URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pemerintah Kota Semarang bekerja sama dengan pihak swasta akan melakukan penataan Taman Siranda di Kelurahan Lempongsari. Penataan ini diawali dengan ground breaking yang dihadiri oleh Walikota Semarang dan bertujuan untuk membuat taman kota semakin cantik dan menambah ruang terbuka hijau di kota tersebut. Pembangunannya dibiayai oleh corporate social responsibility (CSR) sebesar Rp 2 Miliar.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pemkot Semarang Gandeng Swasta untuk Penataan Taman Siranda

Pemkot Semarang Gandeng Swasta untuk Penataan Taman Siranda

Pemkot Semarang Gandeng Swasta untuk Penataan Taman Siranda

featured-img

RASIKAFM.COM | SEMARANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) akan melakukan penataan taman kota, yakni Taman Siranda di Jalan Diponegoro, Kelurahan Lempongsari, Kecamatan Gajahmungkur.

Penataan ini dilakukan dengan menggandeng pihak swasta dan diawali dengan acara ground breaking pengembangan fasilitas publik pada Rabu (8/3/2023) yang dihadiri oleh Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu.

Menurut penjelasan Ita, sapaan akrab Hevearita G Rahayu, penataan Taman Siranda bertujuan untuk membuatnya semakin cantik dan menambah ruang terbuka hijau (RTH) di Kota Semarang. Pembangunannya dianggarkan oleh corporate social responsibility (CSR) dari swasta yang mencapai Rp 2 Miliar.

Namun, Ita menekankan bahwa setelah dibangun dengan baik, Taman Siranda harus dirawat dengan baik pula. Diharapkan penataan Taman Siranda ini dapat memberikan manfaat yang positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.

“Jangan sampai hanya bisa membangun taman kota yang bagus tapi tidak dirawat dan banyak yang rusak,” terangnya, usai acara Groundbreaking Taman Siranda.

Ita juga meminta nantinya tanaman yang ditanam dengan jenis bunga disesuaikan dengan kondisi iklim Kota Semarang.

“Kalau tidak cocok dengan iklim, eman-eman nanti mati tidak bisa dinikmati keindahannya. Dengan adanta taman kota yang bersih, rapi dan indah orang akan banyak datang jadi jujugan masyarakat. Selain, menambah ruang publik, juga membuat suasana kota menjadi nyaman dan asri,” sambungnya.

Selain itu, Ita menata kembali kewenangan penanganan perawataan aset Pemkot Semarang, terutama seperti taman di median jalan maupun tepi jalan.

“Sehingga tidak tumpang tindih antara aset PU dan Disperkim maupun dinas lainnya. Saya minta ini diseragamkan kalau ada taman di median jalan yang aset PU ya semuanya disamakan. Kalau untuk taman berada di tepian jalan ada yang kewenangan di Disperkim juga semuanya disamakan,agar nantinya tidak tumpang tindih dalam hal kewenangan dan mudahkan perawatan tamannya,” ucapnya.

Kepala Disperkim Kota Semarang, Ali mengatakan, fasilitas taman Siranda, nanti dibangun ada lorongnya, tempat duduknya, pencahayaan dan lainnya. Dengan volume taman yaitu seluas 500 meter persegi. Pembangunan dianggarkan sebesar Rp 2 miliar dari CSR swasta.

“Terkait perawatan seperti yang disampaikan bu walikota masalah perawatan, untuk tahun 2023 ini kita antisipasi agar perawatan taman bisa dilaksanakan. Ibu walikota mewanti-wanti taman yang sudah dibangun agar dirawat dengan baik,” katanya.

Direktur PT Wicaksana Indonesia, Agus Sumartono mengatakan, pihaknya berharap Kota Semarang punya taman yang banyak seperti daerah lainnya. Dan tidak ada lagi pembiaran taman kota sehingga rusak, tapi harus dirawat oleh semua warga agar kerasan dan nyaman saat di Semarang

“Fasilitas di taman Siranda, tentunya memanjakan mata orang untuk melihat keindahan, orang bisa ngobrol dan berfoto yang instagramable, jadi ikon wisata baru. Kalau dibangun, kami minta semua warga bisa merawat agar Kota Semarang terlihat makin elok dan indah,” pungkasnya.

BACA JUGA :

Rest Area Pendopo KM 456 Tol Semarang–Solo di Pabelan, Kabupaten Semarang, dipadati pengunjung pada Minggu (12/7/2026) bertepatan dengan hari terakhir libur sekolah. Ribuan pengguna jalan tol memanfaatkan rest area untuk beristirahat, menikmati kuliner UMKM, dan menggunakan berbagai fasilitas, sementara pengelola mencatat lonjakan sekitar 5.000 pengunjung di masing-masing sisi A dan B selama masa liburan.
Hari Terakhir Liburan, Rest Area Pendopo KM 456 Jadi Titik Singgah Favorit Keluarga
PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) menyatakan telah memenuhi tuntutan warga terkait aktivitas tambang galian C di Dusun Banyuurip, Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, dengan memperbaiki 18 titik jalan, mengatur operasional kendaraan, dan melakukan penyiraman jalan. Perbaikan yang dimulai sejak 8 Juli 2026 itu dilakukan lebih cepat dari target sebagai tindak lanjut hasil audiensi bersama warga dan pemerintah.
PT MABA Klaim Penuhi Tuntutan Warga, Perbaiki 18 Titik Jalan di Jalur Tambang Delik–Tlompakan
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Sekretaris Daerah Kabupaten Semarang Valeanto Soekendro dikukuhkan sebagai Ketua Korpri Kabupaten Semarang periode 2026–2031 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Kamis (9/7/2026). Ia akan mengusulkan penempatan ASN lebih dekat dengan domisili melalui Baperjakat untuk menekan biaya transportasi, sekaligus mendorong transformasi digital, solidaritas anggota, dan optimalisasi aset Korpri.
Ketua Korpri Kabupaten Semarang Usulkan ASN Bekerja Dekat Rumah demi Tekan Biaya Hidup
Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah memastikan antrean kendaraan di sejumlah SPBU Jawa Tengah dan DIY tidak disebabkan kelangkaan Biosolar. Stok Biosolar tercatat mencapai 13,5 kali konsumsi harian normal dan Pertalite 11,5 kali, sementara perusahaan memantau persediaan secara real-time serta mengirim pasokan tambahan dari depot terdekat saat stok menurun.
Antrean Biosolar di Sejumlah SPBU, Pertamina Tegaskan Bukan karena Kelangkaan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

PT Mitra Anugerah Bumi Agung berkomitmen memperbaiki jalan rusak di Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, mulai 12 Juli 2026 setelah audiensi dengan warga dan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (3/7/2026). Warga juga menuntut pembatasan jam operasi, kelayakan armada, perbaikan drainase, dan rambu keselamatan. DPRD akan mendorong penghentian sementara tambang bila komitmen tidak direalisasikan.
DPRD Kabupaten Semarang Ultimatum Tambang Galian C di Tuntang: Taati Kesepakatan atau Operasional Ditutup!
Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting