KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Reza Caleg Gerindra Melapor ke Bawaslu Salatiga, Apa yang Diadukan?

Reza Caleg Gerindra Melapor ke Bawaslu Salatiga, Apa yang Diadukan?

Reza Caleg Gerindra Melapor ke Bawaslu Salatiga, Apa yang Diadukan?

Caleg DPRD Kota Salatiga Dapil Tingkir Rashad Imam Reza Syach Putra Saat membuat laporan di Bawaslu Kota Salatiga.

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Caleg DPRD Kota Salatiga Dapil Tingkir Rashad Imam Reza Syach Putra membuat laporan ke Bawaslu Kota Salatiga.

Dia mengadukan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) TPS 14 Kelurahan Kutowinangun Kecamatan Tingkir Kota Salatiga. “Kotak suara itu dibuka sebelum pukul 13.00 WIB, sekira 12.30 WIB dan itu dicek atau dihitung oleh petugas,” jelasnya, Minggu (18/2/2024).

Menurut Reza, selain itu juga ada indikasi kecurangan karena sekitar 60-an suara hilang. “Itu diketahui saat ada penghitungan, jumlahnya tidak sesuai dengan DPT. Ada saksinya dan berita acara, jadi kami minta ini ditindaklanjuti oleh Bawaslu,” paparnya.

Reza mengatakan, pengaduan ini tak hanya soal dirinya, tapi juga pemilih yang tidak bisa menggunakan haknya dalam Pemilu 2024. “Tentu merugikan, saya juga komunikasi dengan rekan dari Nasdem dan Demokrat, sehingga ini jangan ditutupi dan harus terbuka,” paparnya.

Sementara Komisioner Bawaslu Kota Salatiga Bintar Lulus Pradipta mengatakan tanpa ada aduan, kejadian tersebut sudah ditindaklanjuti karena sudah dilaporkah oleh Pengawas TPS. “Itu karena ada keteledoran penyelenggara, tapi tidak memengaruhi hasil, baik dari proses atau penghitungan suara,” ujarnya.

Bintar mengungkapkan, kejadian tersebut diketahui saat petugas menyadari surat suara untuk DPRD Kabupaten/Kota jumlahnya berbeda dengan surat suara pemilihan presiden, DPR RI, DPD, dan DPRD Provinsi. “Jadi itu tidak hilang tapi kurang, dari 256 DPT plus 2 persen total 262 surat suara. Sekira pukul 10.00 WIB, dibuka dan dihitung, ada kekurangan, lalu dialihkan ke TPS terdekat, yakni di TPS 13,” ucapnya.

“Kemudian datang tiga orang pemilih terakhir, hanya ada satu pemilih yang terlayani. Sisanya dialihkan ke TPS terdekat. Sekira 60 surat suara itu tidak memengaruhi pelayanan KPPS dalam pemungutan suara, apalagi saksi, pengawas juga menyatakan tidak ada kesalahan. Jumlah yang mencoblos dan surat suara saat dihitung sama,” kata Bintar.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
[pekok2]