URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pada Senin (27/05/2024) pukul 03.00 WIB dini hari, Penjabat (Pj) Wali Kota Salatiga, Yasip Khasani, beserta istri Anita Nofiana dan jajaran Forkopimda Kota Salatiga, melepas 185 jamaah calon haji Kota Salatiga kloter embarkasi Solo (SOC) 57 di Pendopo Pakuwon Salatiga.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pj Wali Kota Salatiga Lepas 185 Jamaah Calon Haji Menuju Tanah Suci

Pj Wali Kota Salatiga Lepas 185 Jamaah Calon Haji Menuju Tanah Suci

Pj Wali Kota Salatiga Lepas 185 Jamaah Calon Haji Menuju Tanah Suci

Rombongan calon jamah haji saat dilepas Pj wali kota Salatiga
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Penjabat (Pj) Wali Kota Salatiga, Yasip Khasani, beserta istri Anita Nofiana dan jajaran Forkopimda Kota Salatiga melepas jamaah calon haji kota Salatiga kloter embarkasi Solo (SOC) 57 di Pendopo Pakuwon Salatiga, Senin(27/05/2024), pukul 03.00 WIB dini hari.

Rombongan jamaah calon haji kota Salatiga berjumlah 185 jamaah haji dan terbagi atas 102 perempuan dan 83 laki laki. Sedangkan di dalam kloter ini diikuti jamaah haji termuda, yakni Putri Soliha yang berusia 27 tahun dan jamaah haji tertua, yakni Bapak Zainal Mulazim yang berusia 88 tahun.

Dalam kesempatan ini, Yasip Khasani mengatakan bahwa kesempatan ini merupakan yang paling ditunggu-tunggu setelah melewati beberapa tahapan dan proses yang panjang.

“Secara pribadi maupun atas nama Pemkot Salatiga kami ucapkan selamat atas keberangkatan ini. Sebentar lagi panjenengan akan berada di tanah suci untuk melaksanakan rangkaian ibadah haji. Melaksanakan ibadah ini menjadi sebuah kewajiban dan undangan untuk melakukan serangkaian ibadah kepada Allah SWT. Sekali lagi selamat kepada Bapak Ibu, dan semoga kembali ke tanah air, Kota Salatiga dengan lancar, sehat dan selamat,” jelas Yasip.

Dirinya berharap para jamaah calon haji ini mampu melepaskan semua urusan keluarga, kantor atau urusan duniawi lainnya saat melaksanakan ibadah haji nantinya.

“Fokuslah beribadah dan jagalah kekompakan, lepaskan semua urusan keluarga, teman, kantor, pekerjaan maupun semua urusan duniawi. Laksanakan ibadah dengan sebaik-baiknya dan jagalah kesehatan dengan baik pula,” tambahnya.

Sebagai informasi bahwa rombongan ini diantar dengan 5 bus ke Asrama Haji Donohudan Solo, dan dikawal oleh pihak kepolisian, dishub, tenaga kesehatan, PMI dan panitia.

BACA JUGA :

Tingkatkan Kemampuan Personel, Damkar Salatiga Gelar Bimtek Kebakaran dan Evakuasi Korban
Tingkatkan Kemampuan Personel, Damkar Salatiga Gelar Bimtek Kebakaran dan Evakuasi Korban
Orang Tua Siswa Pertanyakan Mekanisme Penerimaan Siswa Baru di SMAN 3 Salatiga
Orang Tua Siswa Pertanyakan Mekanisme Penerimaan Siswa Baru di SMAN 3 Salatiga
Sebanyak 215 jemaah haji asal Kota Salatiga yang tergabung dalam Kloter 24 tiba dengan selamat di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Kamis (11/6/2026) malam. Pemerintah Kota Salatiga menyiapkan armada bus dan pengawalan kepolisian untuk proses penjemputan hingga kepulangan jemaah ke daerah asal.
215 Jemaah Haji asal Salatiga Tiba di Pemkot dengan Selamat, Kamis Malam
Tunaikan Nazar Usai Haji, Warga Suruh Jalan Kaki 34 Kilometer dari Donohudan ke Rumah
Tunaikan Nazar Usai Haji, Warga Suruh Jalan Kaki 34 Kilometer dari Donohudan ke Rumah
Ratusan warga Muslim, Kristen, Katolik, dan Buddha di Dusun Thekelan, Desa Batur, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, merayakan Waisak 2570 BE dengan tradisi saling mengucapkan selamat usai ibadah di Vihara Buddha Bhumika, Minggu (31/5/2026). Tradisi yang telah berlangsung puluhan tahun ini menjadi simbol kerukunan, toleransi, dan persaudaraan antarumat beragama yang terus dijaga oleh masyarakat setempat.
Warga Beda Agama ikut Rayakan Waisak di Batur Getasan
Sebanyak 217 calon jemaah haji asal Kota Salatiga diberangkatkan ke Tanah Suci pada Selasa (28/4/2026), namun satu jemaah tertunda karena belum memenuhi syarat kesehatan saat pemeriksaan di embarkasi, sehingga keberangkatannya ditunda demi keselamatan hingga dinyatakan layak.
Alasan Kesehatan, Satu Calhaj asal Salatiga Gagal Berangkat

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia
Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Dinas Sosial akan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) DBHCHT 2026 kepada 2.393 warga di 92 desa dan kelurahan mulai Juni 2026. Bantuan diberikan kepada buruh tani tembakau, buruh dan petani cengkih, serta warga kurang mampu untuk mendukung kesejahteraan dan produktivitas mereka.
2.393 Buruh dan Petani Tembakau di Kabupaten Semarang Terima BLT DBHCHT Rp600 Ribu
Puluhan Knalpot Brong di Salatiga Dijadikan Monumen Edukasi Pelajar
Puluhan Knalpot Brong di Salatiga Dijadikan Monumen Edukasi Pelajar