URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dosen Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang Program Pendidikan (Prodi) S-1 Teknik Industri Fakultas Teknik, Dr Rindra Yusianto memberikan pelatihan administrasi keuangan kepada kelompok tani.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Untuk Kemudahan Petani Mengelola Keuangan, Dosen Udinus Semarang Ciptakan Smart Agrologistik

Untuk Kemudahan Petani Mengelola Keuangan, Dosen Udinus Semarang Ciptakan Smart Agrologistik

Untuk Kemudahan Petani Mengelola Keuangan, Dosen Udinus Semarang Ciptakan Smart Agrologistik

Dosen Prodi S-1 Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang, Dr Rindra Yusianto (berbaju putih hitam) saat berkunjung ke petani Wonosobo dan membahas perkembangan penggunaan Aplikasi Smartlogistik.
featured-img

SEMARANG – Dosen Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang Program Pendidikan (Prodi) S-1 Teknik Industri Fakultas Teknik, Dr Rindra Yusianto memberikan pelatihan administrasi keuangan kepada kelompok tani.

Dalam mendukung kegiatan pelatihan itu, dirinya membuat Smart Agrologistik. Pelatihan administrasi keuangan dengan menggunakan aplikasi tersebut bertujuan untuk memajukan pertanian nasional dengan program yang terintegrasi.

Pelatihan itu diadakan secara langsung dan dihadiri oleh kelompok tani Enggal Makmur, Adhiguna Farm, Kurnia Farm dan HR Pakuwojo Dieng Wonosobo. Dirinya menerangkan bahwa di daerah dieng salah satu komoditas unggulan yakni kentang.

“Pelatihan yang diadakan untuk para petani di daerah dieng ini, sebagai langkah agar mereka dapat menghitung pendapatan dari penjualan komoditas kentang dengan menggunakan aplikasi Smart Agrologistik,” ujarnya kepada wartawan, Sabtu (16/7/2022).

“Kami lihat ada beberapa masalah yang diutarakan oleh para petani kepada kami. Petani melihat bahwa pendapatan yang didapatkan mereka dianggap itu keuntungan mereka semuanya. Kami lihat sebenarnya pendapatan yang mereka dapatkan, terdapat modal, dana perawatan dan lainnya,” jelasnya.

Rindra menuturkan, aplikasi yang telah dirancang bersama dapar diimplementasikan oleh kelompok tani di daerah Wonosobo. Dirinya bersama dengan dosen Udinus lainnya juga telah berkunjung dan berkoordinasi dengan kepala bidang Perkebunan dan Hortikultura, Sumanto dan Kepala Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Wonosobo, Ir. Dwiyama Satyani Budyayu.

Dalam kunjungan itu mereka juga membahas berbagai hal salah satunya membahas penanganan pasca panen.

“Kami dalam kunjungan itu juga menjadi langkah penjajakan antara Udinus dengan Kabupaten Wonosobo. Kami harap kedepan ada kerjasama yang tercipta,” bebernya.

Peserta yang merupakan salah satu petani Kentang di Kabupaten Wonosobo, Zaenu Rohmat mengaku merasa terbantu dengan pelatihan yang diberikan dosen Udinus kepada para petani. Penggunaan Smart Agrologistik yang dirancang oleh ini mampu meningkatkan pendapatan dari para petani.

“Kami sangat terbantu dan ini menjadi pelatihan yang kami butuhkan. Penggunaan Smartlogistik mampu mendongkrak penjualan kami khususnya di penjualan Kentang,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota
Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara