KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Pemerintah Kota Semarang Terus Upayakan Penguatan Program Smart City

Pemerintah Kota Semarang Terus Upayakan Penguatan Program Smart City

Pemerintah Kota Semarang Terus Upayakan Penguatan Program Smart City

Pelaksana harian (Plh) Wali kota Semarang, Iswar Aminuddin kembali menegaskan mengenai pentingnya program Smart City (kota cerdas) dalam pembangunan sebuah wilayah. Dirinya bercerita jika Kota Semarang sendiri telah menerapkan konsep Smart City sejak tahun 2013. Hingga tahun 2021 kemarin, program Semarang Smart City dinilai sukses, terutama dilihat dari efiensi dan efektifitasnya dalam menangani kasus Covid-19 di Kota Semarang.

Berdasarkan tren positif yang sudah dicapai tersebut, Pemerintah Kota Semarang berencana melanjutkan program Semarang Smart City untuk periode 2022 – 2025. Untuk membuat program lanjutan ini menjadi versi yang lebih baik dari sebelumnya, Pemerintah Kota Semarang beberapa kali mengadakan evaluasi dan sosialisasi kepada jajarannya. Sosialisasi itu sendiri dilakukan dalam rangka monitoring dan penguatan pelaksanaan Smart City di Kota Semarang.

“Dirjen Kementerian Dalam Negeri menyampaikan posisi Kota Semarang dibanding kota/kabupaten di Indonesia. Meski di awal dalam kaitannya dengan penggunaan SIPD ada yang oke, ada yang susah segala macam tapi karena itu sudah menjadi kebijakan pusat ya harus kita jalankan. Akhirnya sekarang kita bisa jadi percontohan,” tutur Iswar dalam acara Sosialisasi Smart City Kota Semarang tahun 2022 di Hotel Neo Candi Simpang Lima Selasa, (8/11) lalu.

Smart City sendiri merupakan konsep integrasi sistem teknologi informasi dan komunikasi lewat implementasi IoT (Internet of Things) yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan kota. Pemerintah Kota Semarang mencoba konsisten untuk fokus pada peningkatan kualitas pelayanan masyarakat sesuai dengan dimensi kota cerdas. Pemkot Semarang berupaya menjamin kelayakan taraf hidup masyarakat berdasar tiga elemen utama yaitu kelayakan pola hidup, kelayakan kualitas kesehatan, dan kelayakan moda transportasi.

“Teknologi informasi bukan garis khayalan, suka tidak suka kita harus menggunakan. Sehingga ASN Kota Semarang harus paham tentang itu. Itulah langkah dari Pemerintah Kota Semarang kaitannya dengan teknologi informasi, tidak lagi terbelakang tapi menjadi yang terdepan,” kata Iswar.

Meski Kota Semarang telah sukses melaksanakan Smart City tahun 2013 – 2021, namun jalan untuk mewujudkan Semarang Smart City yang sesungguhnya sesuai SNI ISO 37122 : 2019 tentang Perkotaan dan Masyarakat Berkelanjutan masih sangat panjang. Karena itu, Iswar berharap, sosialisasi dan evaluasi yang tengah dilakukan dapat menghasilkan output positif dalam merencanakan dan membuat inovasi pelayanan publik lebih hebat lagi bagi Kota Semarang.

“Sadari itu semua teman-teman sekalian bahwa Pemerintah Kota Semarang ingin melakukan lompatan-lompatan yang lebih dahsyat lagi. Tapi itu tidak akan terjadi jika kita tidak merubah sikap yang biasa-biasa saja menjadi luar biasa,” pungkas Iswar.

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Kabel dan Baterai di 12 Tower Milik Telkomsel Digasak Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta
Pemkab Semarang menyiapkan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga di 21 desa pada sembilan kecamatan yang terdampak kemarau panjang. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan langkah tersebut pada Senin (14/9/2026) dengan memprioritaskan survei geolistrik untuk mencari potensi sumber air tanah sebelum pengeboran dilakukan secara bertahap.
21 Desa Terdampak Kekeringan, Pemkab Semarang Siapkan Geolistrik untuk Pengeboran Sumber Air
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
[pekok2]