KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Terjebak Eceng Gondok Selama 11 Jam, Nelayan Rawa Pening Berhasil Dievakuasi

Terjebak Eceng Gondok Selama 11 Jam, Nelayan Rawa Pening Berhasil Dievakuasi

Terjebak Eceng Gondok Selama 11 Jam, Nelayan Rawa Pening Berhasil Dievakuasi

Petugas gabungan mengevakuasi nelayan yang terjebak eceng gondok di perairan Danau Rawa Pening, Selasa (18/3/2025). Foto: Dok. SAR Buser

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Karjono (70) seorang nelayan perairan Danau Rawa Pening, warga Desa Kesongo, Tuntang, Kabupaten Semarang berhasil diselamatkan setelah terjebak kerumunan eceng gondok selama 11 jam.

Kronologi peristiwa ini bermula saat survivor hendak mencari eceng gondok di Danau Rawa Pening menggunakan perahu pada Senin (17/3/2025). Namun hingga malam hari, survivor tak kunjung pulang ke rumah.

“Kami menerima laporan sekitar pukul 20.00 WIB. Tim segera bergerak menuju dermaga perahu Desa Bejalen dan melakukan asesmen di lapangan menggunakan tiga perahu untuk mencari survivor,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Semarang, Alexander Gunawan, saat dikonfirmasi di Ungaran, Selasa (18/3/2025).

Namun, karena kendala eceng gondok yang sangat lebat serta angin yang cukup kencang, pencarian yang dilakukan hingga pukul 24.00 WIB belum membuahkan hasil. Tim gabungan kemudian kembali ke Posko SAR Bejalen dan melakukan evaluasi.

“Upaya pencarian kami lanjutkan pada hari ini,” kata dia.

Pada hari Selasa (18/3/2025) sekira pukul 04.30 WIB, tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga, relawan SAR Bumi Serasi, dibantu petugas kepolisian dan warga kembali melakukan briefing dan melanjutkan pencarian.

“Kami terjunkan 1 unit perahu dolphin, 1 unit perahu Sinar Rawa Pening, serta 3 unit perahu stoom milik nelayan menuju titik yang diduga menjadi lokasi korban terjebak,” lanjutnya.

Pada pukul 07.00 WIB, tim gabungan akhirnya berhasil menemukan survivor yang berada di sebuah karamba nelayan yang tertutup rapat oleh eceng gondok. Survivor yang sedang berusaha meminta bantuan segera dievakuasi dan berhasil dibawa ke perahu pada pukul 07.30 WIB dalam keadaan selamat.

“Survivor kemudian dibawa kembali ke Pos Operasi SAR Bejalen untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut,” pungkasnya. (win)

Kabar Terkini

POPULER

PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melakukan perbaikan expansion joint dan rekonstruksi rigid pavement di sejumlah titik Tol Semarang A, B, C hingga akhir September 2026. Pekerjaan dilakukan untuk menjaga kualitas infrastruktur dan keselamatan pengguna, dengan pengaturan lalu lintas secara situasional serta dukungan rambu, petugas lapangan, dan kepolisian.
Tol Semarang Diperbaiki, Siap-Siap Ada Perlambatan!
Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Kabel dan Baterai di 12 Tower Milik Telkomsel Digasak Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
Warung Murah Berkah di Jalan Nakula Sadewa, Salatiga, menyajikan mangut kepala manyung dan sekitar 20 menu masakan Jawa setiap hari. Warung milik Hariyani ini buka pukul 06.30–14.00 WIB dengan harga terjangkau, mulai Rp5.000, termasuk kepala manyung Rp25.000–Rp40.000, serta ramesan sekitar Rp10.000.
Kepala Manyung Warung Murah Berkah, Solusi Cerdas Dikala Lapar, Harga Bersahabat
[pekok2]