URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dalam pelaksanaan Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi (OKLLC) 2024, yang berlangsung mulai 4 Maret hingga 17 Maret 2024, Satlantas Polres Salatiga berhasil menindak sedikitnya 632 pelanggar lalu lintas.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Operasi Lalin Candi 2024, Satlantas Polres Salatiga Tindak 632 Pelanggar

Operasi Lalin Candi 2024, Satlantas Polres Salatiga Tindak 632 Pelanggar

Operasi Lalin Candi 2024, Satlantas Polres Salatiga Tindak 632 Pelanggar

Dalam pelaksanaan Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi (OKLLC) 2024, yang berlangsung mulai 4 Maret hingga 17 Maret 2024, Satlantas Polres Salatiga berhasil menindak sedikitnya 632 pelanggar lalu lintas.
Foto dok Humas Res Salatiga
Petugas saat melakukan penindakan berupa tilang manual kepada pengguna jalan yang melanggar
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Dalam pelaksanaan Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi (OKLLC) 2024, yang berlangsung mulai 4 Maret hingga 17 Maret 2024, Satlantas Polres Salatiga berhasil menindak sedikitnya 632 pelanggar lalu lintas. Satlantas Polres Salatiga sebagai leading sektor pelaksanaan operasi melaporkan bahwa dari jumlah tersebut, tilang statis dilakukan sebanyak 9 kali, ETle Mobile sebanyak 19 kali, dan tilang manual sebanyak 368 kali. Sementara itu, jumlah teguran mencapai 236 kali.

Dalam siaran persnya yang diterima rasikafm.com,
AKP Suci Nugraheni S.H, Kasat Lantas Polres Salatiga, menyebut jika OKLLC masih berlangsung hingga 17 Maret 2024, namun target operasi telah terpenuhi. “Tujuan Operasi ini adalah untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam hal berlalu lintas. Penindakan dilaksanakan guna memberikan dampak atau efek jera bagi masyarakat.” ujar Suci.

Lebih lanjut, AKP Suci Nugraheni menambahkan, Penindakan dengan tilang yang dilakukan dalam OKLLC merupakan tindakan akhir karena operasi saat ini mengutamakan unsur edukasi.

Mayoritas pelanggaran lalu lintas yang terjadi berkaitan dengan penggunaan helm yang tidak standar, lawan arah, dan overload atau over dimensi. Selain itu, mayoritas pelanggar berasal dari usia di bawah 25 tahun.

“Kami berharap dengan adanya Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi yang digelar mulai 4 hingga 17 Maret 2024, bisa menjadi momentum untuk meningkatkan kepatuhan hukum bagi pengendara kendaraan bermotor, serta menjaga etika dalam berlalu lintas serta mengutamakan keselamatan saat berlalu lintas,” tutup AKP Suci Nugraheni, S.H.

BACA JUGA :

Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Wujudkan Pemerintahan Transparan dan Akuntabel, Kelurahan Noborejo Hadirkan Inovasi Digital “SINERGI”
Wujudkan Pemerintahan Transparan dan Akuntabel, Kelurahan Noborejo Hadirkan Inovasi Digital “SINERGI”
Tingkatkan Kemampuan Personel, Damkar Salatiga Gelar Bimtek Kebakaran dan Evakuasi Korban
Tingkatkan Kemampuan Personel, Damkar Salatiga Gelar Bimtek Kebakaran dan Evakuasi Korban
Orang Tua Siswa Pertanyakan Mekanisme Penerimaan Siswa Baru di SMAN 3 Salatiga
Orang Tua Siswa Pertanyakan Mekanisme Penerimaan Siswa Baru di SMAN 3 Salatiga
Puluhan Knalpot Brong di Salatiga Dijadikan Monumen Edukasi Pelajar
Puluhan Knalpot Brong di Salatiga Dijadikan Monumen Edukasi Pelajar

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Sebanyak 70 pedagang daging sapi di Pasar Raya Salatiga menghentikan aktivitas jual beli selama lima hari, 22–26 Juni 2026, akibat kelangkaan pasokan sapi yang memicu kenaikan harga daging hingga Rp140.000 per kilogram. Pedagang mengaku penjualan menurun karena konsumen beralih ke bahan pangan lain, sehingga mereka meminta pemerintah turun tangan untuk menstabilkan harga dan menjaga keberlangsungan usaha.
Puluhan Pedagang Daging Sapi di Pasar Raya Kota Salatiga Sepakat Tidak Berjualan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan puluhan miliar rupiah untuk pemeliharaan, rehabilitasi, dan peningkatan ruas jalan provinsi di kawasan Pantura Barat pada 2026. Kebijakan yang disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat Rembug Pembangunan di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), bertujuan memulihkan kemantapan jalan yang menurun akibat curah hujan tinggi sekaligus mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Jalan Pantura Barat Jadi Prioritas, Pemprov Jateng Gelontorkan Puluhan Miliar Rupiah untuk Perbaikan dan Pemeliharaan
Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia