi salat Magrib dan pembagian doorprize untuk mempererat kebersamaan sekaligus mengajak pelajar mengisi liburan sekolah dengan aktivitas positif.
Isi Kegiatan Positif Liburan, Belasan Remaja Ugema Nobar Film Bilal
PT Mitra Anugerah Bumi Agung berkomitmen memperbaiki jalan rusak di Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, mulai 12 Juli 2026 setelah audiensi dengan warga dan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (3/7/2026). Warga juga menuntut pembatasan jam operasi, kelayakan armada, perbaikan drainase, dan rambu keselamatan. DPRD akan mendorong penghentian sementara tambang bila komitmen tidak direalisasikan.
DPRD Kabupaten Semarang Ultimatum Tambang Galian C di Tuntang: Taati Kesepakatan atau Operasional Ditutup!
Masuki Usia Ke-118 Tahun, Ikatan Notaris Indonesia Didorong Terus Jaga Integritas
Masuki Usia Ke-118 Tahun, Ikatan Notaris Indonesia Didorong Terus Jaga Integritas
PT Jasamarga Semarang Batang melaksanakan program penghijauan dengan menanam pohon Trembesi dan Tabebuya di Simpang Susun Weleri serta sejumlah titik di sepanjang Tol Batang-Semarang. Program ini dilakukan untuk mendukung infrastruktur berkelanjutan melalui penyerapan emisi karbon, peningkatan kualitas udara, pengendalian erosi, peredaman kebisingan, dan penciptaan lingkungan jalan tol yang lebih asri bagi pengguna jalan.
Tanam Sekarang, untuk Generasi Mendatang: PT Jasamarga Semarang Batang Hijaukan Ruas Tol

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Kejaksaan Negeri Kabupaten Semarang menetapkan tiga koordinator kelompok masyarakat (Pokmas) Kelurahan Bergas Lor, Kecamatan Bergas, sebagai tersangka dugaan korupsi proyek pembangunan sarana prasarana dan pemberdayaan masyarakat yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Tambahan APBD Kabupaten Semarang Tahun Anggaran 2019–2020. Ketiganya diduga menyelewengkan dana swakelola hingga merugikan keuangan negara sekitar Rp600 juta dan ditahan sejak 30 Juni 2026 untuk kepentingan penyidikan.
Korupsi Dana Swakelola Bergas Lor Terbongkar, Tiga Koordinator Pokmas Dijebloskan ke Tahanan
Satreskrim Polres Semarang menangkap seorang pelatih taekwondo berinisial R (52) atas dugaan pencabulan terhadap muridnya yang masih berusia 13 tahun di sebuah tempat latihan di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Peristiwa yang terjadi pada 30 Maret 2026 itu dilaporkan keluarga korban ke polisi hingga berujung penangkapan tersangka pada Selasa (30/6/2026). Polisi menjerat tersangka dengan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara yang dapat diperberat karena adanya relasi kuasa.
Aksi Bejat Pelatih Taekwondo di Ambarawa: Cabuli Muridnya Lalu Beri Uang Tutup Mulut
Pengelola Warung Soemantri, Gani Nur Rahman, memprotes penutupan akses utama menuju lokasi usahanya di Jalan dr. O. Notohamidjojo, Blotongan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, yang terjadi akibat pemasangan pagar oleh pihak lain. Kondisi tersebut dinilai menghambat pembangunan, menyulitkan pengunjung, serta berdampak pada rencana pengembangan warung sebagai ruang kreatif, edukasi, dan kawasan konservasi.
Pengelola Warung Soemantri Protes, Akses Pintu Masuk Ditutup Pagar