KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Pasca Tidak Menjabat Walikota Salatiga, Yuliyanto Akan Istirahat Dari Panggung Politik dan Memilih Berbisnis

Pasca Tidak Menjabat Walikota Salatiga, Yuliyanto Akan Istirahat Dari Panggung Politik dan Memilih Berbisnis

Pasca Tidak Menjabat Walikota Salatiga, Yuliyanto Akan Istirahat Dari Panggung Politik dan Memilih Berbisnis

Pasangan YARIS (Yuliyanto dan Haris) akan mengakhiri kepemimpinannya sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Salatiga pada Minggu (22/5/2022) mendatang.

Pasangan ini telah memimpin Salatiga selama dua periode, pada 2011-2016 dan 2017-2022.

Kepada Rasika FM Yuliyanto mengatakan akan istirahat dulu dari dunia politik.

“Dua periode tentu banyak capaian dan yang belum tercapai selama memimpin Salatiga, apalagi kemarin selama dua tahun terkena pandemi Covid-19 sehingga banyak program yang tidak berjalan maksimal,” ungkapnya (20.5.22)

Yuliyanto menegaskan setelah tidak lagi menjabat, akan fokus pada kegiatan sosial dan kembali berwiraswasta.

“Kegiatan sosial itu pasti, juga nanti berdagang lagi, wiraswata lagi,” paparnya.

Disinggung mengenai target pribadi sebagai politisi, Yuliyanto menyatakan belum berpikiran lebih jauh.

“Kalau untuk partai, target tetap lebih baik dari pemilu kemarin yang dapat empat kursi, besok harus bisa lebih. Ini juga sebagai pijakan untuk pilkada,” kata Yuliyanto yang menjabat sebagai Ketua DPC Partai Gerindra Salatiga.

Dia juga menyampaikan sampai saat ini belum memiliki jagoan untuk Pilkada 2024 Kota Salatiga.

“Belum ada kandidat, tapi kalau memang ada yang baik, yang bisa meneruskan program yang telah disusun serta mendapat dukungan masyarakat, kita juga akan mendukung,” terangnya.

Yuliyanto mengungkapkan, untuk membangun Kota Salatiga, dibutuhkan partisipasi semua pihak, termasuk partai politik.

“Tentu tetap dibutuhkan koalisi, tidak bisa berjalan sendiri. Apalagi untuk konstelasi politik, koalisi itu penting,” ungkapnya.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Jateng Guyub menggelar aksi penolakan rencana pembangunan geothermal di kawasan Gunung Ungaran dan Gunung Lawu sejak Selasa (22/9/2026). Gerakan yang disebut menghimpun elemen masyarakat dari 28 kabupaten/kota di Jawa Tengah itu dilakukan dengan berjalan kaki menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah karena kekhawatiran terhadap dampak lingkungan dan kehidupan generasi mendatang.
Massa Gelar Aksi Longmarch Gedong Songo-Kantor Gubernur Jateng, Suarakan Penolakan Geothermal
[pekok2]