URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Senangnya Annisa Dapat Sepeda dari Ganjar

Senangnya Annisa Dapat Sepeda dari Ganjar

Senangnya Annisa Dapat Sepeda dari Ganjar

featured-img
Annisa, siswa kelas VII SMP N 38 Semarang bahagia mendapat hadiah sepeda dari Gubernur Ganjar Pranowo, Jumat (3/9). Annisa ditemui Gubernur saat mengayuh sepeda berangkat ke sekolahnya di Purwodinatan, Kota Semarang.

SEMARANG – Annisa Ramadhani, siswa kelas VII SMPN 38 Semarang, tidak menyangka bisa bertemu dan ngobrol langsung dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di depan gerbang sekolahnya, Jumat (3/9/2021). Kebahagiannya meluap saat Ganjar menghadiahkan sepeda baru untuk transportasi pulang-pergi sekolah

Momen itu terjadi saat Annisa berangkat ke sekolahnya di daerah Purwodinatan, Kota Semarang. Sesampainya di depan sekolah ia bertemu Ganjar yang kebetulan mampir saat gowes. Usai memarkir sepedanya, Annisa dihadang dan diberi beberapa pertanyaan.

“Kamu kelas berapa? Setiap sekolah selalu naik sepeda, terus dari rumah jam berapa?” tanya Ganjar kepada Annisa.

Annisa sempat terkejut saat mengetahui bahwa orang yang menanyainya adalah Ganjar. Ia kemudian menceritakan bahwa setiap hari ia berangkat sekolah selalu naik sepeda dari rumahnya di Kelurahan Tanjung Mas, Semarang Utara.

“Kelas VII, Pak. Iya, itu sepedanya yang warna putih. Berangkat dari rumah tadi jam tujuh, masuk kelas jam delapan,” jawab Annisa.

Annisa menuturkan bahwa sepeda itu dibelikan orang tua waktu kelas 3 SD. Sejak saat itu sudah menemani Annisa ke mana saja termasuk ke sekolah.

“Orang tua kerja di pabrik, sepeda dulu dibelikan second. Sudah sejak kelas 3 (SD),” ujar anak dari buruh bangunan dan buruh pabrik tersebut.

Mendengar cerita Annisa, Ganjar kemudian menawarkan hadiah sepeda baru. Tawaran itu langsung ditanggapi Annisa dengan wajah berseri-seri.

“Mau ya. Nanti saya belikan sepeda baru. Terus ajak teman-temanmu untuk naik sepeda ke sekolah dan jangan lupa memaki masker dengan benar,” kata Ganjar sembari memanggil ajudannya untuk meminta alamat dan nomor telepon Annisa.

Selain mampir di SMPN 38 Semarang, Ganjar juga sempat mengecek pelaksanan PTM terbatas di sejumlah sekolah. Di antaranya SMKN 7 Semarang, SMKN 1 Semarang, dan SMKN 2 Semarang. Di tiga SMKN tersebut Ganjar melihat penerapan protokol kesehatan sudah bagus. Bahkan setiap sekolah memiliki Satgas Sekolah yang terdiri dari guru dan siswa. Satgas itu bertugas untuk memantau dan mengingatkan siswa untuk taat protokol kesehatan.

“Tolong protokol kesehatannya, terus diingatkan ya Pak.  Terus yang siswa tolong dibantu mengingatkan temannya,” ujar Ganjar saat berada di SMKN 7 Semarang.

BACA JUGA :

Pemerintah Kabupaten Semarang memberlakukan pembebasan denda keterlambatan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) untuk tunggakan tahun pajak 2013–2024 mulai 1 Juli hingga 30 September 2026. Kebijakan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Semarang tersebut bertujuan mempercepat penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD), sehingga wajib pajak cukup melunasi pokok pajak tanpa dikenai bunga maupun denda keterlambatan.
Pemkab Semarang Bebaskan Denda Tunggakan PBB-P2 hingga 30 September, Cukup Bayar Pokok Pajak
Festival Bunga Bandungan 2026 akan berlangsung pada 3–5 Juli 2026 di Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, dengan puncak parade bunga pada 5 Juli. Memasuki penyelenggaraan kelima, panitia menargetkan festival berkembang menjadi agenda nasional guna memperkuat sektor pertanian bunga, pariwisata, UMKM, dan perekonomian masyarakat melalui kolaborasi berbagai pihak serta rangkaian kegiatan edukatif dan promosi.
Festival Bunga Bandungan 2026 Bidik Level Nasional
Jauhi HP, Puluhan Anak Kumpulrejo Memilih Berkemah di Mushala
Jauhi HP, Puluhan Anak Kumpulrejo Memilih Berkemah di Mushala
Sekda Kabupaten Semarang Valeanto Soekendro
Pemkab Semarang Pertahankan Seluruh PPPK, Siapkan Pemetaan Ulang untuk Atasi Kekurangan Pegawai
Sebanyak 215 peserta dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti kontes Aglaonema yang digelar Asosiasi Aglaonema Nusantara (ASA) di Gedung Pertemuan Daerah Kota Salatiga, Minggu (28/6). Ajang ini menjadi wadah kompetisi, memperkuat jejaring antarkolektor, sekaligus menunjukkan prospek ekonomi tanaman hias yang masih menjanjikan dengan dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Ratusan Kolektor Tanaman Padati Kontes di Salatiga, Bukti Aglaonema Memiliki Nilai Tinggi
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengundi Gebyar Hadiah Samsat 2026 periode I di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Jumat (26/6), sebagai bentuk apresiasi kepada wajib pajak kendaraan bermotor yang taat. Pengundian yang dipimpin Sekda Jawa Tengah, Sumarno, membagikan hadiah senilai Rp385,5 juta dan emas 22,5 gram guna mendorong kepatuhan masyarakat serta mendukung digitalisasi pembayaran pajak melalui QRIS Bank Jateng.
Pemprov Jateng Tebar Hadiah Rp385,5 Juta dan Emas 22,5 Gram untuk Wajib Pajak Kendaraan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendukung rencana pengembangan kawasan Rawa Pening di Kabupaten Semarang sebagai destinasi wisata air unggulan setelah muncul minat investasi dari PT Pandawa Sapto Dewi Pesisir, Kamis (25/6/2026). Pengembangan yang mencakup rumah makan apung, vila, dan wahana air itu akan dilakukan secara bertahap dengan tetap mengutamakan fungsi konservasi serta pengelolaan sumber daya air berkelanjutan.
Rawa Pening Dilirik Investor, Siap Jadi Destinasi Wisata Air Andalan Jawa Tengah
Satreskrim Polres Semarang menangkap seorang pelatih taekwondo berinisial R (52) atas dugaan pencabulan terhadap muridnya yang masih berusia 13 tahun di sebuah tempat latihan di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Peristiwa yang terjadi pada 30 Maret 2026 itu dilaporkan keluarga korban ke polisi hingga berujung penangkapan tersangka pada Selasa (30/6/2026). Polisi menjerat tersangka dengan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara yang dapat diperberat karena adanya relasi kuasa.
Aksi Bejat Pelatih Taekwondo di Ambarawa: Cabuli Muridnya Lalu Beri Uang Tutup Mulut