URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Seorang pria ditemukan meninggal dalam keadaan gantung diri di kamar rumahnya yang berada di Jalan Damarwulan I RT 1 RW 5 Kelurahan Karangayu, Kecamatan Semarang Barat Kota Semarang

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pria Asal Semarang Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Kamarnya

Pria Asal Semarang Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Kamarnya

Pria Asal Semarang Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Kamarnya

featured-img

RASIKAFM.COM | SEMARANG – Seorang pria ditemukan meninggal dalam keadaan gantung diri di kamar rumahnya yang berada di Jalan Damarwulan I RT 1 RW 5 Kelurahan Karangayu, Kecamatan Semarang Barat Kota Semarang, Rabu (14/12/2022)

Korban yang berinisal AS ini ditemukan pertama kali oleh ibu dan adik korban pada pukul 05.00 WIB. Saat ditemukan, korban mengenakan celana pendek warna hitam dan kaos lengan pendek warna putih.

Dari hasil pemeriksaan luar oleh Tim Inafis Polrestabes Semarang, ditemukan bekas jeratan pada leher korban. Kondisi korban saat meningga dunia yaitu mengeluarkan cairan di mulut dan bagian vital korban.

Kapolsek Semarang Barat, Kompol Dicky Hermansyah mengatakan, kepolisian sementara memerika empat saksi dari kejadian itu. Dua dari empat saksi itu adalah keluarga korban.

Dicky menjelaskan, dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi, ada yang melatarbelakangi korban nekat gantung diri. Awalnya, di hari sebelumnya pada pukul 11.00 WIB, korban dan istrinya berinisial YK yang sedang hamil tua terlibat cekcok. Hingga pada akhirnya, korban sampai nekat menusuk istrinya menggunakan pisau dapur.

Dari kekerasan yang dilakukan AS, istrinya mengalami luka perah pendarahan dibagian perut. Lalu YK menghampiri ibunya untuk meminta pertolongan dibawa ke rumah agar mendapatkan perawatan. Ibu dan adik AS juga ikut mengantarkan YK ke rumah sakit.

“(YK) minta tolong diantar ke Rumah sakit Panti Wiloso untuk berobat sekalian dilakukan tindakan operasi cesar kahamilan,” ujar Kapolsek saat dikonfirmasi.

Ketika YK sedang mendapatkan penanganan medis, kemudian ibu dan adik AS pulang ke rumah dan mendapati korban sudah gantung diri. Atas kejadian itu, ibu AS berteriak dan meminta bantuan kepada warga.

“Lalu seorang saksi menghubungi ke Polsek Semarang Barat untuk melaporkan kejadian tersebut. Kemudian petugas dari Polsek Semarang Barat datang dan menindak lanjuti kejadian tersebut,” jelasnya.

“Lalu saksi lainnya juga mendengar suara teriakan ibu korban dan langsung mendatangi ke lokasi kejadian dan diajak keatas oleh ibu korban untuk membantu menurunkan korban dari tali gantungan bersama sama warga dan diletakkan dilantai kamar bawah,” tambahnya.

Dari hasil pemeriksaan terhadap kondisi AS, ternya AS mengalami gangguan kejiwaan. “Terakhir berobat sekitar 16 November 2022,” paparnya.

Atas kejadian itu, keluarga AS menerima kematian korban dan membuat surat pernyataan dengan diketahui oleh perangkat lingkungan setempat. Dari hasil pemeriksaan lebih lanjut terhadap kondisi korban juga tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan.

“Korban murni meninggal dunia karena menjerat lehernya dengan seutas tali rafia warna hijau panjang kurang lebih 6 meter diikatkan di kayu plafon kamar dengan ketinggian kurang lebih 2,5 meter,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Stand Gebyar Lelang Serentak Barang Rampasan dan Barang Sitaan Negara milik Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejaksaan Negeri Salatiga dipadati warga di Joglo 3 Kantor Kejari Salatiga, Rabu (29/7/2026), menjelang pelaksanaan lelang pada 11–14 Agustus 2026. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai tata cara mengikuti lelang melalui portal resmi sekaligus memperoleh informasi aset yang akan dilelang secara legal.
Sosialisasi Gebyar Lelang Barang Rampasan, Stand PAPBB Kejari Salatiga jadi Idola Calon Peserta Lelang
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga