KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Pemkot Semarang Salurkan Santunan untuk Anak Yatim dan Masyarakat yang Membutuhkan

Pemkot Semarang Salurkan Santunan untuk Anak Yatim dan Masyarakat yang Membutuhkan

Pemkot Semarang Salurkan Santunan untuk Anak Yatim dan Masyarakat yang Membutuhkan

Program penyerahan santunan oleh Pemerintah Kota Semarang kepada anak yatim, anak stunting, guru TPQ, dan pengemudi ojek online di bulan Ramadan telah dilaksanakan di kantor Kecamatan Gayamsari, Sabtu (9/4/2023). Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu menyampaikan harapannya agar program ini berkelanjutan dan dilaksanakan secara rutin, tidak hanya saat bulan Ramadan saja.
Pemkot Semarang
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu menyerahkan santunan yang diselenggarakan di kantor Kecamatan Gayamsari, Sabtu (9/4)

Semarang – Pemerintah Kota Semarang menunjukkan perhatiannya kepada anak yatim, anak stunting, guru TPQ, dan pengemudi ojek online di bulan Ramadan melalui program penyerahan santunan yang diselenggarakan di kantor Kecamatan Gayamsari, Sabtu (9/4/2023). Program tersebut tidak lain merupakan perwujudan konsep Bergerak Bersama dalam merangkul seluruh kalangan di Kota Semarang untuk bisa mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

“Alhamdulillah hari ini atas inisiatif camat, Forkopimda, TNI, Polri, dan CSR beberapa perusahaan di sekitar Gayamsari ini nyengkuyung bareng, dikumpulkan jadi satu berbagi sekitar 580 paket sembako untuk pengemudi ojol, perawat jenazah, lansia, anak yatim serta anak stunting,” tutur Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu.

Mbak Ita, sapaan akrab wali kota perempuan pertama di Ibu kota Jawa Tengah tersebut berharap, program ini akan terus berkelanjutan, tidak hanya dilaksanakan di Bulan Ramadan saja. Dirinya mengimbau masyarakat untuk rutin menyantuni anak yatim karena merupakan bagian dari perintah agama. Menyantuni anak yatim piatu, menurutnya jangan hanya saat bulan Ramadan saja.

“Harapannya ini bisa menjadi contoh untuk kecamatan-kecamatan lain. Yang pertama kita membantu masyarakat yang kedua mengendalikan tingkat inflasi. Alhamdulillah Kota Semarang masuk 10 besar tingkat inflasi terendah se-Indonesia,” ungkap Mbak Ita.

Menurut Mbak Ita, bantuan sosial bersama dengan program-program pemerintah lainnya seperti pasar murah dapat bersinergi efektif untuk menekan angka inflasi. Dirinya mendorong jajarannya untuk mengadakan kegiatan serupa di kecamatan lain.

“Ayo ini masih ada 15 kecamatan lain buat kegiatan seperti ini jangan mau kalah. Insya-Allah nanti angka inflasi kita bisa semakin turun,” tandas Mbak Ita.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
[pekok2]