URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
PSIS kembali melepas tiga pemainnya pada bursa transfer paruh musim kompetisi BRI Liga 1 2022/2023. Pada Jumat (27/1/2023), Manajemen Laskar Mahesa Jenar secara resmi mengakhiri kerja sama dengan Wahyu Tri Nugroho, Guntur Triaji, dan Andreas Ado.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Tiga Pemain Wahyu, Guntur dan Andreas Dilepas PSIS

Tiga Pemain Wahyu, Guntur dan Andreas Dilepas PSIS

Tiga Pemain Wahyu, Guntur dan Andreas Dilepas PSIS

featured-img

RASIKAFM.COM SEMARANG – PSIS kembali melepas tiga pemainnya pada bursa transfer paruh musim kompetisi BRI Liga 1 2022/2023. Pada Jumat (27/1/2023), Manajemen Laskar Mahesa Jenar secara resmi mengakhiri kerja sama dengan Wahyu Tri Nugroho, Guntur Triaji, dan Andreas Ado.

CEO PSIS, Yoyok Sukawi menjelaskan, ketiga pemain tersebut dilepas dengan memiliki alasan masing-masing.

“Hari ini kami umumkan bahwa Wahyu Tri, Guntur dan Andreas telah resmi tidak lagi bekerja sama dengan PSIS. Ada beberapa alasan seperti Wahyu Tri yang mundur karena fokus dalam karir kepelatihan di usianya yang tak lagi muda, kemudian Guntur kembali dari masa peminjaman ke klub lamanya dan Andreas yang memang kami lepas karena Andreas ini memiliki potensi dan usianya masih cukup muda jadi kami lepas untuk mengembangkan karirnya mengingat saat ini di posisinya cukup penuh,” ujar Yoyok dalam keterangannya.

Disisi lain, mewakili manajemen PSIS, Yoyok Sukawi juga menyampaikan terima kasih atas pengabdian ketiga pemain tersebut. Dirinya juga berharap karir ketiga pemain itu menjadi lebih baik.

“Terima kasih ya Wahyu Tri, Guntur, dan Andreas yang selama ini sudah mengabdi dengan baik di PSIS. Sukses selalu dimana pun berkarir,” terangnya.

Sebelumnya, pada dimulainya putaran kedua kompetisi BRI Liga 1 2022/2023, Alie Sesay dan Jonathan Cantillana hengkang dari PSIS. Kedua pemain asing itu dilepas berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan oleh tim pelatih dan manajemen.

CEO PSIS Yoyok Sukawi menjelaskan, Alie Sesay dilepas dengan sistem kompensasi. Sedangkan untuk Jonathan dilepas ke salah satu klub di Liga 1. “Hari ini kami umumkan bahwa PSIS resmi melepas Alie dan Jonathan. Alie kami lepas dengan sistem kompensasi sementara Jonathan kami lepas ke salah satu klub Liga 1. Jadi biar nanti klub barunya yang mengumumkan Jonathan berlabuh kemana,” ujar Yoyok dalam keterangannya Jumat (13/1/2023).

BACA JUGA :

Rest Area Pendopo KM 456 Tol Semarang–Solo di Pabelan, Kabupaten Semarang, dipadati pengunjung pada Minggu (12/7/2026) bertepatan dengan hari terakhir libur sekolah. Ribuan pengguna jalan tol memanfaatkan rest area untuk beristirahat, menikmati kuliner UMKM, dan menggunakan berbagai fasilitas, sementara pengelola mencatat lonjakan sekitar 5.000 pengunjung di masing-masing sisi A dan B selama masa liburan.
Hari Terakhir Liburan, Rest Area Pendopo KM 456 Jadi Titik Singgah Favorit Keluarga
PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) menyatakan telah memenuhi tuntutan warga terkait aktivitas tambang galian C di Dusun Banyuurip, Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, dengan memperbaiki 18 titik jalan, mengatur operasional kendaraan, dan melakukan penyiraman jalan. Perbaikan yang dimulai sejak 8 Juli 2026 itu dilakukan lebih cepat dari target sebagai tindak lanjut hasil audiensi bersama warga dan pemerintah.
PT MABA Klaim Penuhi Tuntutan Warga, Perbaiki 18 Titik Jalan di Jalur Tambang Delik–Tlompakan
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Sekretaris Daerah Kabupaten Semarang Valeanto Soekendro dikukuhkan sebagai Ketua Korpri Kabupaten Semarang periode 2026–2031 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Kamis (9/7/2026). Ia akan mengusulkan penempatan ASN lebih dekat dengan domisili melalui Baperjakat untuk menekan biaya transportasi, sekaligus mendorong transformasi digital, solidaritas anggota, dan optimalisasi aset Korpri.
Ketua Korpri Kabupaten Semarang Usulkan ASN Bekerja Dekat Rumah demi Tekan Biaya Hidup
Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah memastikan antrean kendaraan di sejumlah SPBU Jawa Tengah dan DIY tidak disebabkan kelangkaan Biosolar. Stok Biosolar tercatat mencapai 13,5 kali konsumsi harian normal dan Pertalite 11,5 kali, sementara perusahaan memantau persediaan secara real-time serta mengirim pasokan tambahan dari depot terdekat saat stok menurun.
Antrean Biosolar di Sejumlah SPBU, Pertamina Tegaskan Bukan karena Kelangkaan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

PT Mitra Anugerah Bumi Agung berkomitmen memperbaiki jalan rusak di Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, mulai 12 Juli 2026 setelah audiensi dengan warga dan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (3/7/2026). Warga juga menuntut pembatasan jam operasi, kelayakan armada, perbaikan drainase, dan rambu keselamatan. DPRD akan mendorong penghentian sementara tambang bila komitmen tidak direalisasikan.
DPRD Kabupaten Semarang Ultimatum Tambang Galian C di Tuntang: Taati Kesepakatan atau Operasional Ditutup!
Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting