KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Spesialis Pengedar Tembakau Gorila, Pemuda Asal Boyolali Ditangkap Polisi Salatiga

Spesialis Pengedar Tembakau Gorila, Pemuda Asal Boyolali Ditangkap Polisi Salatiga

Spesialis Pengedar Tembakau Gorila, Pemuda Asal Boyolali Ditangkap Polisi Salatiga

Kapolres Salatiga AKBP Aryuni Novitasari saat menunjukkan barang bukti tembakau gorila yang diedarkan oleh tersangka Inddi Bagaskoro Foto Arief Rasika

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Inddi Bagaskoro, Seorang pemuda asal Boyolali, Jawa Tengah ditangkap anggota Satreskrim Polres Salatiga setelah kedapatan mengedarkan narkoba jenis tembakau gorila.

Kapolres Salatiga AKBP Aryuni Novitasari mengatakan, penangkapan pelaku berawal dari laporan warga yang melihat daerah Jalan Canden, Kelurahan Kutowinangun Lor, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga sering dijadikan tempat transaksi narkoba.

“Selanjutnya Sat Resnarkoba melakukan penyelidikan dan undercover di tempat tersebut, dan petugas kepolisian dapat mengamankan seorang dengan gelagat yang mencurigakan yang mengedarkan tembakau gorila,” kata Kapolres .

Pelaku diamankan dengan barang bukti tembakau gorila seberat 19,14 gram yang sudah dibungkus enam kemasan plastik kecil dan siap untuk diedarkan.

“Ketika dilakukan interogasi, pelaku mengaku membawa tembakau gorilla dan akan menaruh tembakau gorilla tersebut di suatu tempat yang akan dijadikan tempat untuk dijual kepada pembeli,” jelas Kapolres.

Saat ini pelaku telah diamankan di Mapolres Salatiga dan akan dikenakan pasal 114ayat (1) Jo pasal 132 Ayat (1) Subsider Pasal 112 ayat (1) Jo pasal 132 Ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika Jo Permenkes RI No. 30 tahun 2023 tentang Perubahan Penggolongan Narkotika dengan ancaman penjara minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun.

Kapolres Salatiga AKBP Aryuni Novitasari saat menjelaskan kasus tembakau gorila dengan tersangka Inddi Bagaskoro
(vidio Arief Rasika)

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengamankan seorang mantan marketing objek wisata Dusun Semilir berinisial OW (23), warga Kabupaten Purworejo, yang diduga menggelapkan dana perusahaan hingga Rp100 juta melalui pencairan cashback fiktif. Modusnya, pengunjung mandiri dicatat seolah-olah rombongan biro perjalanan agar memenuhi syarat pencairan cashback. Polisi masih mendalami aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Manipulasi Data Pengunjung Wisata, Mantan Marketing Dusun Semilir Gelapkan Uang Perusahaan Ratusan Juta
IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang meminta rencana pengembangan panas bumi atau geotermal di kawasan Gedongsongo dan Sepakung dikaji ulang. Dalam audiensi dengan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (16/10/2026), PCNU menyoroti potensi dampak terhadap sumber mata air, pertanian, dan pariwisata serta mendorong studi banding ke daerah yang telah mengembangkan proyek serupa.
PCNU Kabupaten Semarang Minta Proyek Geotermal Dikaji Ulang, Ditengarai Ancam Pertanian dan Wisata
[pekok2]