URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan pembangunan industri manufaktur di wilayah Barat Jawa Tengah masih diupayakan. Meski tidak lagi masuk proyek strategis nasional, Ganjar berharap pembangunan itu tetap berjalan sebagai langkah penurunan kemiskinan. 

Mbak Google

KABAR RASIKA

Tekan Kemiskinan, Ganjar Tetap akan Bangun Manufaktur di Brebes

Tekan Kemiskinan, Ganjar Tetap akan Bangun Manufaktur di Brebes

Tekan Kemiskinan, Ganjar Tetap akan Bangun Manufaktur di Brebes

featured-img

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan pembangunan industri manufaktur di wilayah Barat Jawa Tengah masih diupayakan. Meski tidak lagi masuk proyek strategis nasional, Ganjar berharap pembangunan itu tetap berjalan sebagai langkah penurunan kemiskinan.

“Sekarang masih berjalan cuma sekarang tidak masuk dalam program atau proyek strategis nasional. Kita mau teruskan itu tapi itu menjadi proyek swasta saja karena waktu itu tidak terlalu kompetitif dibandingkan yang di Batang,” kata Ganjar usai menjadi keynote speech puncak acara Forum Perumusan Analisis dan Rekomendasi Kebijakan Jawa Tengah (Pusaka Jateng) di Hotel Tentrem, Kota Semarang, Rabu (3/8/2022).

Dalam acara itu Ganjar menjelaskan bagaimana rencana pembangunan kawasan industri di Brebes tidak lagi menjadi proyek strategis nasional karena kalah kompetitif dengan Batang. Salah satu faktornya adalah banyak makelar tanah yang bermain sehingga harga tanah atau lahan di Brebes melonjak. Padahal kebutuhan kawasan industri di wilayah itu sangat diperlukan untuk menyerap tenaga kerja dan menurunkan kemiskinan.

“Sekarang masih bicara lahan dulu. Maka saya minta dorongan kepada pemerintah daerah, khususnya di Brebes. Bisa tidak mencari lokasi tanah yang harganya tidak terlalu tinggi sehingga menarik untuk investor dan akan menyerap banyak tenaga kerja,” katanya.

Kebutuhan industri manufaktur yang berhubungan dengan penurunan kemiskinan juga dikonfirmasi oleh karya dari juara 1 call for paper Forum Pusaka Jateng. Artikel tersebut membahas bagaimana perbandingan angka kemiskinan di wilayah yang memiliki industri manufaktur dan wilayah yang tidak.

“Ini terkonfirmasi oleh juara satu tadi. Di mana ada industri di sana kemiskinan akan turun, begitu. Di mana tidak ada industri ya tidak ada (penurunan kemiskinan),” jelasnya.

Ganjar sempat berdialog dengan Budi dan Zasya yang menulis tentang industri manufaktur di Jawa Tengah. Berdasarkan analisis spasial yang dilakukan ditemukan adanya ketimpangan mengenai variabel kemiskinan dan pengangguran. Wilayah yang menjadi hotspot pembangunan manufaktur menjadi wilayah dengan kemiskinan rendah sedangkan di wilayah hotspot kemiskinan tinggi tidak ada atau minim pembangunan manufaktur. Misalnya di wilayah Jawa Tengah bagian Barat.

“Brebes, Banyumas, Kebumen, Purbalingga, Cilacap itu areanya. Jadi terkonfirmasi maka kita musti arahkan (pembangunan) ke sana,” ujar Ganjar.

Ia menambahkan, wilayah seperti Jepara dan Grobogan saat ini sedang getol berlomba menarik investor. Menurut Ganjar itu sebagai langkah untuk memangkas jarak agar tidak tertinggal dari daerah lain yang sudah mendapatkan banyak investor.

“Maka kalau kita lihat Jepara, Grobogan , sekarang mereka berlomba-lomba menarik investor sebenarnya mengkonfirmasi itu sehingga gapnya nanti tidak ketinggian. Betul memang wilayah Barat ini agar (perekonomian) tinggi maka butuh pengembangan industri di sana,” katanya.

BACA JUGA :

Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah memastikan pasokan BBM di Jawa Tengah dan DIY aman dengan ketahanan stok gasoline mencapai 12,5 hari dan gasoil 14 hari konsumsi normal. Pertamina memantau stok SPBU secara real-time, menambah pasokan dari terminal terdekat bila diperlukan, serta mengimbau masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan agar distribusi tetap lancar.
Stok BBM di Jateng-DIY Aman, Pertamina Imbau Masyarakat Tak Panic Buying
Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari di Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih predikat terbaik nasional 2026 berkat inovasi wisata edukatif “Super Daddy”. Penghargaan diserahkan Bupati Semarang Ngesti Nugraha kepada Kepala Desa Lerep Sumaryadi saat Harganas 2026, Rabu (8/7/2026), sebagai apresiasi atas program kebersamaan ayah dan anak yang telah diikuti sekitar 500 keluarga.
Kampung KB Lerep Jadi Terbaik Nasional, Paket Wisata "Super Daddy" Antar Ayah Lebih Dekat dengan Anak
Alumni dan peneliti Universitas Kristen Satya Wacana mengembangkan Mikoologi atau Mikoo, kit budidaya jamur tiram sebagai sarana belajar dan bermain anak sekaligus produk komersial. Riset yang berlangsung Maret–Mei 2025 itu mematangkan media tanam agar jamur tumbuh cepat, konsisten, dan aman dikonsumsi, sehingga membantu orang tua mengurangi waktu penggunaan gawai anak melalui aktivitas merawat tanaman.
Mahasiswa UKSW Riset Jamur Mikoologi, Berhasil Masuk ke Swalayan
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengikuti rute 5K Rupiah Borobudur Playon 2026 di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Minggu (5/7/2026), sambil mendorong kursi roda putranya. Ajang yang diikuti sekitar 4.000 pelari ini digelar Bank Indonesia Jawa Tengah untuk mengedukasi cinta rupiah, menggerakkan UMKM, memperkuat sport tourism, serta menyalurkan sekitar Rp600 juta dana pendaftaran kepada 10 desa.
Sambil Dorong Kursi Roda Sang Anak, Ahmad Luthfi Ramaikan Rupiah Borobudur Playon 2026
Pemerintah Kabupaten Semarang melalui BKUD akan mengoptimalkan pajak parkir toko modern dan ritel setelah pembayaran pengelola dinilai belum sesuai perhitungan volume kendaraan. Kepala BKUD Rudibdo menyampaikan strategi tersebut di Ungaran, Kamis (2/7/2026), melalui sosialisasi kepada pengelola agar fasilitas parkir gratis tetap memenuhi kewajiban pajak sesuai regulasi dan meningkatkan pendapatan asli daerah.
Penerimaan Parkir Toko Modern di Kabupaten Semarang Tak Optimal, Ini Strategi BKUD Kejar Potensi Pajak Parkir
Puluhan remaja Pecinta dan Pelestari Alam Tengaran menebar 1.900 bibit ikan di aliran Sungai Serang, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Minggu (5/7/2026). Aksi yang digagas Ketua RW 02 Dukuh Krajan, Sowam Ahmadi, menggunakan donasi warga untuk memulihkan ekosistem pascapencemaran limbah sekaligus mengedukasi generasi muda agar menjaga kelestarian sungai.
Jaga Kelestarian Alam, Remaja di Tengaran Tebar Ribuan Bibit Ikan di Sungai Serang

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Pemerintah Kota Salatiga melalui Dinas Perdagangan menyiapkan Shelter Kridanggo sebagai pusat penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) kuliner melalui program SIPEKAT. Rencana tersebut disampaikan dalam kegiatan diseminasi di Aula Dinas Perdagangan Kota Salatiga sebagai upaya menyelaraskan penataan ruang kota, fungsi jalan, dan pemberdayaan ekonomi pedagang melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan serta sektor perbankan.
PKL Kuliner Salatiga akan Dipusatkan di Shelter Kridanggo
Satreskrim Polres Semarang menangkap seorang pelatih taekwondo berinisial R (52) atas dugaan pencabulan terhadap muridnya yang masih berusia 13 tahun di sebuah tempat latihan di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Peristiwa yang terjadi pada 30 Maret 2026 itu dilaporkan keluarga korban ke polisi hingga berujung penangkapan tersangka pada Selasa (30/6/2026). Polisi menjerat tersangka dengan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara yang dapat diperberat karena adanya relasi kuasa.
Aksi Bejat Pelatih Taekwondo di Ambarawa: Cabuli Muridnya Lalu Beri Uang Tutup Mulut