KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Pemkab dan Pemkot Semarang Kolaborasi Tangani Masalah Banjir

Pemkab dan Pemkot Semarang Kolaborasi Tangani Masalah Banjir

Pemkab dan Pemkot Semarang Kolaborasi Tangani Masalah Banjir

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Banjir yang kerap terjadi di wilayah Kota Semarang selain disebabkan oleh curah hujan yang tinggi, juga dinilai adanya kiriman air dari wilayah atas yang dalam hal ini Kabupaten Semarang.

Seperti yang terjadi beberapa waktu lalu di mana kawasan perumahan Dinar Indah, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang terendam air akibat tanggul Sungai Babon jebol karena tak mampu menahan aliran air. Sungai Babon sendiri merupakan jalur air dari Sungai Mluweh yang ada di wilayah Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang.

Menyikapi permasalahan itu, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Semarang, Valeanto Soekendro mengatakan dari sisi sedimentasi Sungai Mluweh memang sudah seharusnya untuk dilakukan pengerukan. Namun untuk daerah resapan air di Kabupaten Semarang diakuinya masih cukup baik.

“Tidak dipungkiri, banjir di Kota Semarang memang dikarenakan curah hujan yang cukup tinggi beberapa hari terakhir di wilayah Ungaran. Tapi Kabupaten Semarang masih memiliki banyak daerah resapan,” ucapnya.

Dijelaskan Soekendro, pihaknya setuju untuk berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Semarang untuk penanganan banjir agar tidak berlarut-larut.

“Memang intensitas hujan di Ungaran cukup tinggi sehingga yang masuk ke Kota Semarang cukup banyak. Sehingga masalah banjir ini harus dituntaskan mulai dari hulu hingga ke hilir,” terangnya.

Disinggung tentang adakah pembangunan perumahan di kawasan Kabupaten Semarang yang berada di wilayah hijau, ia mengaku sejauh ini perumahan yang dibangun selalu sesuai dengan rencana tata ruang wilayah (RTRW) yang berlaku.

“Setiap pengembang mau bikin perumahan, kita kaji dulu RTRW nya, sesuai apa nggak. Sejauh ini mereka masih mematuhi (RTRW),” pungkasnya. (win)

 

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

GIIAS Semarang 2026 menyiapkan tiga pilihan parkir bagi pengunjung di Gedung Muladi Dome UNDIP, area belakang SPBU UNDIP, dan sepanjang Jalan Banyu Putih Raya. Parkir utama menampung lebih dari 780 kendaraan, sementara area tambahan berkapasitas hingga 200 kendaraan. Pengunjung dari Jalan Banyu Putih Raya juga mendapat fasilitas shuttle bus gratis.
Ini Tempat Parkir GIIAS 2026 Semarang
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7 derajat Celsius dengan kelembapan 75 persen. Hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan bagian tengah dan sekitarnya, sementara risiko kebakaran hutan dan lahan tetap perlu diwaspadai.
06 Oktober 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Turun di Pegunungan Jawa Tengah
Urban Steak di Karangpete, Benoyo, Salatiga, menawarkan sajian steak bergaya western street food dengan penyajian menyerupai restoran. Berdiri hampir tiga tahun, usaha milik Ery Setiawan ini menghadirkan olahan ayam dan daging sapi dengan harga mulai sekitar Rp20.000, serta melayani pelanggan langsung di lokasi maupun pesanan untuk acara privat.
Urban Steak Salatiga, Sajian Western dengan Konsep Kuliner Jalanan
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
[pekok2]