URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Hujan deras disertai angin kencang melanda Desa Kauman Lor Pabelan Kabupaten Semarang, Kamis (21/10/2021). Akibatnya, ratusan rumah, gedung sekolah, tempat ibadah hingga balai desa rusak ringan hingga berat.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Puting Beliung Terjang Kauman Lor, Ratusan Rumah dan Balai Desa Rusak

Puting Beliung Terjang Kauman Lor, Ratusan Rumah dan Balai Desa Rusak

Puting Beliung Terjang Kauman Lor, Ratusan Rumah dan Balai Desa Rusak

featured-img

UNGARAN – Sebanyak 111 rumah di Desa Kauman Lor Pabelan Kabupaten Semarang rusak ringan hingga berat akibat diterjang angin puting beliung, Kamis (21/10/2021) sekira pukul 17.00. Tak hanya itu, gedung sekolah, pondok pesantren hingga balai desa juga tak luput terkena imbas angin kencang tersebut.

Sekretaris Desa (Sekdes) Kauman Lor Muhammad Masukin saat dikonfirmasi rasikafm.com menerangkan kejadian bermula saat mendung tebal lalu disusul hujan lebat.

“Biasanya kalau mau hujan rintik-rintik dulu. Kemarin nggak, langsung hujan deras dibarengi tiga gelombang angin kencang,” ujar Masukin, Jumat (22/10/2021).

Menurut Masukin, gelombang angin kedua yang terbesar sehingga mengakibatkan kerusakan pada ratusan rumah, tempat ibadah, gedung sekolah, pesantren dan balai desa.

“Data yang masuk ke kami ada 111 rumah yang rusak bagian atapnya. Selain itu MI Miftahun Najihin, Ponpes Falakiyah serta gedung balai desa Kauman Lor juga mengalami kerusakan,” jelasnya.

Dari 111 rumah itu, yang mengalami kerusakan paling parah adalah rumah milik Setyo Pilih, warga RT 2 RW 3 Dusun Krajan sebab tertimpa pohon kelapa yang tumbang.

“Alhamdulillah dalam musibah ini tidak ada korban jiwa. Hanya kerusakan material bangunan terutama bagian atap dengan total kerugian Rp25 juta, sedangkan warga yang terdampak langsung diungsikan ke lokasi yang aman,” urai dia.

Pages ( 1 of 2 ): 1 2Lanjut »

BACA JUGA :

Rest Area Pendopo KM 456 Tol Semarang–Solo di Pabelan, Kabupaten Semarang, dipadati pengunjung pada Minggu (12/7/2026) bertepatan dengan hari terakhir libur sekolah. Ribuan pengguna jalan tol memanfaatkan rest area untuk beristirahat, menikmati kuliner UMKM, dan menggunakan berbagai fasilitas, sementara pengelola mencatat lonjakan sekitar 5.000 pengunjung di masing-masing sisi A dan B selama masa liburan.
Hari Terakhir Liburan, Rest Area Pendopo KM 456 Jadi Titik Singgah Favorit Keluarga
PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) menyatakan telah memenuhi tuntutan warga terkait aktivitas tambang galian C di Dusun Banyuurip, Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, dengan memperbaiki 18 titik jalan, mengatur operasional kendaraan, dan melakukan penyiraman jalan. Perbaikan yang dimulai sejak 8 Juli 2026 itu dilakukan lebih cepat dari target sebagai tindak lanjut hasil audiensi bersama warga dan pemerintah.
PT MABA Klaim Penuhi Tuntutan Warga, Perbaiki 18 Titik Jalan di Jalur Tambang Delik–Tlompakan
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Pendapatan Kabupaten Semarang 2027 Diproyeksi Turun Rp399,89 Miliar, Pemkab Siapkan APBD dengan Defisit Rp20 Miliar
Pendapatan Kabupaten Semarang 2027 Diproyeksi Turun Rp399,89 Miliar, Pemkab Siapkan APBD dengan Defisit Rp20 Miliar
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Sekretaris Daerah Kabupaten Semarang Valeanto Soekendro dikukuhkan sebagai Ketua Korpri Kabupaten Semarang periode 2026–2031 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Kamis (9/7/2026). Ia akan mengusulkan penempatan ASN lebih dekat dengan domisili melalui Baperjakat untuk menekan biaya transportasi, sekaligus mendorong transformasi digital, solidaritas anggota, dan optimalisasi aset Korpri.
Ketua Korpri Kabupaten Semarang Usulkan ASN Bekerja Dekat Rumah demi Tekan Biaya Hidup

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting