URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
komunitas sepak bola di Semarang bentuk kepeduliannya dengan melakukan doa bersama bagi tiga ratus warga yang meninggal serta korban luka-luka. Tak hanya itu, mereka juga melakukan penggalangan dana bagi para korban.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Peduli Cianjur, Komunitas Sepak Bola di Semarang Gelar Doa Bersama dan Penggalangan Dana

Peduli Cianjur, Komunitas Sepak Bola di Semarang Gelar Doa Bersama dan Penggalangan Dana

Peduli Cianjur, Komunitas Sepak Bola di Semarang Gelar Doa Bersama dan Penggalangan Dana

featured-img

RASIKAFM.COM | SEMARANG – Musibah gempa bumi di Cianjur Provinsi Jawa Barat beberapa waktu lalu mengakibatkan ratusan orang meninggal dunia. Tak hanya itu, ribuan warga yang terdampak juga kehilangan harta terbesarnya yaitu tempat tinggal.

Masyarakat disana saat ini sangat membutuhkan bantuan baik itu pangan, sandang dan tempat tinggal sementara. Komunitas Sepak Bola di Semarang yaitu Football Traveler Semarang (FTS) menyampaikan duka yang mendalam akibat bencana alam gempa bumi yang terjadi di Cianjur Jawa Barat.

Kini salah satu komunitas sepak bola di Semarang itu dalam bentuk kepeduliannya melakukan doa bersama bagi tiga ratus warga yang meninggal serta korban luka-luka. Tak hanya itu, mereka juga melakukan penggalangan dana bagi para korban.

Sebelum melakukan internal macth di Stadion Jatidiri Sabtu (26/11/2022) sore, para pengurus bersama member komunitas sepak bola di kota Semarang ini berbaris rapi dan melakukan doa bersama. Kemudian mereka mulai melakukan penggalangan dana untuk para korban di Cianjur.

Ketua komunitas Football Traveler Semarang (FTS), Rizqi Zia Ulhaq mengatakan, dia bersama member komunitasnya sengaja menggelar doa bersama sebelum melakukan internal macth di Stadion Jatidiri tersebut, bertujuan untuk mendoakan para korban musibah di Cianjur. Dia berharap keluarga korban meninggal bisa diberikan ketabahan, dan korban lainnya diberi ketabahan.

Selain itu, pihaknya juga melakukan penggalangan dana bagi para korban gempa bumi di Cianjur tersebut. “Penggalangan dana dilakukan hingga lima hari kedepan,” ujarnya disela-sela penggalangan dana.

Setelah itu, dana yang terkumpul akan disalurkan melalui komunitas Football Traveler Pusat. Dia berharap bantuan tersebut bisa sedikit membantu meringankan beban para korban bencana alam di Cianjur tersebut.

“Kami sampaikan duka yang mendalam bagi korban gempa bumi di Cianjur. Semoga diberi kekuatan dan ketabahan serta korban yang meninggal ditempatkan yang lebih baik dan korban luka-luka bisa segera sembuh,” paparnya.

“Semoga, nanti bantuan dari kita bisa berguna dan dimanfaatkan dengan baik untuk kebutuhan korban bencana alam di Cianjur,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota
Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara