KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Sah Diakui Negara dan Agama, 9 Pasangan Ini Lega Usai Ikuti Nikah Massal Gratis di Ambarawa

Sah Diakui Negara dan Agama, 9 Pasangan Ini Lega Usai Ikuti Nikah Massal Gratis di Ambarawa

Sah Diakui Negara dan Agama, 9 Pasangan Ini Lega Usai Ikuti Nikah Massal Gratis di Ambarawa

Delapan pasang pengantin mengikuti prosesi cucuk lampah menuju pendopo Kecamatan Ambarawa untuk melaksanakan resepsi dalam kegiatan nikah massal gratis, Rabu (10/9/2025). Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Suasana Kantor Urusan Agama (KUA) Ambarawa tampak lebih ramai dari biasanya pada Rabu (10/9/2025). Sejumlah pasangan dengan busana rapi lengkap dengan riasan wajah terlihat sumringah. Mereka mengikuti prosesi ijab qabul dalam acara nikah massal gratis yang digelar Pemerintah Kecamatan Ambarawa.

Usai prosesi akad nikah di KUA, para pasangan pengantin dikirab menuju Pendopo Kecamatan Ambarawa untuk mengikuti resepsi bersama. Tercatat, ada sembilan pasangan yang resmi menikah dalam kegiatan tersebut.

Salah satunya pasangan Nur Aziz (22) dan Rifka Amalia Widiastuti (20). Nur Aziz yang bekerja sebagai buruh proyek mengaku lega karena bisa menghemat biaya pernikahan.

“Alhamdulillah senang sekali. Sebelumnya kami sudah setahun menikah siri karena terkendala biaya. Setelah tahu ada program ini dari media sosial, saya langsung daftar. Harapannya semoga ke depan bisa langgeng dan menjadi keluarga sakinah,” ucapnya.

Kepala KUA Ambarawa, Abdul Ghafur, menjelaskan mayoritas peserta nikah massal sebelumnya hanya menikah siri atau belum tercatat secara resmi.

“Rata-rata ada kendala, baik biaya maupun administrasi. Ada yang sudah menikah siri lebih dari dua tahun, ada yang baru kumpul, bahkan ada yang harus mengurus pindah agama atau akta cerai dulu. Dengan adanya program ini, alhamdulillah semuanya bisa selesai. Total ada 9 pasangan yang kini sah secara agama dan negara,” jelasnya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga sejalan dengan surat edaran Kementerian Agama tentang Gerakan Sadar Pencatatan Nikah.

“Semoga para pasangan ini betul-betul bisa menciptakan keluarga sakinah, diawali dengan mencatatkan pernikahannya secara sah,” lanjutnya.

Sementara Plt Camat Ambarawa, Sukamdi, menuturkan kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian HUT ke-80 Kemerdekaan RI sekaligus HUT ke-320 Ambarawa.

“Awalnya ada 10 pasangan yang mendaftar, tapi satu batal sehingga tinggal 9 pasangan. Dari jumlah itu, 8 pasangan mengikuti prosesi pasrah tinampi dan resepsi di pendopo kecamatan, sementara satu pasangan langsung berangkat ke Kalimantan,” ungkapnya.

Sukamdi menegaskan, nikah massal ini sepenuhnya gratis. Mulai dari pakaian, mahar berupa seperangkat alat salat, hingga rias pengantin. Untuk keperluan rias, panitia juga menggandeng Himpunan Ahli Rias Pengantin Indonesia (Harpi).

“Harapan kami, masyarakat terbantu dan pernikahannya tercatat secara sah baik di mata agama maupun negara,” tandasnya. (win)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang meminta rencana pengembangan panas bumi atau geotermal di kawasan Gedongsongo dan Sepakung dikaji ulang. Dalam audiensi dengan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (16/10/2026), PCNU menyoroti potensi dampak terhadap sumber mata air, pertanian, dan pariwisata serta mendorong studi banding ke daerah yang telah mengembangkan proyek serupa.
PCNU Kabupaten Semarang Minta Proyek Geotermal Dikaji Ulang, Ditengarai Ancam Pertanian dan Wisata
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
[pekok2]