KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Rajin Mengaji dan Penghafal Qur’an, Rohman Dapat Kursi Roda Elektrik Dari Ganjar

Rajin Mengaji dan Penghafal Qur’an, Rohman Dapat Kursi Roda Elektrik Dari Ganjar

Rajin Mengaji dan Penghafal Qur’an, Rohman Dapat Kursi Roda Elektrik Dari Ganjar

SEMARANG – Senin (3/10) bisa jadi hari tak terlupakan bagi Kholilur Rohman. Ia mendapatkan kursi roda elektrik dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai hadiah atas prestasi dan ketekunannya mengaji.

Rohman adalah seorang anak berusia 12 tahun dan merupakan penyandang disabilitas. Setiap hari Rohman harus digendong ibunya, Khoiriyah, untuk berangkat sekolah hingga pergi mengaji.

“Mana yang katanya mau ketemu, Rohman ini ya. Mau bilang apa sekarang sama pak gubernur,” kata Ganjar pada Rohman.

Rohman yang mengenakan kaos oranye dan celana panjang warna krem itu langsung tersipu malu. Dengan terbata-bata, Rohman menyampaikan doa kepada Ganjar.

“Semoga panjang umur dan selamat dunia akhirat,” kata Rohman diamini Ganjar.

Sang ibu mengatakan, Rohman adalah anak yang tak kenal lelah. Semangatnya untuk belajar dan mengaji begitu tinggi. Selepas sekolah formal di siang hari, Rohman langsung lanjut belajar mengaji di madrasah dan musola sampai malam hari.

“Kemarin ikut PORSADIN terus juara tiga. Ditanya mau nggak ketemu pak Ganjar terus dia langsung jawab mau,” kata Khoiriyah.

Dalam kesempatan itu, Rohman sempat mencoba kursi roda elektrik yang pernah dibeli Ganjar untuk seorang guru madrasah di Semarang. Begitu duduk di atasnya, Rohman langsung meluncur dan tampak sangat senang.

“Suka ya, mau kursi begini juga ya. Yaudah beli habis ini, kamu pilih sendiri. Nanti ditemeni sama staf saya ya. Belajar yang pinter wis mudah-mudahan manfaat,” kata Ganjar.

Rohman senang bisa bertemu Ganjar. Apalagi mendapatkan hadiah kursi roda elektrik. Rohman bisa menggunakannya untuk aktivitas sehari-harinya belajar dan mengaji.

“Seneng ketemu pak ganjar. Dikasih kursi. Tadi disuruh milih sendiri,” ujar Rohman.

Begitu juga disampaikan Khoiriyah. Dia senang anaknya bisa bertemu Ganjar dan mendapatkan hadiah kursi roda elektrik.

“Remen sanget (senang sekali) Alhamdulillah. Saya tiap hari bikin jajanan, dijualin dititipin ke orang. Anak ini setiap hari jarang di rumah karena pagi sekolah, nanti siangnya madrasah, habis madrasah terus ngaji di musola. Nggak mau pulang kalau belum Isya,” ujarnya.

BACA JUGA :

Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengusulkan alokasi 300 liter air per detik dari Bendungan Jragung untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Semarang. Air tersebut diharapkan mendukung kebutuhan air bersih, industri, pertanian, dan pariwisata, terutama di Pringapus, Bergas, dan Ungaran Timur. Pemkab juga mendorong pengembangan wisata dengan memprioritaskan Desa Candirejo.
Bendungan Jragung Mulai Diisi, Bupati Semarang Dorong Pemanfaatan untuk Sektor Intanpari
Tri Susena (43), warga Gayamsari, Kota Semarang, rutin datang ke Ungaran setiap Jumat untuk menerima bantuan dalam program Jumat Berkah. Kondisi ekonomi dan pekerjaan yang tidak menentu membuat keluarganya kesulitan memenuhi kebutuhan. Pada Jumat (11/9/2026), sebanyak 400 paket sembako dari Alfamart dibagikan kepada masyarakat melalui program Bupati Semarang Ngesti Nugraha.
Tak Masuk Daftar Penerima Bansos, Warga Gayamsari Ini Rela ke Ungaran Berburu Jumat Berkah
Jaksa Masuk Pesantren, Kejari Salatiga Wanti-wanti Santri agar Tidak Terjerat Kasus Hukum
Jaksa Masuk Pesantren, Kejari Salatiga Wanti-wanti Santri agar Tidak Terjerat Kasus Hukum
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga kembali menggelar Gelar Inovasi Harmoni Nusantara (GIHN) 2026 di Balairung UKSW, Kamis (10/9/2026). Mengusung tema “Lentera Harmoni”, kegiatan tahun keempat ini menampilkan inovasi ramah lingkungan dari 15 fakultas. GIHN juga mendorong kolaborasi perguruan tinggi, pemerintah, industri, dan UMKM agar riset menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.
GIHN 2026 UKSW, Ubah Inovasi Ramah Lingkungan Menjadi Dampak Nyata bagi Masyarakat
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga?
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga

KNOWLEDGE

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

BALAP-LIAR
Balap Liar dan Knalpot Brong Makin Meresahkan, Satlantas Polres Salatiga amankan 75 Motor
Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Kabel dan Baterai di 12 Tower Milik Telkomsel Digasak Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
                          
```html ```