URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kepala Rutan Salatiga, Redy Agian, memimpin razia mendadak guna memastikan keamanan dan mencegah penggunaan barang terlarang. Razia ini melibatkan penggeledahan badan, kamar hunian, dan lingkungan sekitar Rutan Salatiga untuk menjamin ketertiban dan mencegah penggunaan narkoba. Redy Agian menyatakan bahwa kegiatan tersebut bertujuan sebagai deteksi dini dan antisipasi gangguan keamanan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Rutan Salatiga Gelar Razia Mendadak, Apa Tujuanya?

Rutan Salatiga Gelar Razia Mendadak, Apa Tujuanya?

Rutan Salatiga Gelar Razia Mendadak, Apa Tujuanya?

Foto dok IST
Suasana petugas Rutan Salatiga saat gelar razia
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Guna Memastikan keadaan aman dan zero dari barang terlarang, Kepala Rutan Salatiga Redy Agian memimpin langsung razia kamar dan lingkungan hunian tahanan maupun narapidana.

Razia yang digelar secara mendadak ini diawali dengan penggeledahan badan, kamar hunian dan lingkungan sekitar Rutan umtuk memastikan tidak ada penggunaan barang terlarang dan narkoba.

“Kegiatan ini sebagai langkah deteksi dini dan antisipasi gangguan keamanan ketertiban dan penggunaan barang-barang terlarang,” ujar Redy Agian. (11/01/2024) malam.

Selain itu, Redy mengungkapkan penggeledahan kali ini juga memastikan zero halinar dan dilaksanakan tes urine kepada puluhan penghuni secara acak.

“Razia kali ini sekaligus dilakukan tes urine secara acak pada WBP untuk memastikan Rutan Salatiga ini benar-benar zero dari narkoba,” tegasnya.

Selain pelaksanaan razia dan tes urine secara rutin, Redy menambahkan Rutan Salatiga juga melakukan langkah preventif melalui sosialisasi maupun penyuluhan dan pembinaan kepribadian seperti pengajian, ibadah sholat, ibadah gereja maupun kegiatan lain sebagai landasan untuk memperbaiki diri yang kami berikan kepada seluruh WBP maupun petugas agar tidak ada pelanggaran yang ditimbulkan dan tentunya sebagai bekal sekaligus memastikan dalam keadaan aman kondusif.

“Kami juga lakukan langkah preventif melalui sosialisasi maupun penyuluhan dan pembinaan kepribadian seperti pengajian, ibadah sholat, ibadah gereja maupun kegiatan lain sebagai landasan untuk memperbaiki diri yang kami berikan kepada seluruh WBP maupun petugas agar tidak ada pelanggaran yang ditimbulkan dan tentunya sebagai bekal sekaligus memastikan keadaan aman kondusif,” tandasnya.

Kepala Rutan Salatiga Redy Agian saat berikan keterangan pers

BACA JUGA :

PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) menyatakan telah memenuhi tuntutan warga terkait aktivitas tambang galian C di Dusun Banyuurip, Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, dengan memperbaiki 18 titik jalan, mengatur operasional kendaraan, dan melakukan penyiraman jalan. Perbaikan yang dimulai sejak 8 Juli 2026 itu dilakukan lebih cepat dari target sebagai tindak lanjut hasil audiensi bersama warga dan pemerintah.
PT MABA Klaim Penuhi Tuntutan Warga, Perbaiki 18 Titik Jalan di Jalur Tambang Delik–Tlompakan
SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan program sekolah, guru, dan siswa baru sekaligus menegaskan komitmen membangun sekolah modern berbasis sains, teknologi, riset, serta nilai-nilai Al-Qur'an dan Al-Hadits untuk menyiapkan lulusan berdaya saing global.
42 Siswa Baru SMA Sainstek Salatiga ikuti Awalussanah, Penyajian Materi disampaikan dalam Dua Bahasa
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Anggota DPR RI Muh Haris bersama Anggota DPRD Jawa Tengah Ida Nurul Farida dan Anggota DPRD Kabupaten Semarang M. Jauhari Mahmud menyerahkan bantuan sembako serta uang tunai kepada korban kebakaran rumah di Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Bantuan diberikan sebagai bentuk kepedulian sekaligus dukungan agar keluarga korban segera pulih dan kembali beraktivitas.
Pasca Musibah, Tiga Anggota Dewan Berikan Bantuan Korban Kebakaran di Tengaran
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Sekretaris Daerah Kabupaten Semarang Valeanto Soekendro dikukuhkan sebagai Ketua Korpri Kabupaten Semarang periode 2026–2031 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Kamis (9/7/2026). Ia akan mengusulkan penempatan ASN lebih dekat dengan domisili melalui Baperjakat untuk menekan biaya transportasi, sekaligus mendorong transformasi digital, solidaritas anggota, dan optimalisasi aset Korpri.
Ketua Korpri Kabupaten Semarang Usulkan ASN Bekerja Dekat Rumah demi Tekan Biaya Hidup

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan program sekolah, guru, dan siswa baru sekaligus menegaskan komitmen membangun sekolah modern berbasis sains, teknologi, riset, serta nilai-nilai Al-Qur'an dan Al-Hadits untuk menyiapkan lulusan berdaya saing global.
42 Siswa Baru SMA Sainstek Salatiga ikuti Awalussanah, Penyajian Materi disampaikan dalam Dua Bahasa
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting