URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang memberikan bantuan dana untuk ribuan warga atau setiap Kartu Keluarga (KK) di Tambaklorok, Kelurahan Tanjung Mas, Kecamatan Semarang Utara yang terdampak banjir rob.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ribuan Warga Tambaklorok yang Terdampak Banjir Rob Mendapat Bantuan Dana

Ribuan Warga Tambaklorok yang Terdampak Banjir Rob Mendapat Bantuan Dana

Ribuan Warga Tambaklorok yang Terdampak Banjir Rob Mendapat Bantuan Dana

featured-img

RASIKAFM.COM | SEMARANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang memberikan bantuan dana untuk ribuan warga atau setiap Kartu Keluarga (KK) di Tambaklorok, Kelurahan Tanjung Mas, Kecamatan Semarang Utara yang terdampak banjir rob.

Penyaluran bantuan ini dilakukan langsung oleh Plt Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu bersama Forkopimda Kota Semarang dan Forkopimca Semarang Utara di Aula Kelurahan Tanjung Mas, Kota Semarang, Kamis (8/12/2022).

Mbak Ita, sapaan akrab Plt Walikota Semarang mengatakan, pemberian dana bantuan ini dilakukan secara langsung terhadap warga yang terdampak banjir rob. Dalam data yang diterima Ita, ada 1133 KK warga Tambaklorok yang terdampak banjir rob.

“Kalau yang di wilayah kecil ini bisa langsung diberikan kepada orang-orang atau personal. Saat ini ada di Tambaklorok atau di Kelurahan Tanjung Mas biasanya robnya hanya ada di halaman tapi pada yang lalu itu sampai masuk ke rumah sampai terdampak 1133 warga KK sehingga kami memberikan bantuan,” ujar Ita disela-sela kegiatan.

Ita menjelaskan, setiap KK warga Tambaklorok menerima bantuan sebesar Rp. 250 ribu. Sehingga dana yang dikeluarkan Pemkot untuk membantu korban banjir rob sekitar Rp. 300 juta.

Ita mengaku pemberian bantuan dana ini merupkan wujud perhatian Pemkot kepada warga yang terdampak musibah. Meskipun nominal bantua yang diberikan kecil, namun dirinya berharap bantuan ini bisa meringankan warga Tambaklorok yang terdampk banjir rob.

“Walaupun kecil nominalnya tapi ini menjadi satu. Jangan dilihat nominalnya tapi bagaimana suport atau atensi dari Pemerintah Kota Semarang kepada warga Tanjung Mas. Jadi sekitar 300 juta totalnya (bantuan dari Pemkot untuk ribuan warga Tambaklorok),” imbuhnya.

BACA JUGA :

Alumni dan peneliti Universitas Kristen Satya Wacana mengembangkan Mikoologi atau Mikoo, kit budidaya jamur tiram sebagai sarana belajar dan bermain anak sekaligus produk komersial. Riset yang berlangsung Maret–Mei 2025 itu mematangkan media tanam agar jamur tumbuh cepat, konsisten, dan aman dikonsumsi, sehingga membantu orang tua mengurangi waktu penggunaan gawai anak melalui aktivitas merawat tanaman.
Mahasiswa UKSW Riset Jamur Mikoologi, Berhasil Masuk ke Swalayan
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengikuti rute 5K Rupiah Borobudur Playon 2026 di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Minggu (5/7/2026), sambil mendorong kursi roda putranya. Ajang yang diikuti sekitar 4.000 pelari ini digelar Bank Indonesia Jawa Tengah untuk mengedukasi cinta rupiah, menggerakkan UMKM, memperkuat sport tourism, serta menyalurkan sekitar Rp600 juta dana pendaftaran kepada 10 desa.
Sambil Dorong Kursi Roda Sang Anak, Ahmad Luthfi Ramaikan Rupiah Borobudur Playon 2026
Pemerintah Kabupaten Semarang melalui BKUD akan mengoptimalkan pajak parkir toko modern dan ritel setelah pembayaran pengelola dinilai belum sesuai perhitungan volume kendaraan. Kepala BKUD Rudibdo menyampaikan strategi tersebut di Ungaran, Kamis (2/7/2026), melalui sosialisasi kepada pengelola agar fasilitas parkir gratis tetap memenuhi kewajiban pajak sesuai regulasi dan meningkatkan pendapatan asli daerah.
Penerimaan Parkir Toko Modern di Kabupaten Semarang Tak Optimal, Ini Strategi BKUD Kejar Potensi Pajak Parkir
Puluhan remaja Pecinta dan Pelestari Alam Tengaran menebar 1.900 bibit ikan di aliran Sungai Serang, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Minggu (5/7/2026). Aksi yang digagas Ketua RW 02 Dukuh Krajan, Sowam Ahmadi, menggunakan donasi warga untuk memulihkan ekosistem pascapencemaran limbah sekaligus mengedukasi generasi muda agar menjaga kelestarian sungai.
Jaga Kelestarian Alam, Remaja di Tengaran Tebar Ribuan Bibit Ikan di Sungai Serang
Sebanyak 4.000 pelari mengikuti Rupiah Borobudur Playon 2026 di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Minggu (5/7/2026). Bank Indonesia Jawa Tengah bersama pemerintah daerah menggelar lomba 5K dan 10K untuk menggerakkan sport tourism, UMKM, edukasi rupiah, serta pengendalian inflasi, sekaligus menyalurkan lebih dari Rp600 juta dana pendaftaran bagi pengelolaan sampah di 10 desa sekitar Borobudur.
Semangat Sport Tourism, Ribuan Pelari Ramaikan Rupiah Borobudur Playon 2026
M. Iksan (55), warga Pungkursari, Kota Salatiga, merakit Yamaha Vixion 155 cc menjadi Jeep Willys mini berwarna hijau army selama tiga bulan dengan biaya sekitar Rp30 juta. Ia memadukan mesin motor, persneling serta kaki-kaki Daihatsu Zebra, lalu membentuk bodi dari rangka besi dan pelat agar kendaraan dapat digunakan melintasi jalan kota hingga tanjakan Bandungan.
Kreatif! Tukang Cat di Salatiga ini Sulap Motor Yamaha Vixion jadi Jeep Willys Mini

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menangkap seorang pelatih taekwondo berinisial R (52) atas dugaan pencabulan terhadap muridnya yang masih berusia 13 tahun di sebuah tempat latihan di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Peristiwa yang terjadi pada 30 Maret 2026 itu dilaporkan keluarga korban ke polisi hingga berujung penangkapan tersangka pada Selasa (30/6/2026). Polisi menjerat tersangka dengan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara yang dapat diperberat karena adanya relasi kuasa.
Aksi Bejat Pelatih Taekwondo di Ambarawa: Cabuli Muridnya Lalu Beri Uang Tutup Mulut
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Pengelola Warung Soemantri, Gani Nur Rahman, memprotes penutupan akses utama menuju lokasi usahanya di Jalan dr. O. Notohamidjojo, Blotongan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, yang terjadi akibat pemasangan pagar oleh pihak lain. Kondisi tersebut dinilai menghambat pembangunan, menyulitkan pengunjung, serta berdampak pada rencana pengembangan warung sebagai ruang kreatif, edukasi, dan kawasan konservasi.
Pengelola Warung Soemantri Protes, Akses Pintu Masuk Ditutup Pagar