KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Ratusan Mahasiswa Unjuk Rasa di Depan Kantor Gubernur Jateng Bawa Delapan Tuntutan

Ratusan Mahasiswa Unjuk Rasa di Depan Kantor Gubernur Jateng Bawa Delapan Tuntutan

Ratusan Mahasiswa Unjuk Rasa di Depan Kantor Gubernur Jateng Bawa Delapan Tuntutan

SEMARANG – Ratusan Mahasiswa Aliansi Semarang kembali melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Senin (11/4/2022). Dalam unjuk rasa tersebut, para demonstran membawa 8 tuntutan terkait permasalahan masyarakat yang saat ini sedang terjadi.

Kordinator Aksi, Junaidi menyampaikan Alinasi Mahasiswa Semarang menggugat melakukan konsolidasi dan teknis lapangan demonstrasi menyikapi tiga isu nasional. Mulai dari kelangkaan dan minyak goreng yang mahal, kenaikan harga pertamax, dan penundaan pemilu serta perpanjangan masa jabatan Presiden.

Salah satu Mahasiswa di Universitas Wahid Hasim Kota Semarang itu menjelaskan alasan kenapa pihaknya ingin pemerintah lebih bisa menuntaskan permasalah minyak goreng yang tinggi karena sangat memberatkan masyarakat.

“Dalam kasus kenaikan harga minyak goreng, aliansi menemukan beberapa kejanggalan terhadap pernyataan pemerintah terkait penyebab naiknya harga minyak goreng, pertama alasan yang sering kali dikemukakan Kemendag adalah distribusi migor yang terhambat karena pandemi,” tuturnya.

Pihaknya tidak bisa menerima alasan Kemendag membuat hargat minyak goreng yang tinggi karena terhambat oleh pandemi. Hal tersebut dikarenakan pandemi yang sudah lama terjadi sehingga tidak masuk akal untuk dijadikan alasan.

“Forum aliansi menolak alasan ini karena tidak rasional,seandainya benar, bahwa naiknya harga migor karena pandemi mengapa kenaikan harganya baru berlangsung lima bulan terakhir, padahal pandemi sudah berlangsung selama dua tahun,” tuturnya.

Untuk tuntutan kedua, permasalah kenaikan Pertamax. Pihaknya tidak terlalu mempermasalah kenaikan tersebut. Ia menilai kenaikan harga adalah hal yang wajar mengingat kebijakan itu bisa mengurangi subsidi yang dilakukan oleh pemerintah.

“Kami tidak terlalu mempermasalahnya, karena bagaimana pun hari ini skala ekonomis pertamax adalah Rp 16ribu per liternya jika pemerintah tidak menaikan harga akan ada terlalu besar subsidi energi pada BBM jenis pertamax,” terangnya.

Lebih lanjut, pihaknya juga menolak adanya penundaan pemilu tahun 2024 dan tidak menyetujui perpanjangan masa jabatan periode presiden. Ia menganggap dengan adanya perpanjangan masa jabatan tersebut bisa melanggar peraturan konstituonal yang sudah ada.

Sehingga bila permintaan tersebut tidak di kabulkan pemerintah pusat, pihaknya mendesak Presiden Joko Widodo untuk bisa turun dari kursi kepemimpinannya.

“Secara agregat forum menolak isu ini karena beberapa pertimbangan, diantaranya, dalam konstitusi jelas diatur bahwa masa jabatan presiden hanya dua periode. benar bahwa Aturan dapat diubah dengan cara melakukan amandemen terhadap UUD 1945,” paparnya.

Berikut delapam tuntutan yang dibawa Aliansi Mahasiswa diantaranya,

1. Meminta pemerintah untuk menurunkan harga minyak goreng dan usut tuntas mafia minyak goreng.

2. Meminta Presiden Joko Widodo untik menurunkan Kemendag Muhammad lutfi.

3. Mendesak pemerintah untuk menjamin distribusi BBM bersubsidi (Pertalite) tepat sasaran.

4. Mendesak pemerintah untuk menjamin ketersediaan BBM bersubsidi.

5. Menolak penundaan pemilu dan perpanjangan masa periode jabatan Presiden.

6. Mendesak presiden jokowidodo untuk mengeluarkan pernyataan resmi terkait penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan Presiden.

7. Menolak amandemen UUD 1945 karena tidak mendesak dan irasional,

8. Mendesak pemerintah untuk segera menuntaskan persoalan bangsa atau Presiden Joko Widodo mundur.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
[pekok2]