KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

PSISa Salatiga Targetkan Kemenanggan Saat Melawan Persika Karanganyar

PSISa Salatiga Targetkan Kemenanggan Saat Melawan Persika Karanganyar

PSISa Salatiga Targetkan Kemenanggan Saat Melawan Persika Karanganyar

Manajer PSISa Salatiga Hartoko Budhiono mengatakan tim Laskar Ganesha menargetkan poin penuh dalam pertandingan tersebut. “Raihan tiga poin dalam partai kedua adalah harga mati. Kami ingin menjaga peluang lolos ke babak semifinal dan final Jawa Tengah,” jelasnya, Rabu (24/11/2021).

Menurut Hartoko, secara kualitas tim PSISa tidak kalah dengan konstetan lain yang berlaga di Grup F. “Kita sudah sama-sama melalui penyisihan grup, jadi lebih baik fokus kepada tim sendiri dan memotivasi pemain agar meraih kemenangan dalam setiap laga yang tersisa,” tegasnya.

Meski begitu, Hartoko mengakui mewaspadai faktor nonteknis dalam pertandingan. Yakni kondisi lapangan Stadiom Bhumi Pala Temanggung yang tidak layak. “Pada laga pertama kami main partai kedua melawan PSIP Pemalang, lapangan sangat buruk. Kemampuan pemain tidak keluar, beberapa pemain sampai harus berganti sepatu karena lumpur yang menempe sangat tebal,” ungkapnya.

Hartoko menyampaikan karena kondisi lapangan tidak mendukung, strategi dari pelatih pun tidak maksimal. “Ini kan sudah pertandingan liga, ditonton langsung oleh penonton melalui streaming. Kenapa lapangan yang tidak layak dipaksakan?”paparnya.

Hartoko Budhiono saat menerima kunjungan Rasika FM

Hartoko menegaskan bahwa pertandingan liga harus lebih baik dari sepakbola tarkam. “Kalau tarkam bisa pindah lapangan agar sepakbola yang dipertandingkan layak ditonton, tentu partai liga juga harus lebih baik,” tegasnya.

Selain soal lapangan, Hartoko juga meminta operator kompetisi Liga 3 Jawa Tengah menugaskan wasit yang berintegritas dan memiliki kemampuan. “Pada partai pertama melawan PSIP, masyarakat sepak bola Indonesia tentu bisa melihat kualitas wasit. Jadi besok-besok jangan asal tunjuk wasit daripada merusak suasana pertandingan,” paparnya.

Sementara pelatih PSISa Salatiga Andreas Tri Widagdo mengungkapkan ada dua pemain yang harus absen dalam laga melawan Persika Karanganyar. “Ada dua pemain yang terkena akumulasi kartu kuning, yakni Husain dan Rizky Aldi. Kita siapkan pemain pengganti, masih ada waktu untuk memaksimalkan pemain yang ada,” terangnya.

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis