URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Sehari sebelum pemungutan suara, Polres Salatiga melakukan pengecekan persiapan personil yang akan mengamankan Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Selasa (13/2/2024). Di lapangan Mapolres Salatiga, ratusan anggota yang bertugas diperiksa peralatan yang akan mereka bawa, termasuk rantang makanan, kemoceng, dan gayung.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Siap Amankan Pemungutan Suara, Tejo Wijayanto Bawa Rantang dan Roti dari Anak

Siap Amankan Pemungutan Suara, Tejo Wijayanto Bawa Rantang dan Roti dari Anak

Siap Amankan Pemungutan Suara, Tejo Wijayanto Bawa Rantang dan Roti dari Anak

(Pj) Walikota Salatiga Yasip Khasani dan Kapolres Salatiga AKBP Aryuni Novitasari, saat melihat isi tas ransel Bripka Tejo Wijayanto, anggota Provos Polres Salatiga.

Foto Arief Rasika

(Pj) Walikota Salatiga Yasip Khasani dan Kapolres Salatiga AKBP Aryuni Novitasari, saat melihat isi tas ransel Bripka Tejo Wijayanto, anggota Provos Polres Salatiga.
Featured Image

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Adalah Bripka Tejo Wijayanto, anggota Provos Polres Salatiga ini cukup menarik perhatian Penjabat (Pj) Walikota Salatiga Yasip Khasani, yang didampingi Kapolres Salatiga AKBP Aryuni Novitasari, serta Dandenpom IV/3 Salatiga Letkol CPM Widodo, saat Apel Gelar Pergeseran Pasukan dalam rangka Pengamanan Tahap Pemungutan Suara Pemilu 2024 Kota Salatiga, di Lapangan Bhayangkara Polres Salatiga, Selasa (13/02/2024).

Bagaimana tidak saat dilakukan pengecekan perlengkapan oleh kapolres, Banit Provos Sispropam ini membawa tambahan perlengkapan pribadi tambahan beda dari yang lain.

Oleh anak dan istrinya Tejo diberikan bekal tambahan berupa rantang makanan, roti dan perlengkapan pribadi lainya untuk mandi.

Kepada rasikafm.com, Tejo Wijayanto mengaku sengaja membawa rantang makanan agar tidak kelaparan saat bertugas mengamankan TPS. Selama tiga hari ke depan dirinya akan melakukan pengamanan di TPS yang ada di kelurahan Tingkir Lor, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga, Jawa Tengah.

“rantang dan roti ini buat papa ya, nanti dimaem agar tidak laper, hati hati ya papa,” terang ayah dari Shanum Berliana Jordani dan Arjuna Radjaswara Jordani ini.

Sementara itu, Kapolres Salatiga AKBP Aryuni Novitasari mengatakan, sejumlah peralatan sudah diberikan kepada personil yang bertugas sejak tiga hari yang lalu. Pihaknya memang meminta agar personil yang bertugas membawa peralatan dinas tersebut. Selain itu juga membawa perlengkapan pribadi.

“Selama tiga hari, sejak hari ini sampai setelah pemungutan suara itu memang mereka (personil) siap untuk tidak pulang ke rumah. Sudah siap tempur lah istilahnya begitu,” terang Kapolres.

Seperti diketahui 300 anggota ikuti apel pergeseran pasukan, yang terdiri dari Satu Peleton Pasukan Denpom IV/3 Salatiga, Satu Pleton Pasukan Kodim 0713 Salatiga, Ratusan Personil Polres Salatiga yang terlibat pengamanan TPS, Satu Peleton Dishub Kota Salatiga dan Satu Peleton dari Linmas Kota Salatiga. Yang dikumpulkan dilapangan Bhayangkara Polres Salatiga.

Kapolres Salatiga AKBP Aryuni Novitasari, saat diwawancarai Rasika FM

BACA JUGA :

Polres Salatiga memusnahkan 74 knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis hasil razia cipta kondisi dan penertiban lalu lintas periode 16–31 Mei 2026 di depan Pendopo Polres Salatiga. Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketertiban, mengurangi kebisingan, serta meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat di jalan raya.
Razia Seminggu, 74 Knalpot Tidak Sesuai Teknis Ditindak Jajaran Satlantas Salatiga
Polda Jawa Tengah akan menggelar Operasi Patuh Candi 2026 pada 8-21 Juni 2026 untuk meningkatkan disiplin dan keselamatan berlalu lintas. Selain edukasi dan pencegahan, polisi juga menindak pelanggaran melalui ETLE dan tilang manual, termasuk penggunaan pelat nomor kendaraan yang ditutup, dilipat, atau dimodifikasi demi menghindari kamera pengawas lalu lintas.
Operasi Patuh Candi 2026 Dimulai 8 Juni, Pelat Nomor yang Dimodifikasi Jadi Sasaran Utama
Polres Salatiga Tindak 24 Motor Berknalpot Tidak Standar
Polres Salatiga Tindak 24 Motor Berknalpot Tidak Standar
Polres Semarang merotasi sejumlah Pejabat Utama dan Kapolsek jajaran melalui upacara serah terima jabatan yang dipimpin Kapolres AKBP Ratna Quratul Ainy pada Rabu (6/5/2026) sebagai bagian penyegaran organisasi, pengembangan karier personel, serta peningkatan profesionalitas dan pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
Mutasi Besar di Polres Semarang, Sejumlah PJU dan Kapolsek Berganti Posisi

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Mahasiswa Kimia dan Biologi UKSW Lolos ONMIPA-PT Nasional
Mahasiswa Kimia dan Biologi UKSW Lolos ONMIPA-PT Nasional
Universitas Kristen Satya Wacana kembali mencatat prestasi nasional setelah dua mahasiswanya, Putra Kaysha Qodiriy dan Christian Felix Ferdinantha, lolos ke ONMIPA-PT Nasional 2026 bidang Kimia dan Biologi....
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11.000 per Kg, Pinsar Sebut Overproduksi dan Dominasi Middleman Jadi Penyebab
Pinsar Indonesia menyebut harga ayam hidup di berbagai daerah turun drastis hingga Rp11 ribu per kilogram akibat surplus produksi nasional, lemahnya penyerapan pasar, dan dominasi perantara dalam distribusi....
Gedung Bank Indonesia Pusat
BI Kejutkan Pasar, BI-Rate Naik Jadi 5,50 Persen demi Perkuat Rupiah
Bank Indonesia menaikkan BI-Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,50 persen dalam RDG Mingguan Selasa sebagai langkah memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah di tengah tekanan global akibat konflik Timur...
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai belum mampu mendongkrak kesejahteraan peternak ayam rakyat karena pasokan masih didominasi broker dan pelaku usaha besar. Dalam rapat koordinasi PINSAR Indonesia di Kabupaten Semarang, Selasa, peternak mengeluhkan harga ayam hidup yang anjlok hingga jauh di bawah harga acuan akibat surplus produksi nasional dan lemahnya pengawasan tata niaga.
PINSAR: Program MBG Belum Berdampak Langsung, Peternak Ayam Rakyat Masih Tertekan
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai belum mampu mendongkrak kesejahteraan peternak ayam rakyat karena pasokan masih didominasi broker dan pelaku usaha besar. Dalam rapat koordinasi PINSAR Indonesia...
09 Juni 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 13.00 –16
09 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 13.00 –16.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,9 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang maksimum di perairan Semarang terjadi pada Selasa, 09 Juni 2026 pukul 13.00–16.00 WIB dengan tinggi muka air laut mencapai 0,9...
Muat Lebih

POPULER

MTsN 1 Kabupaten Semarang di Kecamatan Susukan mengolah sampah organik dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan asrama siswa menjadi pakan larva maggot sebagai bagian dari gerakan ecotheology. Inovasi yang berkembang dari penelitian siswa tersebut kini menghasilkan maggot basah dan kering bernilai jual, sekaligus menjadi sarana pendidikan karakter dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
Manfaatkan Makanan Sisa MBG, MTsN Kabupaten Semarang Budidayakan Maggot
Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, resmi membuka pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di Aula Ganesha Dinas Pendidikan Kota Salatiga, Selasa (2/6/2026). Pembukaan SPMB menandai dimulainya persaingan ribuan calon siswa untuk masuk sekolah favorit melalui proses seleksi yang berlangsung secara daring pada 2–4 Juni 2026 dengan prinsip objektif, transparan, akuntabel, dan berkeadilan.
Pembukaan SPMB di Salatiga, 2.500 Siswa Bersaing Rebut Sekolah Bergengsi
Polda Jawa Tengah akan menggelar Operasi Patuh Candi 2026 pada 8-21 Juni 2026 untuk meningkatkan disiplin dan keselamatan berlalu lintas. Selain edukasi dan pencegahan, polisi juga menindak pelanggaran melalui ETLE dan tilang manual, termasuk penggunaan pelat nomor kendaraan yang ditutup, dilipat, atau dimodifikasi demi menghindari kamera pengawas lalu lintas.
Operasi Patuh Candi 2026 Dimulai 8 Juni, Pelat Nomor yang Dimodifikasi Jadi Sasaran Utama

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved