URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Ratusan Mahasiswa Aliansi Semarang kembali melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Senin (11/4/2022). Dalam unjuk rasa tersebut, para demonstran membawa 8 tuntutan terkait permasalahan masyarakat yang saat ini sedang terjadi.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ratusan Mahasiswa Unjuk Rasa di Depan Kantor Gubernur Jateng Bawa Delapan Tuntutan

Ratusan Mahasiswa Unjuk Rasa di Depan Kantor Gubernur Jateng Bawa Delapan Tuntutan

Ratusan Mahasiswa Unjuk Rasa di Depan Kantor Gubernur Jateng Bawa Delapan Tuntutan

featured-img

SEMARANG – Ratusan Mahasiswa Aliansi Semarang kembali melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Senin (11/4/2022). Dalam unjuk rasa tersebut, para demonstran membawa 8 tuntutan terkait permasalahan masyarakat yang saat ini sedang terjadi.

Kordinator Aksi, Junaidi menyampaikan Alinasi Mahasiswa Semarang menggugat melakukan konsolidasi dan teknis lapangan demonstrasi menyikapi tiga isu nasional. Mulai dari kelangkaan dan minyak goreng yang mahal, kenaikan harga pertamax, dan penundaan pemilu serta perpanjangan masa jabatan Presiden.

Salah satu Mahasiswa di Universitas Wahid Hasim Kota Semarang itu menjelaskan alasan kenapa pihaknya ingin pemerintah lebih bisa menuntaskan permasalah minyak goreng yang tinggi karena sangat memberatkan masyarakat.

“Dalam kasus kenaikan harga minyak goreng, aliansi menemukan beberapa kejanggalan terhadap pernyataan pemerintah terkait penyebab naiknya harga minyak goreng, pertama alasan yang sering kali dikemukakan Kemendag adalah distribusi migor yang terhambat karena pandemi,” tuturnya.

Pihaknya tidak bisa menerima alasan Kemendag membuat hargat minyak goreng yang tinggi karena terhambat oleh pandemi. Hal tersebut dikarenakan pandemi yang sudah lama terjadi sehingga tidak masuk akal untuk dijadikan alasan.

“Forum aliansi menolak alasan ini karena tidak rasional,seandainya benar, bahwa naiknya harga migor karena pandemi mengapa kenaikan harganya baru berlangsung lima bulan terakhir, padahal pandemi sudah berlangsung selama dua tahun,” tuturnya.

Untuk tuntutan kedua, permasalah kenaikan Pertamax. Pihaknya tidak terlalu mempermasalah kenaikan tersebut. Ia menilai kenaikan harga adalah hal yang wajar mengingat kebijakan itu bisa mengurangi subsidi yang dilakukan oleh pemerintah.

“Kami tidak terlalu mempermasalahnya, karena bagaimana pun hari ini skala ekonomis pertamax adalah Rp 16ribu per liternya jika pemerintah tidak menaikan harga akan ada terlalu besar subsidi energi pada BBM jenis pertamax,” terangnya.

Lebih lanjut, pihaknya juga menolak adanya penundaan pemilu tahun 2024 dan tidak menyetujui perpanjangan masa jabatan periode presiden. Ia menganggap dengan adanya perpanjangan masa jabatan tersebut bisa melanggar peraturan konstituonal yang sudah ada.

Sehingga bila permintaan tersebut tidak di kabulkan pemerintah pusat, pihaknya mendesak Presiden Joko Widodo untuk bisa turun dari kursi kepemimpinannya.

“Secara agregat forum menolak isu ini karena beberapa pertimbangan, diantaranya, dalam konstitusi jelas diatur bahwa masa jabatan presiden hanya dua periode. benar bahwa Aturan dapat diubah dengan cara melakukan amandemen terhadap UUD 1945,” paparnya.

Berikut delapam tuntutan yang dibawa Aliansi Mahasiswa diantaranya,

1. Meminta pemerintah untuk menurunkan harga minyak goreng dan usut tuntas mafia minyak goreng.

2. Meminta Presiden Joko Widodo untik menurunkan Kemendag Muhammad lutfi.

3. Mendesak pemerintah untuk menjamin distribusi BBM bersubsidi (Pertalite) tepat sasaran.

4. Mendesak pemerintah untuk menjamin ketersediaan BBM bersubsidi.

5. Menolak penundaan pemilu dan perpanjangan masa periode jabatan Presiden.

6. Mendesak presiden jokowidodo untuk mengeluarkan pernyataan resmi terkait penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan Presiden.

7. Menolak amandemen UUD 1945 karena tidak mendesak dan irasional,

8. Mendesak pemerintah untuk segera menuntaskan persoalan bangsa atau Presiden Joko Widodo mundur.

BACA JUGA :

Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Stand Gebyar Lelang Serentak Barang Rampasan dan Barang Sitaan Negara milik Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejaksaan Negeri Salatiga dipadati warga di Joglo 3 Kantor Kejari Salatiga, Rabu (29/7/2026), menjelang pelaksanaan lelang pada 11–14 Agustus 2026. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai tata cara mengikuti lelang melalui portal resmi sekaligus memperoleh informasi aset yang akan dilelang secara legal.
Sosialisasi Gebyar Lelang Barang Rampasan, Stand PAPBB Kejari Salatiga jadi Idola Calon Peserta Lelang
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga