URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dalam rangka memfasilitasi para pemudik yang tiba di Terminal Tingkir, Kota Salatiga, Jawa Tengah (Jateng) selama perayaan Idulfitri, pihak terminal Tingkir telah menyediakan tempat untuk melaksanakan salat Idulfitri di halaman terminal. Pelaksanaan salat di terminal tersebut merupakan yang pertama setelah beberapa tahun vakum akibat pandemi Covid-19, menunjukkan kepedulian terminal untuk memastikan pemudik dapat menunaikan ibadah salat Idulfitri meski dalam perjalanan pulang kampung.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Terminal Tingkir Salatiga Sediakan Tempat Salat Idulfitri bagi Pemudik Lebaran

Terminal Tingkir Salatiga Sediakan Tempat Salat Idulfitri bagi Pemudik Lebaran

Terminal Tingkir Salatiga Sediakan Tempat Salat Idulfitri bagi Pemudik Lebaran

Foto dok IST
Suasana terminal Tingkir Salatiga
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Dalam rangka memfasilitasi para pemudik yang sampai di Terminal Tingkir, Kota Salatiga, Jawa Tengah (Jateng) saat perayaan hari raya Idulfitri, pihak terminal Tingkir menyediakan tempat untuk melaksanakan salat Idulfitri di halaman terminal.

Pelaksanaan salat di terminal itu merupakan yang pertama setelah beberapa tahun lalu vakum karena adanya pandemi Covid-19. Pelaksanaan itu juga sebagai bentuk kepedulian pihak terminal untuk pemudik agar tetap bisa menunaikan ibadah salat Idulfitri meski dalam perjalanan pulang kampung.
Kepada wartawan, Kepala Terminal Tingkir Salatiga, Vicky Chandra Yanuar menjelaskan Pelaksanaan salat Idulfitri itu diinisiasi oleh takmir masjid terminal. Diakuinya, antusias masyarakat sekitar dan pemudik untuk pelaksanaan salat Idulfitri cukup tinggi.

“Memang ini merupakan hal yang baru, karena antusias masyarakat sekitar juga tinggi sekali untuk mengikuti salat Idulfitri. Kebetulan lokasi Terminal Tingkir juga sangat strategis. Apabila pemudik belum sampai ke rumah bisa langsung salat di terminal,” kata Vicky, seperti dikutip solopos.com.

Dia menyampaikan untuk kapasitas lahan parkir yang akan digunakan untuk salat Idulfitri di terminal bisa menampung setidaknya 300 orang. Namun melihat situasi, jika jemaah membludak bisa ditambah lagi hingga mencapai 500 orang.

“Kita gunakan kantong parkir, jika banyak jemaah bisa ditambah lagi ke sisi kanan kiri terminal,” terang Vicky.

Diharapkan para pemudik bisa memanfaatkan salat Idulfitri yang diselenggarakan pihak Terminal Tingkir. Kegiatan ini juga untuk menyemarakkan kembali Terminal Tingkir, yang saat ini tidak hanya menjadi tempat transportasi, tetapi bisa digunakan untuk kegiatan masyarakat.

BACA JUGA :

SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan program sekolah, guru, dan siswa baru sekaligus menegaskan komitmen membangun sekolah modern berbasis sains, teknologi, riset, serta nilai-nilai Al-Qur'an dan Al-Hadits untuk menyiapkan lulusan berdaya saing global.
42 Siswa Baru SMA Sainstek Salatiga ikuti Awalussanah, Penyajian Materi disampaikan dalam Dua Bahasa
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Anggota DPR RI Muh Haris bersama Anggota DPRD Jawa Tengah Ida Nurul Farida dan Anggota DPRD Kabupaten Semarang M. Jauhari Mahmud menyerahkan bantuan sembako serta uang tunai kepada korban kebakaran rumah di Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Bantuan diberikan sebagai bentuk kepedulian sekaligus dukungan agar keluarga korban segera pulih dan kembali beraktivitas.
Pasca Musibah, Tiga Anggota Dewan Berikan Bantuan Korban Kebakaran di Tengaran
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Sekretaris Daerah Kabupaten Semarang Valeanto Soekendro dikukuhkan sebagai Ketua Korpri Kabupaten Semarang periode 2026–2031 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Kamis (9/7/2026). Ia akan mengusulkan penempatan ASN lebih dekat dengan domisili melalui Baperjakat untuk menekan biaya transportasi, sekaligus mendorong transformasi digital, solidaritas anggota, dan optimalisasi aset Korpri.
Ketua Korpri Kabupaten Semarang Usulkan ASN Bekerja Dekat Rumah demi Tekan Biaya Hidup
Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah memastikan antrean kendaraan di sejumlah SPBU Jawa Tengah dan DIY tidak disebabkan kelangkaan Biosolar. Stok Biosolar tercatat mencapai 13,5 kali konsumsi harian normal dan Pertalite 11,5 kali, sementara perusahaan memantau persediaan secara real-time serta mengirim pasokan tambahan dari depot terdekat saat stok menurun.
Antrean Biosolar di Sejumlah SPBU, Pertamina Tegaskan Bukan karena Kelangkaan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting
Mozza Axillia Gunarsa, remaja 18 tahun asal Desa Gebugan, Bergas, Kabupaten Semarang, belum ditemukan setahun setelah meninggalkan rumah pada 25 Juni 2025. Keluarga bersama polisi telah menelusuri sejumlah petunjuk di Semarang, Yogyakarta, Jombang, Indramayu, hingga Solo, tetapi belum menemukan keberadaannya dan berharap Mozza segera pulang.
Setahun Hilang, Keberadaan Gadis Asal Bergas Masih Misterius. Ayahanda: "Pulang, Nak. Katanya mau kuliah di Undip"