URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, mengukuhkan 75 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang akan bertugas pada HUT ke-79 Kemerdekaan RI di Bumi Serasi. Anggota Paskibraka ini terdiri dari siswa-siswi terpilih dari seluruh SMA/SMK sederajat se-Kabupaten Semarang. Setelah menjalani serangkaian latihan, mereka akan bertugas dalam pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pengukuhan Paskibraka Kabupaten Semarang, Ngesti: Boleh Berhijab, Tidak Masalah

Pengukuhan Paskibraka Kabupaten Semarang, Ngesti: Boleh Berhijab, Tidak Masalah

Pengukuhan Paskibraka Kabupaten Semarang, Ngesti: Boleh Berhijab, Tidak Masalah

Sebanyak 75 siswa-siswi SMA/SMK sederajat se-Kabupaten Semarang dikukuhkan menjadi Paskibraka 2024 oleh Bupati Semarang Ngesti Nugraha di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Kamis (15/8/2024). Foto: win
Sebanyak 75 siswa-siswi SMA/SMK sederajat se-Kabupaten Semarang dikukuhkan menjadi Paskibraka 2024 oleh Bupati Semarang Ngesti Nugraha di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Kamis (15/8/2024). Foto: win
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang akan bertugas saat HUT ke-79 Kemerdekaan RI di Bumi Serasi. Mereka berjumlah 75 orang dan merupakan siswa-siswi terpilih dari seluruh SMA/SMK sederajat se-Kabupaten Semarang.

Ngesti menjelaskan, setelah menjalani serangkaian latihan, mereka tidak hanya bertugas saat pengibaran Bendera Merah-Putih saja, akan tetapi juga saat upacara penurunan bendera. Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk para pelatih dan alumni Paskibraka 2023.

“Harapan kita, anak-anak yang telah menjalani pendidikan karakter, budi pekerti, kedisiplinan, dan mental ini harus bisa kompak, guyub, dan seirama. Tidak hanya saat menjadi anggota Paskibraka saja, tetapi bisa gethok tular kepada lingkungan dan sekolah sehingga tertanam jiwa patriotisme, nasionalisme dan rasa memiliki NKRI yang kuat untuk menjadi pemimpin masa depan,” kata Ngesti usai pengukuhan Paskibraka di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Kamis (15/8/2024).

Berkaitan dengan isu yang beredar ihwal seragam Paskibraka, Ngesti menyampaikan, tidak ada masalah bagi siswi yang berhijab. Mereka tetap diperkenankan mengenakan hijab saat bertugas nanti.

“Tidak ada masalah, boleh pakai hijab,” ujarnya.

Ngesti menambahkan, Paskibraka yang telah dikukuhkan akan mendapatkan beasiswa. Mereka yang menjadi anggota Paskibraka rata-rata masih duduk di kelas XI SMA. Anggota Paskibraka yang dikukuhkan tahun 2023 lalu, maka beasiswa berlaku tahun ini. Demikian juga bagi mereka yang dikukuhkan tahun ini, maka tahun 2025 akan diberikan beasiswa.

“Ini menambah motivasi dan semangat buat siswa yang lain agar memiliki keinginan menjadi anggota Paskibraka,” bebernya.

Salah satu anggota Paskibraka, Fadila (16) sudah menjalani latihan di sekolah dan di rumah. Semula ia mengaku berat dalam menjalani latihan, akan tetapi lama-lama merasa terbiasa.

“Persiapan sejak 2 minggu yang lalu. Sedikit grogi tapi diusahakan tidak,” kata dia.

Pelajar kelas XI SMAN 1 Tuntang ini juga telah menjalani serangkaian latihan fisik. Sehingga sudah siap untuk menjalankan tugasnya.

“Beberapa hari terakhir digembleng sama pelatih, insyaAllah sudah siap,” bebernya mantap. (win)

BACA JUGA :

Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Stand Gebyar Lelang Serentak Barang Rampasan dan Barang Sitaan Negara milik Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejaksaan Negeri Salatiga dipadati warga di Joglo 3 Kantor Kejari Salatiga, Rabu (29/7/2026), menjelang pelaksanaan lelang pada 11–14 Agustus 2026. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai tata cara mengikuti lelang melalui portal resmi sekaligus memperoleh informasi aset yang akan dilelang secara legal.
Sosialisasi Gebyar Lelang Barang Rampasan, Stand PAPBB Kejari Salatiga jadi Idola Calon Peserta Lelang
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Forkopimda Kabupaten Semarang tampil sebagai pemain ketoprak bertajuk "Rebut Kembar Mayang" pada puncak peringatan HUT ke-35 DPD Permadani Kabupaten Semarang di GOR Pandanaran Wujil, Kecamatan Bergas, Sabtu (25/7/2026) malam. Ngesti Nugraha bersama jajaran pimpinan daerah turun langsung ke panggung sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya Jawa sekaligus mengajak generasi muda menjaga bahasa, tata krama, dan nilai-nilai luhur budaya melalui seni tradisional
Forkopimda Kabupaten Semarang Main Ketoprak, Cara Unik Permadani Lestarikan Budaya Jawa
Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga