KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Tok! Tunjangan Perumahan DPRD Kabupaten Semarang Batal Naik, Dialihkan ke Program Prioritas

Tok! Tunjangan Perumahan DPRD Kabupaten Semarang Batal Naik, Dialihkan ke Program Prioritas

Tok! Tunjangan Perumahan DPRD Kabupaten Semarang Batal Naik, Dialihkan ke Program Prioritas

Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan Raperda APBD 2026 kepada Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening dalam rapat paripurna, Senin (15/9/2025). Foto: Setwan Kab. Semarang

RASIKAFM.COM | UNGARAN – DPRD Kabupaten Semarang resmi membatalkan rencana kenaikan tunjangan perumahan dan transportasi bagi para anggotanya. Padahal, tambahan tunjangan tersebut sebelumnya sudah masuk dalam pos APBD Perubahan 2025 dan dijadwalkan mulai diterima dewan pada triwulan keempat tahun ini.

Keputusan pembatalan ini disampaikan langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Semarang, Bondan Marutohening. Ia menegaskan, langkah tersebut diambil setelah mempertimbangkan aspirasi masyarakat yang menolak adanya kenaikan tunjangan di tengah kondisi ekonomi yang masih penuh tantangan.

“Kami sudah membuat surat resmi kepada Bupati Semarang untuk membatalkan kenaikan tunjangan perumahan dan transportasi DPRD Kabupaten Semarang. Pertimbangannya adalah merespons tuntutan masyarakat agar anggaran kembali bermuara kepada kepentingan publik. Ini bentuk respons positif dan introspeksi kami untuk mengevaluasi kinerja DPRD,” ujarnya di Ungaran, Selasa (16/9/2025).

Bondan menambahkan, seluruh pimpinan fraksi di DPRD telah menyatakan sepakat atas keputusan tersebut. “Kami sudah mendapatkan kesepakatan dengan para ketua fraksi. Rata-rata mereka sepakat, dan keputusan sudah bulat untuk mendukung pembatalan ini,” imbuhnya.

Sementara Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, menyampaikan apresiasi atas langkah DPRD. Menurutnya, keputusan itu selaras dengan arahan Gubernur Jawa Tengah agar kebijakan anggaran lebih diarahkan kepada program yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

“Sesuai arahan gubernur, kami selaku kepala daerah berkoordinasi dengan pimpinan DPRD. Kami berterima kasih kepada dewan yang sudah responsif membatalkan kenaikan tunjangan ini,” kata dia.

Selain hal itu, lanjutnya, untuk RAPBD 2026 pihaknya juga tidak akan mengusulkan tambahan penghasilan bagi PNS.

“Evaluasi anggaran ini akan kita alihkan kepada program prioritas, seperti belanja wajib, penanganan stunting, beasiswa untuk anak-anak, serta bantuan UMKM,” jelasnya.

Ia menegaskan, kebijakan itu diambil dengan mempertimbangkan kondisi keuangan daerah serta situasi sosial, politik, dan ekonomi yang tengah dihadapi masyarakat.

“Secara prinsip, kami sepakat dengan evaluasi ini. Anggaran harus benar-benar bisa memberikan manfaat langsung kepada warga,” tegasnya.

Berdasarkan data dari Badan Keuangan Daerah (BKUD) Kabupaten Semarang, total anggaran sebesar Rp2.383.572.000 yang semula dialokasikan untuk tambahan tunjangan perumahan dan transportasi dewan kini sepenuhnya dialihkan. Dana tersebut akan difokuskan untuk mendanai program-program prioritas yang manfaatnya lebih dirasakan masyarakat luas. (win)

Kabar Terkini

POPULER

Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Pemkab Semarang menyiapkan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga di 21 desa pada sembilan kecamatan yang terdampak kemarau panjang. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan langkah tersebut pada Senin (14/9/2026) dengan memprioritaskan survei geolistrik untuk mencari potensi sumber air tanah sebelum pengeboran dilakukan secara bertahap.
21 Desa Terdampak Kekeringan, Pemkab Semarang Siapkan Geolistrik untuk Pengeboran Sumber Air
                    

Warning: Undefined variable $output in /home/u503210056/domains/rasikafm.com/public_html/wp-content/plugins/pekok/pekok.php on line 181